<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-29632186</id><updated>2011-11-28T07:11:45.675+07:00</updated><category term='REMATIK'/><category term='Leptospirosis'/><category term='Typhus'/><category term='Aedes aegypti'/><category term='DEMAM BERDARAH'/><title type='text'>* H . E . A . L . T . H *</title><subtitle type='html'>HEALTH is not Everything, BUT.... Without HEALTH Everything is nothing</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>ryanie_kusma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18016321117238673890</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3553/2219/1600/images.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>47</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29632186.post-7049347950766623734</id><published>2007-05-08T11:17:00.000+07:00</published><updated>2007-05-08T11:22:57.015+07:00</updated><title type='text'>Kegemukan Berisiko Rematik</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;Obesitas (kegemukan) merupakan salah  satu pendorong terjadinya osteoartritis (pengapuran sendi) yang bisa memunculkan  rematik. Itu terjadi karena timbunan lemak di tubuh bisa membebani persendian  panggul, pinggang, dan (terutama) lutut. Untuk itu, mereka yang kegemukan  disarankan untuk lebih sering berolahraga agar mengurangi risiko terjadinya  rematik.Demikian dikatakan dr Yoga Iwanoff Kashmirj, spesialis penyakit dalam  dan konsulen rematik pada Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta, seusai  simposium "Rheumatic Diseases and the New Evidence on Cox 2 Selective  Inhibitors" di Balikpapan, Minggu (30/9).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(102, 0, 0);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;"Pada orang gemuk, persendian panggul,  pinggang dan-terutama-lutut terbebani berat badan yang dapat merusak sendi serta  menimbulkan osteoartritis," papar Yoga.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(102, 0, 0);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;Osteoartritis, lanjutnya, merupakan  satu dari empat jenis rematik-dari 140-an jenis rematik yang dikenal dunia  kedokteran-yang umum diderita orang Indonesia. Tiga yang lainnya adalah  Rheumatoid Artritis, Artritis Gout, dan Spondilitis Ankilosing.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(102, 0, 0);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;Tampil juga sebagai pembicara dalam  simposium tersebut adalah dr Riardi Pramudiyo Sp PD KR dari RS Hasan Sadikin  Bandung dan dr Shahril Shahibu SpB dari RS Pertamina Balikpapan. Simposium yang  disponsori oleh sebuah perusahaan farmasi itu diikuti 204 dokter umum dan  spesialis dari seluruh Kaltim.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(102, 0, 0);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;Masalah kesehatan&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(102, 0, 0);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;Berdasarkan penelitian, kata dr Shahril  Shahibu, rematik merupakan masalah kesehatan masyarakat yang bisa mengurangi  produktivitasnya. Sebab, 75 persen penduduk pedesaan dan 78 persen penduduk  perkotaan berpotensi mengidap rematik.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(102, 0, 0);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;"Rematik merupakan suatu sindroma  dengan tiga keluhan utama, yaitu nyeri, kaku, dan kelemahan sendi. Terdapat tiga  gejala rematik, yakni pembengkakan sendi, kelemahan otot, dan gangguan gerak  sendi," tambah Shahril.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(102, 0, 0);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;Yoga dalam kesempatan itu juga  membantah anggapan masyarakat tentang penyebab rematik yang-menurut dia- tidak  berdasar. Mandi dengan air dingin pada malam hari misalnya, ucap Yoga, bukanlah  menjadi penyebab rematik. "Kalau sudah terkena rematik, kemudian mandi dengan  air dingin, ya tambah nyeri," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(102, 0, 0);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;Tentang kebiasaan makan, Yoga  menjelaskan, hanya ada satu jenis rematik yang disebabkan oleh pola makan, yaitu  Artritis Gout (rematik pada persendian kaki). "Itu pun tidak serta-merta  disebabkan oleh kebiasaan mengonsumsi makanan tertentu. Akan tetapi, sebaiknya  menghindari, makan jeroan, kembang kol, brokoli, asparagus, melinjo, dan &lt;i&gt;sea  food&lt;/i&gt;," ucapnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(102, 0, 0);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;Untuk mengatasi rematik, Yoga  menyarankan penggunaan obat yang mengandung Cox 2, karena tidak memiliki efek  samping seperti gangguan lambung dan ginjal. "Dengan Cox 2 yang memiliki efek  terapi, nyeri pencernaan dan ginjal berkurang," demikian Yoga. &lt;b&gt;(p02)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;http://www.kompas.com/horoskop&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29632186-7049347950766623734?l=ryaniehealth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/feeds/7049347950766623734/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29632186&amp;postID=7049347950766623734' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/7049347950766623734'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/7049347950766623734'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/2007/05/kegemukan-berisiko-rematik.html' title='Kegemukan Berisiko Rematik'/><author><name>ryanie_kusma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18016321117238673890</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3553/2219/1600/images.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29632186.post-7321899816350547227</id><published>2007-05-08T10:44:00.000+07:00</published><updated>2007-05-08T11:11:59.895+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='REMATIK'/><title type='text'>Rematik, Bukan Penyakit Sepele</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_qSR0RI2mOjo/Rj_4FdbkvlI/AAAAAAAAAZQ/XRY6t5oR2NQ/s1600-h/rematik.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 164px; height: 221px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_qSR0RI2mOjo/Rj_4FdbkvlI/AAAAAAAAAZQ/XRY6t5oR2NQ/s320/rematik.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5062037278871043666" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;           Ternyata, mandi air di malam hari, bukanlah penyebab penyakit rematik. Hingga kini, berbagai penelitian masih dilakukan untuk  mencari penyebab secara pasti penyakit yang identik dengan penyakit&lt;br /&gt;          tua ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          Menurut survei yang dilakukan pada tahun 2000, sekitar 40 persen penduduk Indonesia berusia di atas 40 tahun mempunyai keluhan nyeri sendi dan otot, Kendati demikian, rematik bukanlah penyakit monopoli orang dewasa, karena penyakit ini juga dapat menyerang anak-anak dengan gejala serupa. Sayangnya, kesadaran akan hal ini masih rendah di antara masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          Rasa nyeri dan kaku di persendian misalnya kerap dianggap sepele karena hal ini merupakan keluhan yang umum dijumpai. Akibatnya, rasa sakit pun tidak ditangani secara serius. Padahal keluhan tersebut harus diwaspadai bila disertai dengan terjadinya pembengkakan sendi, kelemahan otot, dan gangguan gerak sendi, yang merupakan gejala dari penyakit rematik. Bila dibiarkan, untuk jenis rematik tertentu bisa berakibat fatal dan menyebabkan kecacatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          Meski hingga kini belum diketahui secara pasti penyebabnya, pencegahan rematik dapat dilakukan dengan menjaga berat badan ideal, berolahraga, dan mengonsumsi makanan yang seimbang. Disinyalir seseorang yang mengalami obesitas memiliki risiko terkena rematik lebih besar karena terdapat timbunan lemak yang bisa membebani persendian panggul, pinggang dan lutut. Hal inilah yang menjadi pendorong terjadinya osteoartritis (pengapuran sendi) dan kemudian memunculkan rematik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          Patut diketahui, osteoartritis adalah sebuah satu jenis rematik yang paling banyak ditemui di Indonesia, selain jenis rheumatoid artritis dan artritis gout. Sementara di dalam dunia kedokteran sendiri terdapat 140-an jenis rématik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          Secara singkat, osteoartritis adalah penyakit sendi degeneratif yang dapat mengakibatkan kerusakan tulang rawan sendi dan berkembang secara lambat. Untuk rheumatoid artritis, persendian mengalami peradangan secara simetris, sehingga terjadi pembengkakan, nyeri, dan seringkali menyebabkan kerusakan bagian dalam sendi. Sementara artritis gout ditandai dengan serangan nyeri sendi yang berulang dan tiba-tiba, peradangan sendi bersifat menahun (kronis) dan setelah terjadi serangan berulang, sendi bisa menjadi bengkok. Jenis yang terakhir ini bisa disebabkan karena makanan jeroan yang menyebabkan meningkatnya kadar asam urat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          Kini, ada banyak cara untuk menanggulangi rematik, mulai dari menggunakan ekstrak alami maupun pengobatan modern. Namun, konsultasikanlah dengan dokter terlebih dulu untuk mendapat pemeriksaan secara komprehensif. (ADT)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;www.kompas.com&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29632186-7321899816350547227?l=ryaniehealth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/feeds/7321899816350547227/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29632186&amp;postID=7321899816350547227' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/7321899816350547227'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/7321899816350547227'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/2007/05/rematik-bukan-penyakit-sepele.html' title='Rematik, Bukan Penyakit Sepele'/><author><name>ryanie_kusma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18016321117238673890</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3553/2219/1600/images.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_qSR0RI2mOjo/Rj_4FdbkvlI/AAAAAAAAAZQ/XRY6t5oR2NQ/s72-c/rematik.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29632186.post-1779900811811901317</id><published>2007-03-31T14:21:00.000+07:00</published><updated>2007-03-31T14:36:41.110+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Typhus'/><title type='text'>Mengenal Foodborne Disease</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_qSR0RI2mOjo/Rg4PasIDRWI/AAAAAAAAAWw/yAOhlXdTpbQ/s1600-h/foodbornedisease.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 173px; height: 184px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_qSR0RI2mOjo/Rg4PasIDRWI/AAAAAAAAAWw/yAOhlXdTpbQ/s320/foodbornedisease.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5047989183524848994" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Foodborne disease adalah suatu penyakit yang merupakan hasil dari pencernaan dan penyerapan makanan yang mengandung mikroba oleh tubuh manusia.  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Penyakit ini sangat erat kaitannya dengan kehidupan manusia. Dalam kehidupannya manusia membutuhkan makanan untuk hidup. Jika tidak memperhatikan kebersihan makanan dan lingkungan, makanan dapat merugikan bagi manusia. Makanan yang berasal baik dari hewan atau tumbuhan dapat berperan sebagai media pembawa mikroorganisma penyebab penyakit pada manusia.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Mikroorganisma yang menimbulkan penyakit ini dapat berasal dari makanan asal hewan yang terinfeksi penyakit tersebut atau tanaman yang terkontaminasi. Makanan yang terkontaminasi selama prosesing atau pengolahan dapat berperan sebagai media penularan juga.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Penularan foodborne disease oleh makanan dapat bersifat infeksi. Artinya suatu penyakit yang disebabkan oleh adanya mikroorganisma yang hidup, biasanya berkembangbiak pada tempat terjadinya peradangan. Pada kasus foodborne disease mikro organisma masuk bersama makanan yang kemudian dicerna dan diserap oleh tubuh manusia. Kasus foodborne desease dapat terjadi dari tingkat yang tidak parah sampai tingkat kematian. Sebagai contoh foodborne desease yang disebabkan oleh salmonella dapat menyebabkan kematian selain yang disebabkan oleh Vibrio Cholerae dan Clostridium botulinum. Kejadian dan wabah paling sering disebabkan oleh salmonella dibanding penyakit foodborne disease lainnya.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Gejala foodborne disease yang umumnya terlihat adalah perut mual diikuti muntah - muntah, diare, demam, kejang - kejang dan lain - lain. Dalam artikel ini dibahas kejadian infeksi mikroorganisma yang berasal dari makanan yang hanya berasal dari hewan. Antara lain E. coli, Campylobacter, Yersinia, Clostridium dan Listeria, virus dan parasit.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Penyakit foodborne yang disebabkan oleh &lt;i&gt;E. coli&lt;/i&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Escherichia coli merupakan bagian dari mikroflora yang secara normal ada dalam saluran pencernaan manusia dan hewan berdarah panas. Penularan dapat terjadi melalui kontak dari pekerja yang terinfeksi selama makanan diproses berlangsung. Air juga dapat terkontaminasi kotoran manusia yang terinfeksi. Makanan yang berperan sebagai media penularan adalah ikan salmon, unggas, susu dan keju camembert (keju perancis). Oleh karena itu pemanasan yang baik pada makanan seperti daging dan susu mentah sangatlah penting. Gejala yang ditimbulkan pada manusia jika terinfeksi E. coli adalah diare.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Penyakit yang disebabkan oleh &lt;i&gt;Campylobacter jejuni&lt;/i&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kuman ini umumnya ada dalam saluran pencernaan hewan berdarah panas dan sering ada pada makanan yang berasal dari hewan karena terkontaminasi dengan kotoran hewan selama prosesing (pengolahan). Kuman ini menyebabkan gastroenteritis akut (infeksi pada saluran pencernaan) pada manusia. Gejala yang ditimbulkan antara lain diare, nyeri perut, demam, mual dan muntah.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sapi, babi, domba, kambing, ayam , kalkun, bebek, kucing dan anjing dianggap sebagai pembawa kuman ini, tetapi yang paling sering adalah unggas. Kejadian infeksi yang paling sering terjadi karena mengonsumsi makanan yang tidak dimasak, termasuk minum susu mentah yang tidak dipasteurisasi.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Tindakan pencegahan dapat dilakukan dengan cara makanan asal unggas sebaiknya dimasak dengan baik dan menghindari kontaminasi silang. Misalkan pisau bekas memotong daging mentah sebaiknya dicuci bersih dahulu sebelum digunakan untuk memotong makanan yang matang.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Penyakit disebabkan oleh &lt;i&gt;Yersinia enterolitica&lt;/i&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Gejala yang ditimbulkan adalah nyeri perut, demam, diare pusing dan muntah-muntah. Gejala yang lebih parah dapat terjadi pada anak-anak.&lt;br /&gt;Sumber utama kuman ini terdapat pada babi yang terinfeksi (kuman ini hidup di daerah mulut dan saluran pencernaan babi). Biasanya anak-anak dan remaja peka terhadap penyakit ini. Kuman ini dapat berkembang biak pada suhu 0 derajat Celcius sampai 44 Â°C.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Penyakit yang disebabkan oleh &lt;i&gt;Clostridium perfringens&lt;/i&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Gejala yang ditimbulkan adalah diare dan nyeri perut. Bakteri ini terdapat di saluran pencernaan carnivora (serigala, anjing), herbivora (tikus, gajah, kalkun) dan babi.&lt;br /&gt;Media penularan adalah daging babi dan kalkun. Makanan yang berasal dari hewan terkontaminasi oleh kuman ini karena daging terkontaminasi oleh kotoran atau isi saluran pencernaan di rumah potong hewan. Makanan yang sudah dimasak dibiarkan dalam beberapa jam pada suhu kamar, disimpan didalam oven hangat atau disimpan dalam freezer dalam jumlah besar sehingga temperatur tidak terlalu dingin atau tidak cukup untuk mencegah pertumbuhan bakteri ini. Sehingga kasus penyakit ini dapat terjadi jika manusia mengonsumsi makanan masak yang sudah mengandung kuman.&lt;br /&gt;Tindakan pencegahan dapat dilakukan sebagai berikut. Makanan matang segera disimpan dan didinginkan dengan suhu dibawah 7 Â° C. Jika ingin dimakan kembali harus dipanaskan dahulu pada suhu 71 - 100 Â° C. Jika mungkin makanan segera dimakan setelah dimasak. Makanan sebaiknya dipanaskan diatas 60 Â° C atau suhu yang lebih tinggi.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Penyakit yang disebabkan oleh _-Listeria monocytogenes__&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Makanan sebagai media penularan kuman ini adalah sayuran coleslaw (semacam salat yang diberi mayonaise), susu yang dipasteurisasi, keju lunak, daging mentah, seafood, sayuran dan buah-buahan (makanan mentah).&lt;br /&gt;Gejala yang ditimbulkan sepsis (infeksi yang meluas ke dalam saluran darah), meningoencephalitis (infeksi di selaput otak dan di bagian otak), focal infeksius (infeksi lokal, misalnya di kulit yg terkena,di sal.pencernaan yg dilewati makanan tsb), pregnancy infectious (infeksi kehamilan), granuloma infantiseptica ( sepsis pada infant yg berbentuk granuloma).&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Penyakit yang disebabkan oleh virus&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Biasanya penularan terjadi karena manusia mengkonsumsi makanan yang berasal dari hewan seperti daging sapi, domba, ayam, kalkun dan susu, dimana hewan sudah terinfeksi oleh virus tertentu. Virus yang dapat menyebabkan Foodborne desease ini dikenal virus yang tahan panas yang dapat ditularkan melalui susu sehingga tidakan pencegahannya adalah susu dipanaskan dengan dipasteurisasi dalam waktu yang lama.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Penyakit yang disebabkan oleh parasit&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Beberapa parasit ada dalam feses (kotoran) hewan dan dapat menyebabkan infeksi jika makanan yang tercemar oleh kotoran yang mengandung parasit termakan , dicerna dan diserap oleh tubuh. Sementara beberapa jenis yang lain terdapat dalam otot/daging hewan. Parasit terbagi dua yaitu protozoa dan cacing.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Toxoplasmosis yang disebabkan oleh &lt;i&gt;Toxoplasma gondii&lt;/i&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kejadian toxoplasmosis pada manusia ini termasuk tinggi. Sumber utama penularan berasal dari kucing. Awalnya kucing memakan tikus atau burung yang mengandung Toxoplasma. Dalam tubuh kucing mikroorganisma ini hidup dan berkembangbiak menjadi bentuk yang infeksius bagi tubuh mannusia. Bentuk infeksius ini biasanya terdapat dalam kotoran kucing.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Daging domba, babi dan mungkin sapi dapat terinfeksi oleh spesies ini dan menghasilkan kista (bersifat infeksius) yang dapat menginfeksi tubuh manusia.&lt;br /&gt;Pada kucing yang menderita toxoplasmosis biasanya tidak menimbulkan gejala tetapi pada manusia tampak. Terutama berbahaya pada wanita hamil. Jika wanita hamil terserang toxoplasmosis dapat berakibat keguguran, melahirkan bayi yang sudah meninggal, juga cacat bentuk dan kegagalan fungsi dari organ tubuh terutama yang melibatkan sistem syaraf pusat.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Penularan melalui daging dapat dicegah dengan makan daging yang benar- benar matang. Jika berkebun harus mencuci tangan dengan baik (menggunakan sabun) setelah berkebun. Pada wanita hamil sebaiknya menghindari tempat kotoran kucing . Bagi pemelihara kucing sebaiknya tempat kotoran kucing dibersihkan setiap hari.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Trichinellosis yang disebabkan oleh &lt;i&gt;Trichinella spiralis&lt;/i&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Parasit ini berkembang biak dalam tubuh babi. Infeksi terjadi jika makan daging babi mentah atau setengah masak. Larva yang infeksius biasanya terdapat pada otot / daging babi.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Pada daerah yang penduduknya tidak makan daging atau tidak memperbolehkan makan daging babi, kejadian Trichinellosis sangat rendah. Gejala trichinellosis pada manusia adalah udema (pembengkakan) pada periorbital (bagian mata), demam dan sakit pada otot dan sendi.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Foodborne desease oleh _-Taenia saginata__&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Cacing ini hidup dan berkembang biak dalam tubuh sapi. Kejadian infeksi oleh cacing ini jarang tetapi sering terjadi di daerah dimana penduduknya sering makan daging sapi mentah. Tindakan pencegahan adalah pengontrolan yang ketat di rumah potong hewan, pembuangan kotoran manusia yang aman (tidak di sembarang tempat). Pemasakan daging yang baik atau jika daging dibekukan sebaiknya selama 5 hari pada suhu -10Â°C.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Cystiserkosis oleh &lt;i&gt;Taenia solium&lt;/i&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Cacing ini hidup dan berkembang biak didalam tubuh babi. Infeksi dapat terjadi jika orang makan daging babi mentah atau yang dimasak setengah matang. Cacing ini dalam bentuk cysticerci dapat menyerang organ mata, jantung, otak , sumsum tulang belakang selain saluran pencernaan pada babi dan manusia.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sumber : Cliver O. Dean. 1990. Foodborne Disease. Food Research Institute, Department of Bacteriology and &lt;span class="caps"&gt;WHO &lt;/span&gt;collaboratoring on Food Virology and &lt;span class="caps"&gt;WHO &lt;/span&gt;, University of Wisconsin, Madison, Wisconsin, &lt;span class="caps"&gt;USA.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Penulis: drh. Rochmiyati Setiadi. Editor: Dian Suprapto&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:78%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;http://www.kharisma.de/?q=node/175&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29632186-1779900811811901317?l=ryaniehealth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/feeds/1779900811811901317/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29632186&amp;postID=1779900811811901317' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/1779900811811901317'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/1779900811811901317'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/2007/03/mengenal-foodborne-disease.html' title='Mengenal Foodborne Disease'/><author><name>ryanie_kusma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18016321117238673890</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3553/2219/1600/images.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_qSR0RI2mOjo/Rg4PasIDRWI/AAAAAAAAAWw/yAOhlXdTpbQ/s72-c/foodbornedisease.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29632186.post-5561008264844508964</id><published>2007-03-31T13:37:00.000+07:00</published><updated>2007-03-31T13:44:10.955+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Typhus'/><title type='text'>Salmonella Bahaya tak Terlihat</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_qSR0RI2mOjo/Rg4C88IDRVI/AAAAAAAAAWo/9KeOEbBd-dI/s1600-h/salmonella.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 142px; height: 201px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_qSR0RI2mOjo/Rg4C88IDRVI/AAAAAAAAAWo/9KeOEbBd-dI/s320/salmonella.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5047975478284207442" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Infeksi salmonella sering terjadi pada musim panas karena bakteri ini berkembang biak pada suhu hangat. Sumber utama penyebab infeksi salmonella adalah bahan makanan yang tidak dipanaskan secara baik seperti ayam, telur, daging atau susu. Faktor lain yang mempengaruhi terjadinya salmonellosis adalah:&lt;br /&gt;- penggunaan bahan makanan mentah yang sudah terkontaminasi atau mengandung salmonella&lt;br /&gt;- kontaminasi silang misalnya penggunaan pisau untuk ayam mentah tanpa dicuci dahulu sama dengan untuk memotong ayam matang&lt;br /&gt;- penyimpanan makanan pada temperatur zang tidak cocok.&lt;br /&gt;Dampak dari keracunan bakteri ini adalah diare disertai pusing, demam atau sakit perut.  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Saat suhu udara mulai menghangat mulailah jenis bakteri ini berkembang dengan pesatnya. Terlebih lagi bila ia berkembang pada jenis makanan tertentu yang memang rawan salmonella, yaitu makanan yang mengandung protein tinggi. Bila kondisinya sangat menunjang, bakteri ini akan membelah diri setiap 20 menit sekali, satu bakteri akan berkembang dalam waktu 5 jam menjadi 45 000.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Ada sekitar 2300 jenis bakteri salmonella dan yang paling sering ditemui adalah kasus infeksi &lt;i&gt;Salmonella enteriditis&lt;/i&gt; yang terdapat pada unggas atau telur ayam. Ada juga Salmonella typhi yang terdapat pada kerang. Makanan yang mengandung Salmonella belum tentu menyebabkan infeksi Salmonella, tergantung dari jenis bakteri, jumlah dan tingkat virulensi (sifat racun dari suatu mikroorganisma, dalah hal ini bakteri Salmonella).&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Misalnya saja Salmonella enteriditis baru menyebabkan infeksi bila sudah berkembang biak menjadi 100 000. Dalam jumlah ini keracunan yang terjadi bisa saja menyebabkan kematian si penderita. Salmonella typhimurium dengan jumlah 11.000 sudah dapat menimbulkan infeksi. Jenis Salmonella lain ada yang menyebabkan infeksi hanya dengan jumlah 100 sampai 1000, bahkan dengan jumlah 50 sudah dapat menyebabkan infeksi.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Perkembangan Salmonella pada tubuh manusia dapat dihambat oleh asam lambung yang ada pada tubuh kita. Disamping itu dapat dihambat pula oleh bakteri lain. Gejala keracunan salmonella pada manusia biasanya baru terdeteksi setelah 5 sampai 36 jam. Keracunan salmonella diawali dengan sakit perut dan diare yang disertai juga dengan panas badan yang tinggi, perasaan mual, muntah, pusing-pusing dan dehidrasi.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Semakin banyak jumlah bakteri yang terkandung dalam tubuh, semakin terancam jiwa penderita. Penderita infeksi Salmonella yang sudah terlalu banyak mengeluarkan cairan dapat terancam jiwanya akibat kekurangan cairan (dehidrasi) yang berlebihan. Hal ini lebih berbahaya lagi bagi anak-anak atau orang tua yang daya tahan tubuhnya lemah. Bila sudah nampak tanda-tanda keracunan Salmonella penderita harus segera dibawa ke dokter.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Untuk menghindari penularan infeksi Salmonella, sisa kotoran, urin atau muntahan penderita harus dibuang dengan hati-hati. Sebab dari disinilah penularan dapat terjadi. Sisa makanan yang diduga menyebabkan infeksi harus segera dibuang dan jangan sampai bercampur dengan makanan lain. Piring, pisau maupun alat dapur lain yang tersentuh makanan yang diduga mengandung Salmonella harus dicuci dengan air panas atau direbus agar bakteri mati.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Salmonella adalah bakteri yang termasuk mikroorganisme yang amat kecil dan tidak terlihat mata. Selain itu bakteri ini tidak meniggalkan bau maupun rasa apapun pada makanan. Kecuali jika bahan makanan (daging ayam) mengandung Salmonella dalam jumlah besar, barulah terjadi perubahan warna dan bau (merah muda pucat sampai kehijauan, berbau busuk). Biasanya bakteri dapat dideteksi melalui pemeriksaan laboratorium. Salmonella bisa terdapat di udara, air, tanah, sisa kotoran manusia maupun hewan atau makanan hewan. Sumber bakteri Salmonella biasanya terdapat pada unggas (ayam, bebek, kalkun), daging babi, binatang laut, telur dan susu. Bahan makanan hewani yang paling sering berperan sebagai sumber penularan Salmonella adalah unggas. Unggas yang terinfeksi Salmonella bisa menyebarkan bibit bakteri melalui daging, telur baik pada kulit maupun isi telur.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Telur yang pecah atau retak lebih peka Salmonella daripada yang utuh. Proses penularan dapat juga terjadi pada saat penyembelihan, dimana unggas atau ternak yang sehat tertular oleh unggas atau ternak yang sakit. Tidak tertutup kemungkinan penularan terjadi pada saat proses penyembelihan sampai menjadi ayam potong. Pekerja rumah potong ayam yang menderita Salmonellosis seperti penderita Typhus dapat menyebarkan kuman ke ayam atau daging mentah.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Di Jerman, daging atau susu boleh dikatakan sudah bebas salmonella. Tetapi hal ini tidak berlaku bagi unggas atau telur. Yang sangat sering sekali terjadi adalah keracunan Salmonella dari makanan yang mengandung telur mentah (tidak diolah), seperti mayonaise, es krim dan pudding. Bila makanan yang mengandung telur mentah tidak disimpan secara baik (tidak didinginkan, sudah disimpan terlalu lama atau tidak dipanaskan sama sekali) besar kemungkinan Salmonella akan berkembang biak dengan pesat. Mayonaise biasanya sudah bersifat asam (pH dibawah 4, Salmonella hidup pada pH 4-9). Pada Mayonaise ditambahkan asam asetat sebagai cuka. Asam asetat pada mayonaise akan membunuh Salmonella.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Setiap telur segar belum tentu mengandung Salmonella. Tetapi bila telur segar atau makanan yang mengandung telur mentah dibiarkan pada suhu ruang dalam beberapa hari, barulah bakteri ini dapat berkembang dan membahayakan tubuh manusia.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Untuk menghindari bahaya Salmonella di Jerman sejak tahun 1994 telur yang tidak didinginkan tidak boleh lebih dari 18 hari dipasarkan. Dan untuk bahan makanan yang mengandung telur mentah juga terdapat peraturan-perturan ketat. Mungkin itulah sebabnya setelah peraturan ini berlaku angka penderita infeksi salmonella di Jerman menurun secara drastis. Walaupun demikian kita di Jerman tidak bisa meremehkan bahaya bakteri ini.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Pendinginan makanan dalam lemari es tidak membunuh bakteri Salmonella. Bakteri ini dalam suhu dingin (&lt;&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Makanan yang mudah rusak seperti daging mentah (terutama daging cincang), daging unggas, ikan, telur, makanan yang mengadung telur mentah (creme, salat, mayonaise, es krim, pudding, dll.) harus segera mungkin didinginkan atau dibekukan dalam lemari es. Untuk daging cincang usahakan segera diolah pada hari dibeli.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Jaga higienis dapur saat anda memasak. Bila mencairkan ayam atau daging beku, segera buang air dan pembungkusnya. Untuk menghindari kontaminasi silang, cuci bersih benda-benda yang terkena air tersebut (pisau, tangan, alas memotong dll.). Simpan ayam dan daging yang belum beku secara terpisah dari bahan makanan lain.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 153, 0);"&gt; &lt;br /&gt;  Penulis: Dian Suprapto, Editor: dr. Nurbayati.&lt;br /&gt;Sumber: Ich will wissen was ich esse, Roman C. Muehlbauer 1996.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;http://www.kharisma.de/?q=node/176&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29632186-5561008264844508964?l=ryaniehealth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/feeds/5561008264844508964/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29632186&amp;postID=5561008264844508964' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/5561008264844508964'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/5561008264844508964'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/2007/03/salmonella-bahaya-tak-terlihat.html' title='Salmonella Bahaya tak Terlihat'/><author><name>ryanie_kusma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18016321117238673890</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3553/2219/1600/images.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_qSR0RI2mOjo/Rg4C88IDRVI/AAAAAAAAAWo/9KeOEbBd-dI/s72-c/salmonella.gif' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29632186.post-2621873655514158250</id><published>2007-03-31T13:22:00.000+07:00</published><updated>2007-03-31T13:36:15.428+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Typhus'/><title type='text'>Mencegah &amp; Mengobati TYPHUS</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Tyhpus adalah penyakit infeksi akut usus halus. Nama lain typhus adalah typhus abdominalis. Penyebabnya adalah kuman Salmonella Typhi. Penularan S. Typhi terjadi melalui mulut oleh makanan yang tercemar. Sebagian kuman akan dimusnahkan dalam lambung oelh asam lambung. Sebagian lagi msuk keusus halus, mencapai jaringan lemfe dan berkembang biak. Kuman-kuman selanjutnya masuk ke jaringan beberapa organ tubuh, terutama limpa,usus dan kandung empedu. Demam pada typhus disebabkan karena S, tyhpi dan endotoksinnya merangsang sintesis dan pelepasan zat pirogen (menimbulkan panas) pada jaringan yang meradang. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Patologi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt; Kelainan patologik utama di usus halus, terutama di usus halus bagian distal (bawah). Pada minggu pertama pernyakit terjadi hyperplasia (pembesaran sel-sel) plaks Peyer, disusul minggu kedua terjadi nekrosis (pembususkan) dan dalam minggu ketiga ulserasi plaks peyer dan selanjutnya dalam minggu keempat penyembuhan ulkus (luka-luka) dengan meninggalkan sikatriks (jaringan perut). Ulkus berbentuk lonjong dengan sumbu memanjang sejajar dengan sumbu usus.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Hati membesar dengan infiltrasi limfosir, zat plasma dan sel mononuclear, serta tedapatnekosis fokal. Sistem retiku loendotelial menunjukkan hyperplasia dan kelenjar-kelenjar mesenterial dan disertai pembesaran limpa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Gambaran Klinis&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Masa tunas penyakit typhus berlangsung 10 sampai 14 hari. Gejala yang timbul amat bervariasi. Gambaran penyakit bervariasi dari penyakit ringan yang tidak terdiagnosis, sampai gambaran penyakit yang khas dengan komplikasi dan kematian. Dalam minggu pertama penyakit, keluhan dan gejala serupa dengan penyakit infeksi akut. Pada umumnya yaitu demam,nyeri kepala, pusing, nyeri otot, tidak nafsu makan, mual, muntah, obstipasi (diare ), perasaan tidak enak diperut, batuk. Pada pemeriksaan fisik hanya ditemukan suhu badan meningkat. Dalam minggu kedua gejala-gejala menjadi lebih jelas berupa demam, denyut jantung relative lambat, lidah yang khas (kotoran ditengah, tepid an ujung merah dan tremor/bergetar, hati membesar, limpa membesar, gangguan mental bisa koma atai psikosis.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Reaksi widal adalah suatu reaksi pengendapan antara antigen dan antibody (aglutinin). Agglutinin yang spesifik terdapat pada serum penderita penyakit typhus. Maksud reaksi widal adalah untuk menentukan adanya aglutinin dalam serum penderita yang disangka menderita penyakit thypus.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Komplikasi yang mungkin timbul&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;1.Komplikasi intestinal&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;a.Perdarahan usus&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;b.Usus pecah (perforasi)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;c.Lumpuhnya usus halus (ileus paralitik)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;2.Komplikasi ekstra-intestinal&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;a.komplikasi kardiovaskuler seperti trombosit, renjatan sepsis.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;b.Komplikasi darah seperti anemi hemolitik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;c.Komplikasi paru seperti pnemoni&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;d.Komplikasi hati dan kandung empedu berupa radang hati dan kolesistitis (radang kandung empedu) &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;e.Komplikasi ginjal : glomerulone phritis&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;f.Komplikasi tulang : arthritis, osteomielitis&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;g.Komplikasi neuropsikiatrik seperti meningitis, polyneuritis.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Pencegahan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Untuk pencegahan penyakit typhus dapat dibagi dalam :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;1.Usaha terhadap lingkungan hidup &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;-Penyediaan air minum yang memenuhi syarat &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;-Pembuangan kotoran manusia yang higenis&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;-Pemberantasan lalat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;-Pengawasan terhadap rumah-rumah makan dan penjual-penjual makanan &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;2.Usaha terhadap manusia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;-Imunisasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;-Menemukan dan mengawasi carrier typhoid&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;-Pendidikan kesehatan kepada masyarakat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Penggunaan  Tanaman Obat untuk mengatasi penyakit Thypus&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Selain beberapa usaha pencegahan diatas, jika sudah terjadi penyakit perlu dilakukan pengobatan. Pengobatan medis konvensial sudah umum dilakukan utnuk mengatsi ganguan thypus. Namun disisi lain obat herbal dapat dijadikann sebagai suatu pilihan untuk kesembuhan pasien. Beberapa tanaman obat sepetri Sambiloto, Bidara Upas, rumput mutiara dan temulawak dapat digunakan untuk membantu mengatasi penykait thypus. Herbal tersebut mempunyai fungsi penurun panas, anti radang, meningkatkan kekebalan, menghilangkan racun dan melancarkan peredaran darah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Tanaman obat yang digunakan :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;1.      Sambiloto (Andrographis paniculata)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Tanaman ini mempunyai fungsi penurun panas /demam, selain sebagai antiracun dan antibengkak. Cukup efektif untuk mengatasi infeksi dan merangsang phagocytosis dan meningkatkan kekebalan tubuh seluler. Bagian tanaman ini diolah menjadi obat berbentuk kapsul. Cara pengunaannya : 3 x 1 kapsul (pagi, siang, sore ) 1 jam sebelum makan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;2.      Bidara Upas (Merremia mammosa)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Tanaman ini mempunyai fungsi sebagai anti ardang dan juga mengurangi rasa sakit (analgesic) serta menetralkan racun. Bagian tanaman ini diolah menjadi obat berbentuk kapsul. Cara pemakaian : 3 x 1 Kapsul / hari.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;3.      Rumput Mutiara&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Tanaman ini mempunyai fungsi sebagai penghilang panas dan anti radang, selain itu juga berperan dalam mengaktifkan peredaran darah. Bagian tanaman ini diolah menjadi obat berbentuk kapsul. Cara pemakaian: 3 x 1 kapsul/hari.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;4.      Temulawak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Tanaman ini mempunyai sifat bakteriostatik dan berfungsi meningkatkan kekebalan tubuh dan anti inflasma (pembengkakan). Bagain tanaman ini diolah menjadi obat berbentuk kapsul. Cara pemakaian : 3 x 1 kapsul / hari.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Selamat mencoba,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Cegahlah penyakit selagi bisa, dan obat dengan benar jika memang tak dapat dihindari.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div  style="text-align: center; color: rgb(153, 51, 153);font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;http://sehatherbal.blogspot.com/2006/12/mencegah-dan-mengobati-typhus.html&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29632186-2621873655514158250?l=ryaniehealth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/feeds/2621873655514158250/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29632186&amp;postID=2621873655514158250' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/2621873655514158250'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/2621873655514158250'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/2007/03/mencegah-mengobati-typhus.html' title='Mencegah &amp; Mengobati TYPHUS'/><author><name>ryanie_kusma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18016321117238673890</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3553/2219/1600/images.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29632186.post-3091273989905371872</id><published>2007-03-31T12:35:00.000+07:00</published><updated>2007-03-31T14:31:37.764+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Typhus'/><title type='text'>Tips Mengolah Telur, Mencegah Salmonela</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;strong style="font-family: arial;"&gt;Cook it or leave it!&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong style="font-family: arial;"&gt;&lt;/strong&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_qSR0RI2mOjo/Rg33VsIDRRI/AAAAAAAAAWI/y9HTsKJtsRI/s1600-h/telur.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_qSR0RI2mOjo/Rg33VsIDRRI/AAAAAAAAAWI/y9HTsKJtsRI/s320/telur.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5047962709346436370" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong style="font-family: arial;"&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Pengolahan atau penyimpanan telur yang salah dapat menyebabkan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt; infeksi salmonella. Anggapan seputar telur, misalnya mengonsumsi telur mentah lebih sehat, adalah salah satu mitos yang keliru. Beberapa tips di bawah ini membantu Anda menghindari bahaya tak terlihat: bakteri salmonella dalam telur!&lt;/span&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: arial; text-align: justify; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;strong&gt;Informasi seputar telur&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: arial; text-align: justify; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Sebenarnya telur ayam mempunyai mekanisme alamiah pencegah bakteri salmonella tidak berkembang biak. Namun enzym pencegah ini hanya bertahan pada 10 hari pertama. Dengan meningkatnya suhu tempat penyimpanan dan rendahnya kelembaban, maka semakin cepat pula enzym pencegah ini kehilangan fungsinya.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: arial; text-align: justify; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Oleh karena itu selalu simpan telur dalam kulkas. Sebab dalam kulkas salmonella akan berkembang lambat (lambat, bukan mati!).&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: arial; text-align: justify; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Perhatikan tanggal ayam bertelur (__Legedatum__) yang tertera pada cangkang telur. Sering juga tertera tanggal kadaluarsa telur. Bila tertera tanggal kadaluarsa, hitung mundur 28 hari, nah itulah tanggal ayam bertelur. Menurut peraturan di Eropa (__EU-Gesetz__) usia telur yang dipasarkan tidak boleh lebih dari 21 hari! Bahkan seharusnya telur yang berusia lebih dari 18 hari sudah harus disimpan dalam kulkas!&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: arial; text-align: justify; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Bila anda perhatikan, pada setiap telur yang dipasarkan di Eropa tertera kode-kode yang terdiri dari angka dan huruf misalnya: 3-DE-1271059&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: arial; text-align: justify; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_qSR0RI2mOjo/Rg338cIDRSI/AAAAAAAAAWQ/LNACAST1Wro/s1600-h/kode_telur.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_qSR0RI2mOjo/Rg338cIDRSI/AAAAAAAAAWQ/LNACAST1Wro/s320/kode_telur.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5047963375066367266" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: arial; text-align: justify; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: arial; text-align: justify; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: arial; text-align: justify; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: arial; text-align: justify; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: arial; text-align: justify; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: arial; text-align: justify; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: arial; text-align: justify; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: arial; text-align: justify; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: arial; text-align: justify; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Apa artinya? angka pertama menunjukan cara peternakan ayam:&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;ul style="font-family: arial; text-align: justify; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;li&gt;O = &lt;i&gt;Ãkologische Erzeugung&lt;/i&gt; (peternakan alamiah dan ramah lingkungan)&lt;br /&gt;Untuk pe ternakan cara ini dilarang menggunakan teknologi gen. Bagi ayam petelur disediakan lahan untuk berkeliaran bebas selama 6 sampai 8 jam per hari, sebagaimana habitat ayam aslinya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;1 = &lt;i&gt;Freilandhaltung&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Mirip dengan cara pertama, ayam petelur mempuny ai lahan untuk berkeliaran di peternakan. Setiap ayam mempunyai kira-kira jatah 4 m2.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;2 = &lt;i&gt;Bodenhaltung&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Beternak dengan cara ini, ayam petelur hanya hidup dalam kandang. Namun demikian, masih tersisa ruang bagi ayam petelur untuk makan pakan ayam, tersedia juga unsur-unsur alami seperti jerami, sebagaimana habitat ayam. Hanya saja sangat terbatas.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;3 = &lt;i&gt;KÃ¤fighaltung&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Cara yang ketiga seringkali dikritik kelompok pecinta binatang. Sebab sangat tidak sesuai dengan habitat asli ayam, disebut menyiksa binatang. Ayam petelur hanya hidup dalam kandang, ruang geraknya sangat terbatas. Layaknya, hanya cukup tempat berdiri dan makan pakan. Cara ini mulai tahun 2007 nanti akan dihapus. Namun bila dilihat dari segi higienis, sebetulnya cara ini yang paling menguntungkan peternak. Dengan cara ini lebih mudah menjaga kesehatan ayam petelur, tidak perlu biaya pencegahan penyakit yang tinggi. Sebab, kotoran dan ayam petelur tidak menyatu. Ayam petelur hidup dalam kandang yang bawahnya hanya beralaskan  jeruji besi, sedangkan kotorannya akan jatuh dalam wadah di bawah kandang.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;    &lt;/div&gt; &lt;p style="font-family: arial; text-align: justify; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Kode berikutnya menunjukkan asal negara telur, misalnya DE = Jerman. Sedangkan deretan angka berikutnya mengacu pada nomor peternakan. Dengan begitu 3-DE-1271059 berarti: telur berasal dari ayam petelur yang diternak secara &lt;i&gt;KÃ¤fighaltung&lt;/i&gt; di Jerman dengan nomor peternakan 1271059.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: arial; text-align: justify; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Jelas ya...kode diatas sama sekali tidak menunjukkan apakah telur segar atau tidak. Hanya menunjukkan darimana telur berasal!&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;  &lt;/div&gt; &lt;p style="font-family: arial; text-align: justify; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Di Jerman telur yang dipasarkan hanya boleh telur kualitas &lt;i&gt;G�teklasse A&lt;/i&gt; artinya telur segar, tapi usianya bisa lebih dari tujuh hari. Sedangkan &lt;i&gt;A-frisch&lt;/i&gt;, usia telur tidak lebih dari tujuh hari.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: arial; text-align: justify; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Selain tanggal kadaluarsa yang tertera pada packing, darimana konsumen dapat mengetahui segar tidaknya telur? Ada beberapa cara:&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;ul style="font-family: arial; text-align: justify; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;li&gt;Telur segar tidak berbunyi bila dikocok&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Test dalam air:&lt;br /&gt;Telur segar akan mengendap di dasar air, sedangkan yang tidak segar akan mengapung&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kuning telur segar jelas terlihat terpisah dari putih telur.&lt;br /&gt;Permukaan kuning telurnya terlihat jelas cembung ke atas dan terpisah jelas dari putihnya. Semakin tua usia telur semakin datar kuning telur dan menyatu dengan putihnya&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 255);"&gt; &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_qSR0RI2mOjo/Rg36T8IDRUI/AAAAAAAAAWg/hgDFwZh53Ro/s1600-h/telurkunigtelurtaksegar.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 130px; height: 42px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_qSR0RI2mOjo/Rg36T8IDRUI/AAAAAAAAAWg/hgDFwZh53Ro/s320/telurkunigtelurtaksegar.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5047965977816548674" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;kuning telur segar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_qSR0RI2mOjo/Rg35F8IDRTI/AAAAAAAAAWY/h7jmfrGeN7o/s1600-h/telurkunigtelurtaksegar.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_qSR0RI2mOjo/Rg35F8IDRTI/AAAAAAAAAWY/h7jmfrGeN7o/s320/telurkunigtelurtaksegar.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5047964637786752306" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt; &lt;span style="font-family:arial;"&gt;kuning telur yang lebih tua usianya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: arial; text-align: justify; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: arial; text-align: justify; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Bila usia telur lebih dari 10 hari, jangan coba-coba mengonsumsi secara mentah. Misal untuk membuat eis cream, pudding, mayones atau stmj (susu telur madu jahe). Telur yang berusia lebih dari 10 hari hanya boleh dikonsumsi dengan cara memasaknya. Ingat enzym alami pencegah salmonella hanya bertahan selama 10 hari! Dengan kata lain, bila anda ingin membuat makanan dengan telur yang tidak dimasak, atau anda menyukai telur mentah gunakan selalu telur segar yang anda yakini usianya kurang dari 10 hari. Dan ingat, jangan simpan makanan yang mengandung telur mentah terlalu lama.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: arial; text-align: justify; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Telur yang sudah lewat dari masa kadaluarsa (28 hari setelah ayam bertelur) bukan berarti sama sekali harus dibuang. Bila tanggal kadaluarsa belum terlalu lama lewat, anda boleh mengonsumsinya, dengan syarat betul-betul memasaknya hingga matang.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: arial; text-align: justify; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Penulis: Dian Suprapto&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: center; color: rgb(51, 51, 255);font-family:arial;"&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;http://www.kharisma.de/?q=node/177&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: arial; text-align: justify; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: arial; text-align: justify; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29632186-3091273989905371872?l=ryaniehealth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/feeds/3091273989905371872/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29632186&amp;postID=3091273989905371872' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/3091273989905371872'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/3091273989905371872'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/2007/03/tips-mengolah-telur-mencegah-salmonela.html' title='Tips Mengolah Telur, Mencegah Salmonela'/><author><name>ryanie_kusma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18016321117238673890</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3553/2219/1600/images.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_qSR0RI2mOjo/Rg33VsIDRRI/AAAAAAAAAWI/y9HTsKJtsRI/s72-c/telur.gif' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29632186.post-629701695300710843</id><published>2007-03-31T12:29:00.000+07:00</published><updated>2007-03-31T12:33:59.366+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Typhus'/><title type='text'>Typhus</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_qSR0RI2mOjo/Rg3yr8IDRQI/AAAAAAAAAWA/FNlAR3M4lBE/s1600-h/demam.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_qSR0RI2mOjo/Rg3yr8IDRQI/AAAAAAAAAWA/FNlAR3M4lBE/s320/demam.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5047957594040386818" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;&lt;i&gt;Thypus abdominalis&lt;/i&gt; adalah infeksi berat pada usus, yang menyebabkan tubuh kehilangan cairan dan bahan mineral dalam jumlah banyak.  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;&lt;i&gt;Thypus abdominalis&lt;/i&gt; disebabkan oleh bakteri &lt;i&gt;Salmonella typhi&lt;/i&gt; atau sejenis bakteri lain yang hampir sejenis. Penularannya bisa melalui kontak antar manusia atau melalui makanan yang masuk ke dalam tubuh seperti susu, dan air minum yang tidak bersih.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;&lt;strong&gt;Masa inkubasi&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;Selang waktu antara infeksi dan permulaan sakit (masa inkubasi) bergantung dari banyaknya bakteri yang masuk ke dalam tubuh. Masa inkubasi tersebut berkisar antara 3-60 hari, dengan rata-rata 10 hari.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;&lt;strong&gt;Gejala Typhus&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;Gejala typhus antara lain meningkatnya suhu tubuh pada awal minggu pertama disertai lemahnya tubuh, sakit kepala, tidak nafsu makan, dan kesulitan buang air besar. Pada minggu kedua dan ketiga penderita akan mengalami demam tinggi hingga 40Â°C, pusing, lesu tak bergairah, pembengkakan pada hati dan limpa serta denyut nadi yang makin lemah dan perut kembung.&lt;br /&gt;Pada akhir minggu kedua nampak warna merah pada tubuh. Umumnya, awal minggu ketiga ditandai dengan diare mirip bubur, yang diiringi perdarahan usus dan luka pada usus. Pada saat ini dapat pula typhus menjalar ke organ tubuh lain terutama hati, saluran empedu dan tulang.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;&lt;strong&gt;Pengobatan&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;Pengobatan typhus adalah dengan pemberian antibiotik yang mengandung Chloramphenicol dan Ampicillin dan perawatan yang intensif meliputi konsumsi asupan yang lunak-lunak (bubur). Mengatur imbangan (balance) cairan dalam tubuh, pengamatan siklus tubuh dan penghindaran luka pada tubuh.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;&lt;strong&gt;Resiko berkepanjangan&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;Setelah penderita melaui proses penyembuhan, bakteri Salmonella mungkin tersisa pada saluran limpa. Bagi sebagian penderita hal ini dapat mengakibatkan resiko infeksi yang berkelanjutan. Untuk itu, setiap penderita Thypus abdominalis dianjurkan menjalani pengobatan dengan baik dan menyeluruh.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;Pencegahan&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;Untuk mencegah timbulnya infeksi typhus bisa dilakukan imunisasi oral. Sebetulnya tidak benar-benar aman, tapi sedikitnya bisa mempengaruhi tingkat penularan penyakit. Imunisasi ini umumnya diberikan kepada mereka yang akan berlibur dan rentan terhadap negara tujuan wisata yang kebersihannya belum terjamin.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;      &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;Penulis: dr. Nurbayati&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-family: arial;font-size:85%;" &gt;http://www.kharisma.de/?q=node/178&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29632186-629701695300710843?l=ryaniehealth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/feeds/629701695300710843/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29632186&amp;postID=629701695300710843' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/629701695300710843'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/629701695300710843'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/2007/03/typhus.html' title='Typhus'/><author><name>ryanie_kusma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18016321117238673890</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3553/2219/1600/images.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_qSR0RI2mOjo/Rg3yr8IDRQI/AAAAAAAAAWA/FNlAR3M4lBE/s72-c/demam.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29632186.post-712946483106642294</id><published>2007-03-16T09:01:00.000+07:00</published><updated>2007-03-16T09:18:54.643+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Leptospirosis'/><title type='text'>Leptospirosis, Waspadai Setelah Banjir</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: justify; font-family: arial; color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Banjir selain mengakibatkan ratusan orang terserang diare, demam berdarah  dengue, infeksi saluran pernapasan akut, dan gangguan kulit, juga menyebabkan  merebaknya suatu penyakit yang jarang terdengar pada hari-hari biasa:  leptospirosis. Sejumlah orang dilaporkan terjangkit penyakit yang ditularkan  lewat urine (air kencing) hewan itu dan harus dirawat di rumah sakit.  &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: arial; color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Para penderita di DKI Jakarta maupun Tangerang dilaporkan terjangkit  leptospirosis setelah kaki mereka terendam saat beraktivitas di tengah banjir.  Hal ini dialami sejumlah penderita leptospirosis yang dirawat, yakni Syarifudin  (26), warga Bencongan, Kecamatan Curug, serta Esdi, warga Kosambi, keduanya di  Kabupaten Tangerang. Sebelum demam tinggi berhari-hari, kaki kedua pasien itu  sering terendam banjir (Kompas, 13/2).  &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: arial; color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Syarifudin sehari-hari mencari nafkah sebagai tenaga penjualan barang dari  busa ini. Saat banjir melanda wilayah Tangerang dan Jakarta beberapa waktu lalu,  pria asal Lampung ini harus tetap bekerja. Karena sejumlah ruas jalan telah  terendam banjir, ia pun terpaksa menerjang air dengan kaki telanjang. Akibatnya,  ia menderita demam tinggi dan dinyatakan terjangkit leptospirosis.  &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: arial; color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Sementara Risky (15), warga Perumahan Binong Permai, Curug, Tangerang, juga  diduga terjangkit leptospirosis. Sutini, ibunda Risky, menuturkan, awal Februari  lalu jalan di depan rumahnya kebanjiran. Padahal, Risky yang tercatat sebagai  pelajar kelas I SMA harus tetap bersekolah. Akhirnya, setiap hari kakinya  terendam air.  &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: arial; color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Berdasarkan situs Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika  Serikat, leptospirosis adalah penyakit yang disebabkan bakteri dari genus  Leptospira. Penularan penyakit ini pada manusia terjadi melalui kontak dengan  air, makanan, dan tanah yang terkontaminasi air kencing hewan yang terinfeksi.  Bakteri ini dapat hidup berbulan-bulan di tanah maupun air. Hewan yang menjadi  sumber penularan bakteri ini antara lain adalah hewan ternak, babi, kuda,  anjing, tikus, dan hewan liar.  &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: arial; color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Leptospirosis ada di seluruh dunia, terutama di daerah beriklim panas atau  daerah tropis. Biasanya bakteri masuk lewat permukaan mukosa, seperti mata,  hidung, saluran pencernaan, atau kulit yang terluka. Tidak harus luka besar,  luka gores pun sudah cukup untuk jalan masuk bakteri.  &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: arial; color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Gejala leptospirosis antara lain demam tinggi, sakit kepala, menggigil, nyeri  otot, mual, muntah, sakit perut, diare dan rash (kulit berbercak-bercak  kemerahan). Pada kasus yang berat, kulit penderita menjadi kuning dan mata  menjadi merah. Jika tidak mendapat perawatan memadai, penderita bisa mengalami  gagal ginjal, meningitis (radang selaput otak), kerusakan hati, dan gangguan  pernapasan berat akibat gangguan pada paru yang bisa membawa pada kematian.  &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: arial; color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Karena gejalanya tidak khas, penegakan diagnosis leptospirosis tidak mudah.  Apalagi waktu inkubasi bakteri berlangsung antara dua hari sampai empat minggu  sehingga sering kali kenyataan bahwa penderita mengalami kontak dengan air,  makanan, atau tanah yang tercemar tidak terungkap.  &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: arial; color: rgb(255, 102, 0);"&gt;&lt;strong&gt;Selaput otak&lt;/strong&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: arial; color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Menurut Ari Fahrial Syam, Herdiman T Pohan, dan Iskandar Zulkarnain dari  Bagian Ilmu Penyakit Dalam FKUI/RSCM dalam artikel di Majalah Kedokteran  Indonesia Volume 47, Desember 1997, umumnya penderita datang ke pelayanan  kesehatan sebagai pasien meningitis (radang selaput otak), hepatitis (radang  hati), nefritis (radang ginjal), pneumonia (radang paru), influenza, sindrom  syok toksik, demam, bahkan pankreatitis (radang pankreas).  &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: arial; color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Diagnosis ditegakkan lewat penemuan Leptospira dalam darah atau urine  penderita. Pemeriksaan serologi untuk memastikan diagnosis leptospirosis adalah  dengan microscopic aglutination test (MAT) dan enzyme linked immunosorbent assay  (ELISA). Kalau mau lebih cepat, diagnosis bisa menggunakan pemeriksaan  polymerase chain reaction (PCR) atau reaksi rantai polimerase.  &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: arial; color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Leptospirosis mempunyai dua fase penyakit yang khas. Fase pertama,  leptospiremia, ditandai dengan adanya Leptospira dalam darah, cairan otak, dan  sumsum tulang belakang. Fase ini berlangsung mendadak dengan gejala sakit kepala  hebat serta nyeri otot paha, betis, dan pinggang. Penderita mengalami demam  tinggi sampai menggigil, mual, muntah, dan diare.  &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: arial; color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Penderita juga bisa kehilangan kesadaran, penurunan tekanan darah, dan denyut  jantung cepat. Kulit penderita bisa menguning. Pada hari ke-3 atau ke-4 mata  penderita menjadi merah, sensitif terhadap cahaya, serta mengalami gangguan pada  hati, limpa, dan kelenjar getah bening. Jika segera ditangani, penderita akan  membaik dan fungsi organ pulih setelah 3 minggu-6 minggu.  &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: arial; color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Pada kondisi yang lebih berat, demam turun setelah hari ke-7. Namun, pada  hari ke-10 terjadi lagi demam tinggi dan nyeri otot. Kondisi ini adalah fase  kedua atau fase imun. Leptospira bisa dijumpai pada urine penderita. Pada fase  ini terjadi perdarahan serta gejala kerusakan pada hati dan ginjal. Selain itu,  juga dapat terjadi meningitis, halusinasi, dan gangguan mental. Kematian  biasanya terjadi akibat gagal ginjal.  &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: arial; color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Menurut situs CDC, leptospirosis bisa diobati dengan antibiotik seperti  doksisiklin atau penisilin yang harus diberikan segera kepada penderita dengan  gejala penyakit itu. Pada kasus yang parah, antibiotik bisa diberikan lewat  infus.  &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: arial; color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Untuk menghindari terjangkit leptospirosis, disarankan masyarakat mengenakan  pakaian pelindung dan bot jika beraktivitas di daerah yang tanah atau airnya  diduga tercemar bakteri Leptospira. Hal penting ini sering diabaikan orang,  padahal biaya pengobatan leptopirosis dan risikonya jauh lebih besar daripada  biaya penyediaan pakaian dan sepatu pelindung.  &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: arial; color: rgb(255, 102, 0);"&gt;&lt;strong&gt;Pascabanjir&lt;/strong&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: arial; color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Ketika banjir merendam sejumlah kawasan di Jakarta, Tangerang, dan Bekasi,  awal Februari lalu, leptospirosis pun mengancam kesehatan warga setempat.  &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: arial; color: rgb(255, 102, 0);"&gt;"Masyarakat perlu mewaspadai berbagai penyakit infeksi, terutama  leptospirosis dan diare, saat banjir datang," kata Kepala Divisi Penyakit  Infeksi dan Penyakit Tropis Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI/RSCM Prof  Herdiman T Pohan.  &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: arial; color: rgb(255, 102, 0);"&gt;"Diare dan sejumlah penyakit yang bersumber dari binatang seperti  leptospirosis ini banyak menyerang masyarakat miskin," tutur Herdiman  menegaskan. Bedanya, saat diare, warga akan segera ke dokter untuk berobat.  Namun, bila terserang leptospirosis, warga cenderung mengonsumsi obat bebas dulu  karena gejalanya mirip flu biasa. Ini bisa membuat penderita terlambat  ditangani.  &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: arial; color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Leptospirosis merupakan penyakit hewan yang dapat menjangkiti manusia  (zoonosis). Penyebab penyakit ini adalah bakteri berbentuk spiral bernama  Leptospira. Bakteri ini dapat menyerang lever serta ginjal lalu masuk ke air  kencing tikus. "Kulit dengan pori-pori terbuka, kulit yang tipis, lecet, atau  luka terbuka bisa mempermudah masuknya bakteri itu," kata Herdiman.  &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: arial; color: rgb(255, 102, 0);"&gt;&lt;strong&gt;Mual dan muntah&lt;/strong&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: arial; color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Jika terjangkit penyakit leptospirosis, penderita akan demam tinggi, mual,  muntah, sekujur badan terasa sakit, air kencing berwarna seperti teh tua, mata  kekuning-kuningan, dan timbul bercak kemerahan pada bola mata akibat pecahnya  pembuluh darah. Bakteri ini bisa menyerang hati dan ginjal jika pasien terlambat  ditangani. "Karena itu, penderita harus segera diberi obat antibiotik,"  tuturnya.  &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: arial; color: rgb(255, 102, 0);"&gt;"Air banjir dapat mempercepat penyebaran bakteri Leptospira," ujar Herdiman.  Bakteri ini dapat tahan hidup di dalam air selama berminggu-minggu. Namun,  bakteri ini akan langsung mati jika air yang terkontaminasi dimasak hingga  mendidih maupun dibersihkan dengan cairan pembersih lantai yang mengandung  desinfektan.  &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: arial; color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Sebenarnya, pencegahan terjangkitnya leptospirosis relatif mudah. Salah  satunya, dengan menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Caranya, buang sampah  dan tidak memakai air yang terendam banjir untuk keperluan sehari-hari.  Tikus-tikus yang berkeliaran di sekitar permukiman juga harus diberantas.  "Jangan memakai genangan air bekas banjir untuk mandi maupun sikat gigi karena  kemungkinan air terkontaminasi bakteri," ujar Herdiman.  &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: arial; color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Rumah beserta perabot di dalamnya yang terendam banjir pun harus dibersihkan  dengan menggunakan desinfektan. Sebab, bakteri yang bersumber dari air kencing  tikus kemungkinan masih menempel di lantai, dinding, dan perabot rumah saat  banjir surut. Agar tidak tertular bakteri itu, warga disarankan memakai bot,  sarung tangan karet, dan menutup luka yang terbuka pada kulit.  &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: arial; color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Untuk menghadapi lonjakan pasien leptospirosis dan penyakit infeksi lain  pascabanjir, rumah sakit, puskesmas, dan posko kesehatan yang ada di lokasi  banjir harus disiagakan. Jika perlu, kapasitas ruang perawatan ditambah. "Warga  dan tim penolong di daerah banjir sebaiknya memakai sepatu bot dan sarung tangan  karet. Jika punya luka terbuka, jangan ikut bersih-bersih," kata Herdiman.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center; font-family: arial; color: rgb(255, 102, 0);"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:78%;" &gt;http://www.kompas.com/ver1/Kesehatan/0702/16/181949.htm &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29632186-712946483106642294?l=ryaniehealth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/feeds/712946483106642294/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29632186&amp;postID=712946483106642294' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/712946483106642294'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/712946483106642294'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/2007/03/leptospirosis-waspadai-setelah-banjir.html' title='Leptospirosis, Waspadai Setelah Banjir'/><author><name>ryanie_kusma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18016321117238673890</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3553/2219/1600/images.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29632186.post-8651543410955497000</id><published>2007-03-02T13:20:00.000+07:00</published><updated>2007-03-02T13:34:50.346+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Aedes aegypti'/><title type='text'>Aedes aegypti</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;Dari Wikipedia Indonesia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div  style="text-align: justify; color: rgb(153, 51, 153);font-family:arial;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_qSR0RI2mOjo/RefFaFRMcmI/AAAAAAAAAJs/raV5VWYVLsw/s1600-h/200px-Aedes_aegypti.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_qSR0RI2mOjo/RefFaFRMcmI/AAAAAAAAAJs/raV5VWYVLsw/s400/200px-Aedes_aegypti.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5037211760118755938" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Aedes aegypti&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; merupakan jenis nyamuk yang dapat membawa virus &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Dengue&amp;action=edit" class="new" title="Dengue"&gt;dengue&lt;/a&gt; penyebab penyakit &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Demam_berdarah" title="Demam berdarah"&gt;demam berdarah&lt;/a&gt;. Selain &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Dengue&amp;amp;action=edit" class="new" title="Dengue"&gt;dengue&lt;/a&gt;, &lt;i&gt;A. aegypt&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i&gt;i&lt;/i&gt; juga merupakan pembawa virus &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Demam_kuning&amp;action=edit" class="new" title="Demam kuning"&gt;demam kuning&lt;/a&gt;&lt;i&gt;yellow fever&lt;/i&gt;) dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Chikungunya" title="Chikungunya"&gt;chikungunya&lt;/a&gt;. Penyebaran jenis ini sangat luas, meliputi hampir semua daerah tropis di seluruh dunia. Sebagai pembawa virus &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Dengue&amp;amp;action=edit" class="new" title="Dengue"&gt;dengue&lt;/a&gt;, &lt;i&gt;A&lt;/i&gt;. &lt;i&gt;aegypti&lt;/i&gt; merupakan pembawa utama (&lt;i&gt;primary &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Vector&amp;action=edit" class="new" title="Vector"&gt;vector&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;) dan bersama &lt;i&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Aedes_albopictus&amp;amp;action=edit" class="new" title="Aedes albopictus"&gt;Aedes albopictus&lt;/a&gt;&lt;/i&gt; menciptakan siklus persebaran dengue di desa dan kota. Mengingat keganasan penyakit&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Demam_berdarah" title="Demam berdarah"&gt;demam berdarah&lt;/a&gt;, masyarakat harus mampu mengenali dan mengetahui cara-cara mengendalikan jenis ini untuk membantu mengurangi persebaran penyakit &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Demam_berdarah" title="Demam berdarah"&gt;demam berdarah&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Klasifikasi_ilmiah" title="Klasifikasi ilmiah"&gt;Klasifikasi ilmiah&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;table  style="margin: 0pt 0px; background: transparent none repeat scroll 0% 50%; text-align: left; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; width: 516px; height: 194px; color: rgb(153, 51, 153);font-family:arial;" cellpadding="2"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr valign="top"&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kerajaan_%28biologi%29" title="Kerajaan (biologi)"&gt;Kerajaan&lt;/a&gt;:&lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hewan" title="Hewan"&gt;Animalia&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr valign="top"&gt; &lt;td&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Filum" title="Filum"&gt;Filum&lt;/a&gt;:&lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Arthropoda" title="Arthropoda"&gt;Arthropoda&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr valign="top"&gt; &lt;td&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kelas:&lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Insecta" title="Insecta"&gt;Insecta&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr valign="top"&gt; &lt;td&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ordo:&lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Diptera&amp;action=edit" class="new" title="Diptera"&gt;Diptera&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr valign="top"&gt; &lt;td&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Familia:&lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Culicidae&amp;amp;action=edit" class="new" title="Culicidae"&gt;Culicidae&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr valign="top"&gt; &lt;td&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Subfamilia:&lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Culicinae&amp;action=edit" class="new" title="Culicinae"&gt;Culicinae&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr valign="top"&gt; &lt;td&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Genus:&lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Aedes" title="Aedes"&gt;Aedes&lt;/a&gt;&lt;/i&gt; (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Stegomyia&amp;amp;action=edit" class="new" title="Stegomyia"&gt;Stegomyia&lt;/a&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr valign="top"&gt; &lt;td&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Spesies:&lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i&gt;A. aegypti&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div  style="text-align: justify; color: rgb(153, 51, 153);font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;h2  style="text-align: justify; color: rgb(153, 51, 153);font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;Ciri morfologi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_qSR0RI2mOjo/RefFLlRMclI/AAAAAAAAAJk/A-sPguLLP50/s1600-h/180px-Mosquito-aegypti-adulta.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_qSR0RI2mOjo/RefFLlRMclI/AAAAAAAAAJk/A-sPguLLP50/s400/180px-Mosquito-aegypti-adulta.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5037211511010652754" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div face="arial" style="text-align: justify; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Nyamuk &lt;i&gt;Aedes aegypti&lt;/i&gt; dewasa memiliki ukuran sedang dengan t&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;ubu&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;h berwarna hitam kecoklatan. Tubuh dan tungkainya ditutupi sisik dengan gari-garis putih keperakan. Di bagian punggung (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Dorsal" title="Dorsal"&gt;dorsal&lt;/a&gt;) tubuhnya tampak dua garis melengkung vertikal di bagian kiri dan kanan yang menjadi ciri dari spesies ini. Sisik-sisik pada tubuh nyamuk pada umumnya mudah rontok atau terlepas sehingga menyulitkan identifikasi pada nyamuk-nyamuk tua. Ukuran dan warna nyamuk jenis ini kerap berbeda antar populasi, tergantung dari kondisi lingkungan dan nutrisi yang diperoleh nyamuk selama perkembangan. Nyamuk jantan dan betina tidak memiliki perbedaan dalam hal ukuran nyamuk jantan yang umumnya lebih kecil dari betina dan terdapatnya rambut-rambut tebal pada antena nyamuk jantan. Kedua ciri ini dapat diamati dengan mata telanjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;h2  style="text-align: justify; color: rgb(153, 51, 153);font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;Perilaku dan siklus hidup&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;p  style="text-align: justify; color: rgb(153, 51, 153);font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i&gt;Aedes aegypti&lt;/i&gt; bersifat &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Diurnal&amp;action=edit" class="new" title="Diurnal"&gt;diurnal&lt;/a&gt; atau aktif pada pagi hingga siang&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; color: rgb(153, 51, 153);font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; hari. Penularan penyakit dilakukan oleh nyamuk betina karena hanya nyamuk betina yang mengisap darah. Hal itu dilakukannya untuk memperoleh asupan protein yang diperlukannya untuk memproduksi telur. Nyamuk jantan tidak membutuhkan darah, dan memperoleh energi dari nektar bunga ataupun tumbuhan. Jenis ini menyenangi area yang gelap dan benda-benda berwarna hitam atau merah. Demam berdarah kerap menyerang anak-anak karena anak-anak cenderung duduk di dalam kelas selama pagi hingga siang hari dan kaki mereka yang tersembunyi di bawah meja menjadi sasaran empuk nyamuk jenis ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;h2  style="text-align: justify; color: rgb(153, 51, 153);font-family:arial;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_qSR0RI2mOjo/RefE11RMckI/AAAAAAAAAJc/zFxP8uKJcPA/s1600-h/180px-Mosquito-pupa.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_qSR0RI2mOjo/RefE11RMckI/AAAAAAAAAJc/zFxP8uKJcPA/s400/180px-Mosquito-pupa.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5037211137348497986" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/h2&gt; &lt;div face="arial" style="text-align: justify; color: rgb(153, 51, 153);"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p  style="text-align: justify; color: rgb(153, 51, 153);font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Infeksi virus dalam tubuh nyamuk dapat mengakibatkan perubahan perilaku yang mengarah pada peningkatan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kompetensi_vektor&amp;action=edit" class="new" title="Kompetensi vektor"&gt;kompetensi vektor&lt;/a&gt;, yaitu kemampuan nyamuk menyebarkan virus. Infeksi virus dapat mengakibatkan nyamuk kurang handal dalam mengisap darah, berulang kali menusukkan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Proboscis&amp;amp;action=edit" class="new" title="Proboscis"&gt;proboscis&lt;/a&gt; nya, namun tidak berhasil mengisap darah sehingga nyamuk berpindah dari satu orang ke orang lain. Akibatnya, risiko penularan virus menjadi semakin besar.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial; color: rgb(153, 51, 153);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify; color: rgb(153, 51, 153);font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Di Indonesia, nyamuk &lt;i&gt;A. aegypti&lt;/i&gt; umumnya memiliki habitat di lingkungan perumahan, di mana terdapat banyak genangan air bersih dalam bak mandi ataupun tempayan. Oleh karena itu, jenis ini bersifat &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Urban&amp;action=edit" class="new" title="Urban"&gt;urban&lt;/a&gt;, bertolak belakang dengan &lt;i&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=A._albopictus&amp;amp;action=edit" class="new" title="A. albopictus"&gt;A. albopictus&lt;/a&gt;&lt;/i&gt; yang cenderung berada di daerah hutan berpohon rimbun (&lt;i&gt;sylvan areas&lt;/i&gt;).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial; color: rgb(153, 51, 153);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify; color: rgb(153, 51, 153);font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Nyamuk &lt;i&gt;A. aegypti&lt;/i&gt;, seperti halnya &lt;i&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Culicines&amp;action=edit" class="new" title="Culicines"&gt;culicines&lt;/a&gt;&lt;/i&gt; lain, meletakkan telur pada permukaan air bersih secara individual. Telur berbentuk elips berwarna hitam dan terpisah satu dengan yang lain. Telur menetas dalam 1 sampai 2 hari menjadi larva. Terdapat empat tahapan dalam perkembangan larva yang disebut &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Instar&amp;amp;action=edit" class="new" title="Instar"&gt;instar&lt;/a&gt;. Perkembangan dari instar 1 ke instar 4 memerlukan waktu sekitar 5 hari. Setelah mencapai instar ke-4, larva berubah menjadi pupa di mana larva memasuki masa dorman. Pupa bertahan selama 2 hari sebelum akhirnya nyamuk dewasa keluar dari pupa. Perkembangan dari telur hingga nyamuk dewasa membutu&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="text-align: justify; color: rgb(153, 51, 153);font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;hkan waktu 7 hingga 8 hari, namun dapat lebih lama jika kondisi lingku&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="text-align: justify; color: rgb(153, 51, 153);font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;ngan tidak mendukung.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;h2  style="text-align: justify; color: rgb(153, 51, 153);font-family:arial;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_qSR0RI2mOjo/RefEdlRMcjI/AAAAAAAAAJU/t3TGThr4RkU/s1600-h/180px-1549124942.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_qSR0RI2mOjo/RefEdlRMcjI/AAAAAAAAAJU/t3TGThr4RkU/s400/180px-1549124942.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5037210720736670258" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/h2&gt; &lt;div style="text-align: justify; font-family: arial; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;  &lt;/div&gt;    &lt;p  style="text-align: justify; color: rgb(153, 51, 153);font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Telur &lt;i&gt;Aedes aegypti&lt;/i&gt; tahan kekeringan dan dapat bertahan hingga 1 bulan dalam keadaan kering. Jika terendam air, telur kering dapat menetas menjadi larva. Sebaliknya, larva sangat membutuhkan air yang cukup untuk perkembangannya. Kondisi larva saat berkembang dapat mempengaruhi kondisi nyamuk dewasa yang dihasilkan. Sebagai contoh, populasi larva yang melebihi ketersediaan makanan akan menghasilkan nyamuk dewasa yang cenderung lebih rakus dalam mengisap darah. Sebaliknya, lingkungan yang kaya akan nutrisi menghasilkan nyamuk-nyamuk.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;h2 face="arial" style="text-align: justify; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;Pengendalian vektor&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt; &lt;p  style="text-align: justify; color: rgb(153, 51, 153);font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Cara yang hingga saat ini masih dianggap paling tepat untuk mengendalikan penyebaran penyakit demam berdarah adalah dengan mengendalikan populasi dan penyebaran vektor.&lt;br /&gt;Program yang sering dikampanyekan di Indonesia adalah 3M, yaitu menguras, menutup, dan mengubur.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial; color: rgb(153, 51, 153);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;ul  style="text-align: justify; color: rgb(153, 51, 153);font-family:arial;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Menguras bak mandi, untuk memastikan tidak adanya larva nyamuk yang berkembang di dalam air dan tidak ada telur yang melekat pada dinding bak mandi.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Menutup tempat penampungan air sehingga tidak ada nyamuk yang memiliki akses ke tempat itu untuk bertelur.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Mengubur barang bekas sehingga tidak dapat menampung air hujan dan dijadikan tempat nyamuk bertelur.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial; color: rgb(153, 51, 153);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify; color: rgb(153, 51, 153);font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Beberapa cara alternatif pernah dicoba untuk mengendalikan vektor dengue ini, antara lain mengintroduksi musuh alamiahnya yaitu larva nyamuk &lt;i&gt;Toxorhyncites&lt;/i&gt; sp. &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Predator" title="Predator"&gt;Predator&lt;/a&gt; larva &lt;i&gt;Aedes&lt;/i&gt; sp. ini ternyata kurang efektif dalam mengurangi penyebaran virus dengue.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial; color: rgb(153, 51, 153);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify; color: rgb(153, 51, 153);font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Penggunaan insektisida yang berlebihan tidak dianjurkan, karena sifatnya yang tidak spesifik sehingga akan membunuh berbagai jenis serangga lain yang bermanfaat secara ekologis. Penggunaan insektisida juga akhirnya memunculkan masalah resistensi serangga sehingga mempersulit penanganan di kemudian hari.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;h2 face="arial" style="text-align: justify; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;Referensi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Womack, M. 1993. The yellow fever mosquito, Aedes aegypti. Wing Beats, Vol. 5(4):4.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;http://id.wikipedia.org/wiki/Aedes_aegypti&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29632186-8651543410955497000?l=ryaniehealth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/feeds/8651543410955497000/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29632186&amp;postID=8651543410955497000' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/8651543410955497000'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/8651543410955497000'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/2007/03/aedes-aegypti.html' title='Aedes aegypti'/><author><name>ryanie_kusma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18016321117238673890</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3553/2219/1600/images.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_qSR0RI2mOjo/RefFaFRMcmI/AAAAAAAAAJs/raV5VWYVLsw/s72-c/200px-Aedes_aegypti.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29632186.post-7252627230213933680</id><published>2007-02-20T10:18:00.000+07:00</published><updated>2007-02-23T15:11:50.079+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DEMAM BERDARAH'/><title type='text'>3 Hari Demam, segera Bawa ke Dokter</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;Demam Berdarah Kembali Menyerang! &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;     &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;    &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;    &lt;i&gt;Wabah demam berdarah dengue kembali menyerang. Penyakit ini sebetulnya      bisa segera disembuhkan jika tidak terlambat membawa pasien ke dokter. &lt;/i&gt;    &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;     Penyakit demam berdarah dengue (DBD) kembali menyerang. Di Jakarta saja, &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;sampai Jumat (13/2), tercatat sudah lebih dari 200 penderita dirawat di      berbagai rumah sakit. Diperkirakan, korban masih terus meningkat. Menurut      dr. AB Wardoyo Sp PD, DBD memang akan terus ada sepanjang tahun. Tak hanya      di Jakarta, tetapi juga di wilayah lain di Indonesia, seperti halnya      influenza, tifus, dan sebagainya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;    "Jumlah penderita DBD biasanya terus meningkat hingga April dan kembali      menurun pada bulan Mei. Peningkatan ini mengikuti pola hujan di daerah      bersangkutan," kata dokter di RS Internasional Bintaro ini. Wardoyo tak      sependapat dengan dugaan bahwa mewabahnya kembali DBD karena makin kebalnya      nyamuk Aedes aegypti (penyebar DBD) terhadap ragam upaya pembasmian nyamuk.    &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;   &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;    "Penyebaran nyamuk ini masih luas, khususnya di pemukiman, di samping      masyarakat yang belum semuanya menyadari pentingnya kebersihan lingkungan,"      ujar Wardoyo yang menduga jumlah penderita DBD tahun ini masih akan      bertambah lagi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;   &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;    &lt;b&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;BINTIK MERAH SELALU MUNCUL &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_qSR0RI2mOjo/Rd6gEfO6FaI/AAAAAAAAADE/X0bXqWR9sJg/s1600-h/demam_berdarah.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 178px; height: 201px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_qSR0RI2mOjo/Rd6gEfO6FaI/AAAAAAAAADE/X0bXqWR9sJg/s400/demam_berdarah.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5034637432410740130" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;    DBD sebetulnya bisa disembuhkan, jika tidak terlambat ditangani. "Korban      biasan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;ya m&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;eninggal karena baru dibawa ke rumah sakit setelah mengalami      shock," ujar Wardoyo. Idealnya, bila demam tak hilang selama 3 hari      berturut-turut, segera bawa ke dokter. "Kalau perlu periksa darah untuk      mengetahui persis penyakitnya. Ingat, gejala demam karena DBD awalnya sulit      dibedakan dari demam karena infeksi lainnya."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;    Dengan dirawat, dokter bisa memantau, apakah penderita kekurangan cairan      atau tidak, selain memberikan terapi cairan yang lebih tepat sambil menunggu      penyakit itu hilang sendirinya. "Di samping menghindari supaya tidak timbul      komplikasi penyakit lain yang membahayakan penderita."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;   &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;    Untuk memastikan penderita DBD, dokter juga memeriksa perdarahan di bawah      kulit. Caranya dengan mengikat lengan dengan karet. "Biasanya akan muncul      bintik-bintik merah pertanda perdarahan. Adanya bintik merah bukan hanya      pada DBD. Infeksi virus lain juga bisa menimbulkan bintik merah di bawah      kulit."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;   &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;    Benarkah DBD sekarang lebih hebat, karena bintik merah sebagai gejala tak      lagi kelihatan? "Bintik merah di bawah kulit memang tidak serta merta muncul      di bawah permukaan kulit, tergantung lamanya demam. Hari pertama atau kedua,      bintik biasanya tidak kelihatan. Bintik akan timbul pada hari keempat, saat      darah merembes ke luar pembuluh darah, mengalami kebocoran," tutur Wardoyo.    &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;   &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;    &lt;b&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;BERIKAN BANYAK MINUM &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;    Sebagaimana influenza, virus dengue sebetulnya akan mati sendiri setelah      siklus hidup 7 hari terlampaui. Masalahnya, penderita harus ditolong untuk      bertahan melewati rentang waktu itu. "Itulah perlunya penderita diopname,      agar perjalanan penyakit mudah dimonitor. Dokter hanya bisa memonitor dan      mencegah agar gejala tidak menjadi berat," ujar Wardoyo.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;    Contohnya, kata Wardoyo, "Bila ada gejala darah mau mengental, berarti      cairan plasma yang diberikan harus lebih banyak lagi sebagai penyeimbang.      Demikian juga monitor trombosit. Jumlah trombosit dalam darah normalnya 150      ­ 500 ribu/ml darah. Itu sebabnya, sering dilakukan pemeriksaan darah untuk      memantau kondisi darah."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;   &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;    Saat anak mengalami demam tinggi, tubuh banyak kekurangan cairan. Ini karena      penguapan yang lebih banyak dari biasa. Cairan tubuh makin berkurang bila      anak terus-menerus muntah atau tidak minum. "Maka, pertolongan pertama yang      terpenting bagi penderita adalah memberi minum sebanyak-banyak," anjur      Wardoyo.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;   &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;    Mengingat penderita biasanya sulit minum, sebaiknya minuman diberikan sesuai      selera anak. Bisa sirup, air putih, teh manis, sirup, sari buah, susu,      oralit, soft drink, dan sebagainya. "Sama-sama cairan, tapi kalori dan      gizinya berbeda. Oleh sebab itu, kalau mau susu, lebih baik, sebab selain      mendapat cairan, tubuh masih mendapat tambahan mineral, vitamin, protein,      lemak, dan sebagainya," tambah Wardoyo.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;   &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;    Dengan banyak minum, diharapkan cairan tubuh kembali stabil. Untuk      memastikan cairan tidak kurang, perhatikan saja jumlah kencing anak. Bila      anak banyak kencing, minimal 6 kali sehari, berarti jumlah cairan yang      diminum anak sudah mencukupi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;   &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;    &lt;b&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;TIDAK HARUS JAMBU BIJI &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;    Menyoal jambu biji yang konon dapat menyembuhkan DBD, menurut Wardoyo perlu      diluruskan, karena mekanismenya tidak benar. "Vitamin C pada jambu biji      tinggi sekali. Vitamin C ini yang kemudian membantu meningkatkan daya tahan      tubuh. Oleh sebab itu, tidak harus jambu klutuk. Buah apa saja bisa, sebab      yang diperlukan adalah vitamin C-nya," terangnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;   &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;    Untuk mengatasi demam tinggi, biasanya diberikan obat penurun panas.      "Kompres dapat membantu bila demam terlalu tinggi. Sebaiknya kompres dengan      air hangat dan bukan air dingin. Kompres dingin malah dapat membuat anak      menggigil," lanjut Wardoyo seraya mengingatkan, anak yang punya riwayat      kejang saat demam, bisa diberi obat antikejang, di samping obat penurun      panas.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;    Bila pertolongan segera diberikan, penderita pun akan dapat bertahan sampai      virus di dalam tubuhnya hilang sendiri. "Yang jelas, segera ke rumah sakit      bila demam sampai 3 hari," tegasnya mengingatkan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(153, 0, 0); text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:Verdana;font-size:78%;"  &gt;http://www.tabloidnova.com/articles.asp?id=3990&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29632186-7252627230213933680?l=ryaniehealth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/feeds/7252627230213933680/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29632186&amp;postID=7252627230213933680' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/7252627230213933680'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/7252627230213933680'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/2007/02/demam-berdarah-kembali-menyerang-tiga.html' title='3 Hari Demam, segera Bawa ke Dokter'/><author><name>ryanie_kusma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18016321117238673890</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3553/2219/1600/images.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_qSR0RI2mOjo/Rd6gEfO6FaI/AAAAAAAAADE/X0bXqWR9sJg/s72-c/demam_berdarah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29632186.post-6190534832163267617</id><published>2007-02-20T09:42:00.000+07:00</published><updated>2007-02-23T15:14:37.103+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DEMAM BERDARAH'/><title type='text'>Kenali Gejala Klinisnya...!</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center; font-family: arial;"&gt;&lt;span style=";font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255); font-weight: bold;"&gt;Panas Tinggi Mendadak, Awas Demam Berdarah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;span style="color: rgb(51, 51, 255); font-family: arial;font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt;            &lt;/span&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 51, 255); text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_qSR0RI2mOjo/Rd6iJfO6FbI/AAAAAAAAADQ/B7EwpLns4aE/s1600-h/Articles_Printing_XVI_834_Pictures_9540_9540-W200.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_qSR0RI2mOjo/Rd6iJfO6FbI/AAAAAAAAADQ/B7EwpLns4aE/s400/Articles_Printing_XVI_834_Pictures_9540_9540-W200.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5034639717333341618" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;BELUM lagi hilang kekhawatiran masyarakat dengan merebaknya penularan virus flu             burung pada manusia, kini demam berdarah mulai merajalela. Penyakit yang sama-sama             ditandai dengan demam tinggi itu, kian meningkat seiring tingginya curah hujan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 51, 255); text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Dema&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;m berdarah dengue (DBD) sudah ada di negeri ini mulai tahun 1968. Sejak saat it&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;u,             jumlah kasus dan daerah terjangkit terus meningkat. DBD telah menjadi "tamu             langganan" dengan ratusan korban jiwa setiap tahunnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="color: rgb(51, 51, 255); font-family: arial;font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt;            &lt;/span&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 51, 255); text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;"Ada tiga faktor dalam rantai penularan demam dengue yaitu manusia, virus dan             nyamuk. Selama interaksi ketiganya masih ada, maka penyakit ini akan sulit untuk             dihilangkan," ujar Prof. Dr. H. Azhali, M.S., Sp. A. (K), dari sub bagian infeksi dan             penyakit tropis Fakultas Kedokteran Unpad/Rumah Sak&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;it Dr. Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="color: rgb(51, 51, 255); font-family: arial;font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt;            &lt;/span&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 51, 255); text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Sangat penting bagi masyarakat untuk mengenali gejala khas demam berdarah. Secara umum,             penyakit ini ditandai dengan gejala awal demam tinggi (39 - 40 derajat celsius) mendadak             2-7 hari.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="color: rgb(51, 51, 255); font-family: arial;font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt;            &lt;/span&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 51, 255); text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Hanya, gejala ini sangat umum sehingga sulit dibedakan dengan indikasi awal penyakit             lainnya seperti thypus dan campak. Demam yang mendadak tersebut, biasanya tidak berkurang,             bahkan sudah diberikan obat penurun panas yang biasa dikonsumsi sekalipun.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="color: rgb(51, 51, 255); font-family: arial;font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt;            &lt;/span&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 51, 255); font-family: arial;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;"Jika ini terjadi, jangan tunggu sampai berlanjut, segera konsultasi dengan             petugas kesehatan," ujar Prof. Azhali.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="color: rgb(51, 51, 255); font-family: arial;font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt;            &lt;/span&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 51, 255); text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Petugas kesehatan inilah yang dapat melakukan tes &lt;i&gt;rumpel leede&lt;/i&gt; (tes bendungan)             dengan mengikat lengan bagian atas selama lima menit. Pada pasien positif terjangkit virus             dengue, akan tampak lebih dari 20 bintik&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt; merah pada diameter 28 cm. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="color: rgb(51, 51, 255); font-family: arial;font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt;            &lt;/span&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 51, 255); text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;"Itu adalah manifestasi perdarahan pada awal penyakit. Selanjutnya bisa timbul             perdarahan hidung, gusi bahkan muntah dan buang air besar darah," tuturnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="color: rgb(51, 51, 255); font-family: arial;font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt;            &lt;/span&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 51, 255); text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Diagnosis demam berdarah dengue kian diperkuat jika terjadi penurunan jumlah trombosit             menjadi kurang dari 100.000/mikroliter dan kadar kekentalan darah meningkat. Pada kondisi             normal, angka trombosit 150.00-450.00. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="color: rgb(51, 51, 255); font-family: arial;font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt;            &lt;/span&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 51, 255); font-family: arial;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;**&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="color: rgb(51, 51, 255); font-family: arial;font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt;            &lt;/span&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 51, 255); text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;GUNA pertolongan pertama di rumah, berikan asupan cairan sebanyak-banyaknya. Hal itu             sangat membantu mengatasi rembesan cairan darah yang menyebabkan kekentalan darah di dalam             pembuluh nadi meningkat. Air minum dapat berupa air bening, teh, susu, atau oralit bahkan             jus buah-buahan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="color: rgb(51, 51, 255); font-family: arial;font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt;            &lt;/span&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 51, 255); text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Juga dapat diberikan penurun panas dari golongan parasetamol. Selain itu, penderita             juga disarankan untuk istirahat cukup demi meningkatkan daya tahan tubuhnya. "Pasien             harus segera datang ke rumah sakit jika terjadi tanda-tanda &lt;i&gt;emergency&lt;/i&gt;, yaitu             gelisah, muntah, kencing mulai berkurang, tangan dan kaki terasa dingin, denyut nadi             melemah dan nyeri ulu hati," ujar Azhali.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_qSR0RI2mOjo/RdplBPO6FTI/AAAAAAAAAB8/cZyviXeNAZo/s1600-h/02-tempat+rawan.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_qSR0RI2mOjo/RdplBPO6FTI/AAAAAAAAAB8/cZyviXeNAZo/s320/02-tempat+rawan.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5033446605483283762" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="color: rgb(51, 51, 255); font-family: arial;font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt;            &lt;/span&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 51, 255); text-align: center; font-family: arial;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;&lt;i&gt;MESKI nampak sangat sepele, hilangnya tutup                 pada jeriken ternyata telah menyebabkan penderitaan bagi warga Kp. Cibiuk Desa Langonsari                 Kec. Pameungpeuk Kab. Bandung. Nyamuk penyebab DBD ternyata telah berkembang biak di dalam                 jeriken yang masih terisi air hingga menyebabkan 47 orang positif terjangkit DBD.*&lt;/i&gt;DENI                 YUDIAWAN/"PR"&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 51, 255); text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Manajemen perawatan pasien DBD rumah sakit pada prinsipnya adalah memberikan cairan ke             dalam pembuluh darah dan mengobati gejala yang timbul. Bila pasien ditangani sebelum jatuh             pada kondisi shock, umumnya perawatan hanya perlu beberapa hari.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="color: rgb(51, 51, 255); font-family: arial;font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt;            &lt;/span&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 51, 255); text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Pada kondisi yang sudah berat, demam berdarah bisa menimbulkan komplikasi pada organ             tubuh yang lain termasuk jantung. Jika komplikasi terjadi dan sudah disembuhkan, menurut             Azhali, pada organ tubuh tersebut tidak akan terjadi penyakit yang berkelanjutan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="color: rgb(51, 51, 255); font-family: arial;font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt;            &lt;/span&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 51, 255); text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Kematian pada DBD umumnya terjadi karena timbulnya shock akibat terlambat dibawa kepada             petugas kesehatan dan terjadinya perdarahan hebat. Shock ditandai dengan sakit perut             hebat, muntah terus menerus, suhu tubuh turun hingga hipotermia dan perubahan tingkat             kesadaran. Shock biasanya terjadi pada hari ketiga sampai keenam setelah timbul gejala             demam.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="color: rgb(51, 51, 255); font-family: arial;font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt;            &lt;/span&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 51, 255); text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;"Dari kondisi umum itu, selalu saja ada temuan penyimpangan gejala. Semua itu             harus diwaspadai," tuturnya. (Wilda Nurlianti/"PR")***&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center; color: rgb(51, 51, 255); font-family: arial;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;http://www.pikiran-rakyat.com/cetak/2007/012007/26/0209.htm&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29632186-6190534832163267617?l=ryaniehealth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/feeds/6190534832163267617/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29632186&amp;postID=6190534832163267617' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/6190534832163267617'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/6190534832163267617'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/2007/02/panas-tinggi-mendadak-awas-demam.html' title='Kenali Gejala Klinisnya...!'/><author><name>ryanie_kusma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18016321117238673890</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3553/2219/1600/images.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_qSR0RI2mOjo/Rd6iJfO6FbI/AAAAAAAAADQ/B7EwpLns4aE/s72-c/Articles_Printing_XVI_834_Pictures_9540_9540-W200.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29632186.post-6979833697965532646</id><published>2007-02-20T09:35:00.000+07:00</published><updated>2007-02-23T15:18:52.172+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DEMAM BERDARAH'/><title type='text'>Demam Berdarah</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a style="color: rgb(204, 51, 204);" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_qSR0RI2mOjo/Rd6jEPO6FcI/AAAAAAAAADc/KSvhmMDoNN8/s1600-h/dengue_nyamuk.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 188px; height: 170px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_qSR0RI2mOjo/Rd6jEPO6FcI/AAAAAAAAADc/KSvhmMDoNN8/s400/dengue_nyamuk.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5034640726650656194" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style="margin-top: -1px; margin-bottom: -1px; color: rgb(204, 51, 204); text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;Demam                       Dengue atau Dengue Fever atau lebih dikenal dikalangan &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;awam s&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;ebagai &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt; Demam                       Berdarah (DB) adalah penyakit yang terutama terdapat pada                       anak,&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;remaja &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;pada orang                       dewasa dengan tanda yang paling sering berupa demam, nyeri                       pada otot,dan nyeri sendi, yang disebabkan oleh virus                       Dengue yang dibawa oleh nyamuk yang namanya nyamuk Aedes                       aegypti.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(204, 51, 204);"&gt;                       &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-top: -1px; margin-bottom: -1px; color: rgb(204, 51, 204); text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(204, 51, 204);"&gt;                       &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-top: -1px; margin-bottom: -1px; color: rgb(204, 51, 204); text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;Gambaran                       penyakit ini sangat bervariasi mulai dari yang paling                       ringan sampai yang paling berat dengan tanda - tanda demam                       tinggi, perdarahan pada kulit mungkin juga pada gusi dan                       cenderung terjadinya syok.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(204, 51, 204);"&gt;                       &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-top: -1px; margin-bottom: -1px; color: rgb(204, 51, 204); text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(204, 51, 204);"&gt;                       &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-top: -1px; margin-bottom: -1px; color: rgb(204, 51, 204); text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;Masa                       inkubasi  dengue antara 5 - 8 hari dapat juga sampai                       15 hari.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(204, 51, 204);"&gt;                       &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-top: -1px; margin-bottom: -1px; color: rgb(204, 51, 204); text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;Perdarahan                       biasanya muncul pada hari ke 3 - 6 sejak panas terjadi                       berupa bercak -bercak pada kulit lengan dan kaki lalu akan                       menjalar keseluruh tubuh.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: -1px; margin-bottom: -1px; color: rgb(204, 51, 204); text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: -1px; margin-bottom: -1px; color: rgb(204, 51, 204); text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;Perdarahan                       tidak saja terjadi pada kulit tapi dapat juga terjadi pada                       organ dalam , misalnya usus sehingga feces atau kotoran                       dapat berwarna hitam karena perdarahan dalam.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(204, 51, 204);"&gt;                       &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-top: -1px; margin-bottom: -1px; color: rgb(204, 51, 204); text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;Hati                       atau lever umumnya akan sedikit membengkak, sehingga pada                       penderita akan terasa tidak enak atau nyeri pada perut                       kanan atas.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(204, 51, 204);"&gt;                       &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-top: -1px; margin-bottom: -1px; color: rgb(204, 51, 204); text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;Bila                       keadaan tidak membaik penyakit dapat menjadi lebih buruk                       dengan adanya syok &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;yang                       ditandai dengan keringat dingin, biru pada ujung jari                       tangan dan kaki dan kesadaran biasanya akan menurun.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(204, 51, 204);"&gt;                       &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-top: -1px; margin-bottom: -1px; color: rgb(204, 51, 204); text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;Syok                       biasanya terjadi pada saat demam tinggi atau pada saat                       turun panas pada hari ke &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;3                       dan hari ke 7 penyakit. &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;Infeksi                       dengan virus Dengue untuk yang pertama kali biasanya hanya                       akan menyebabkan demam saja tanpa terjadinya syok.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(204, 51, 204);"&gt;                       &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-top: -1px; margin-bottom: -1px; color: rgb(204, 51, 204); text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;Bila                       pada suatu saat orang yang pernah terkena infeksi virus                       dengue terinfeksi kembali dengan virus dengue dari jenis                       yang lain maka dapat terjadi reaksi antibody yang dibuat                       oleh tubuh untuk melawan infeksi virus dengue tsb.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(204, 51, 204);"&gt;                       &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-top: -1px; margin-bottom: -1px; color: rgb(204, 51, 204); text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;Reaksi                       anti body ini akan menyebabkan perubahan pada pembuluh                       darah sehingga darah dapat keluar dari pembuluh darah                       sehingga terjadi perdarahan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(204, 51, 204);"&gt;                       &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-top: -1px; margin-bottom: -1px; color: rgb(204, 51, 204); text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;Dengan                       terjadinya perdarahan ini maka tubuh akan bereaksi dengan                       mengaktifkan proses pembekuan darah sehingga akan terjadi                       pembekuandarah dalam pembuluh darah secara meluas.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: -1px; margin-bottom: -1px; color: rgb(204, 51, 204); text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: -1px; margin-bottom: -1px; color: rgb(204, 51, 204); text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;b&gt;Demam Dengue&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;                               &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: -1px; margin-bottom: -1px; color: rgb(204, 51, 204); text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(204, 51, 204);"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-top: -1px; margin-bottom: -1px; color: rgb(204, 51, 204); text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;                                   Penyebab    :  Virus Dengue&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(204, 51, 204);"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-top: -1px; margin-bottom: -1px; color: rgb(204, 51, 204); text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;                                   Pembawa    :  Nyamuk Aedes                               Aegypti&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(204, 51, 204);"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-top: -1px; margin-bottom: -1px; color: rgb(204, 51, 204); text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;                                   Inkubasi      :  3 -                               8 hari dapat sampai 15 hari&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(204, 51, 204);"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-top: -1px; margin-bottom: -1px; color: rgb(204, 51, 204); text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;                                   Gejala                                       :  Demam tinggi, terjadi perdarahan pada                               kulit&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(204, 51, 204);"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-top: -1px; margin-bottom: -1px; color: rgb(204, 51, 204); text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;                                                        lengan dan kaki menyebar ke seluruh tubuh&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(204, 51, 204);"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-top: -1px; margin-bottom: -1px; color: rgb(204, 51, 204); text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;                                                        Syok dapat terjadi pada hari ke 3 sapai hari&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(204, 51, 204);"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-top: -1px; margin-bottom: -1px; color: rgb(204, 51, 204); text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;                                                        ke 7 penyakit. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: -1px; margin-bottom: -1px; color: rgb(204, 51, 204); text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: -1px; margin-bottom: -1px; color: rgb(204, 51, 204); text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;b&gt; Diagnosa.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;                       &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: -1px; margin-bottom: -1px; color: rgb(204, 51, 204); text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;b&gt;                              Kriteria Klinis Demam Berdarah Dengue :&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(204, 51, 204);"&gt;                       &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-top: -1px; margin-bottom: -1px; color: rgb(204, 51, 204); text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;           &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(204, 51, 204);"&gt;                       &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-top: -1px; margin-bottom: -1px; color: rgb(204, 51, 204); text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;                                  1.  Demam nyata, yang tetap tinggi selama 2 - 7 hari,                       kemudian turun secara cepat,&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(204, 51, 204);"&gt;                       &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-top: -1px; margin-bottom: -1px; color: rgb(204, 51, 204); text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;                                       Demam disertai tidak nafsu makan,  perasaan                        malas tidakberdaya, nyeri pada&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(204, 51, 204);"&gt;                       &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-top: -1px; margin-bottom: -1px; color: rgb(204, 51, 204); text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;                                       tulang persendian dan kepala.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(204, 51, 204);"&gt;                       &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-top: -1px; margin-bottom: -1px; color: rgb(204, 51, 204); text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;                                 2.  Perdarahan dibuktikan dengan test bebat pada                       lengan ( test turniket ) yang (+)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(204, 51, 204);"&gt;                       &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-top: -1px; margin-bottom: -1px; color: rgb(204, 51, 204); text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;                                       positif, perdarahan dapat terjadi pada kulit , gusi,                       hidung, usus dalam.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(204, 51, 204);"&gt;                       &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-top: -1px; margin-bottom: -1px; color: rgb(204, 51, 204); text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;                                3.   Pembesaran Lever / hati dan terasa nyeri pada                       penekanan, tanpa ada gejala -&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(204, 51, 204);"&gt;                       &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-top: -1px; margin-bottom: -1px; color: rgb(204, 51, 204); text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;                                       gejala kuning.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(204, 51, 204);"&gt;                       &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-top: -1px; margin-bottom: -1px; color: rgb(204, 51, 204); text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;                                4.  Dapat terjadi syok pada hari ke 3 sampa ke 7                       penyakit.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(204, 51, 204);"&gt;                       &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-top: -1px; margin-bottom: -1px; color: rgb(204, 51, 204); text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;                                      yok yang terjadi pada saat demam pertanda penyakit yang                       memburuk.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(204, 51, 204);"&gt;                       &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-top: -1px; margin-bottom: -1px; color: rgb(204, 51, 204); text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;                                5.  Kenaikan nilai hemokonsentrasi   Ht                       sedikitnya lebih dari  20 %.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: -1px; margin-bottom: -1px; color: rgb(204, 51, 204); text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(204, 51, 204);"&gt;                       &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-top: -1px; margin-bottom: -1px; color: rgb(204, 51, 204); text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(204, 51, 204);"&gt;                       &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-top: -1px; margin-bottom: -1px; color: rgb(204, 51, 204); text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(204, 51, 204);"&gt;                       &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-top: -1px; margin-bottom: -1px; color: rgb(204, 51, 204); text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;                                   &lt;b&gt;Pengobatan :&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(204, 51, 204);"&gt;                       &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-top: -1px; margin-bottom: -1px; color: rgb(204, 51, 204); text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;             &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(204, 51, 204);"&gt;                       &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-top: -1px; margin-bottom: -1px; color: rgb(204, 51, 204); text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;                                   1. Penderita sebaiknya dirawat di rumah sakit&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(204, 51, 204);"&gt;                       &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-top: -1px; margin-bottom: -1px; color: rgb(204, 51, 204); text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;                                       Diperlukan untuk mencegah terjadi syok yang dapat terjadi                       secara cepat&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(204, 51, 204);"&gt;                       &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-top: -1px; margin-bottom: -1px; color: rgb(204, 51, 204); text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;                                       dan dapat berakibat fatal terutama pada anak.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(204, 51, 204);"&gt;                       &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-top: -1px; margin-bottom: -1px; color: rgb(204, 51, 204); text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;                                  2. Pemasangan infus NaCl atau Ringer melihat keperluannya                       dapat ditembahkan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(204, 51, 204);"&gt;                       &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-top: -1px; margin-bottom: -1px; color: rgb(204, 51, 204); text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;                                       Plasma atau Plasma expander atau preparat hemasel.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(204, 51, 204);"&gt;                       &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-top: -1px; margin-bottom: -1px; color: rgb(204, 51, 204); text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;                                  3. Antibiotik diberikan bila ada dugaan infeksi sekunder.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: -1px; margin-bottom: -1px; color: rgb(204, 51, 204); text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: -1px; margin-bottom: -1px; color: rgb(204, 51, 204); text-align: center;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      Lebih baik mencegah                               dari pada mengobati.&lt;/span&gt;                               &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: -1px; margin-bottom: -1px; color: rgb(204, 51, 204); text-align: center;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;                                    basmilah sarang dan tempat nyamuk bertelur&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-top: -1px; margin-bottom: -1px; color: rgb(204, 51, 204); text-align: center;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;                                    Aedes Aegypti seperti tempat - tempat yang dapat&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(204, 51, 204);"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-top: -1px; margin-bottom: -1px; color: rgb(204, 51, 204); text-align: center;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;                                    membuat genangan air.....!!!&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: -1px; margin-bottom: -1px; color: rgb(204, 51, 204);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: -1px; margin-bottom: -1px; text-align: center; color: rgb(204, 51, 204);"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;http://nusaindah.tripod.com/demamberdarah.htm&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29632186-6979833697965532646?l=ryaniehealth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/feeds/6979833697965532646/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29632186&amp;postID=6979833697965532646' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/6979833697965532646'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/6979833697965532646'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/2007/02/demam-berdarah-demam-dengue-atau-dengue.html' title='Demam Berdarah'/><author><name>ryanie_kusma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18016321117238673890</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3553/2219/1600/images.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_qSR0RI2mOjo/Rd6jEPO6FcI/AAAAAAAAADc/KSvhmMDoNN8/s72-c/dengue_nyamuk.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29632186.post-7727183319277479443</id><published>2007-02-20T09:20:00.000+07:00</published><updated>2007-02-23T15:23:26.664+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DEMAM BERDARAH'/><title type='text'>Demam Berdarah Dengue</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;Penanggung Jawab:  Titte K. Adimidjaja&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(255, 102, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;          Editor:  Tri Djoko Wahono&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;          Tim Penulis:  Kristina, Isminah, Leny Wulandari&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-size:100%;" &gt;                                   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0); font-weight: bold;font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;I. PENDAHULUAN&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;     &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      Pada awal tahun 2004 kita dikejutkan kembali dengan merebaknya penyakit        Demam Berdarah Dengue (DBD), dengan jumlah kasus yang cukup banyak. Hal        ini mengakibatkan sejumlah rumah sakit menjadi kewalahan dalam menerima        pasien DBD. Untuk mengatasinya pihak rumah sakit menambah tempat tidur di        lorong-lorong rumah sakit serta merekrut tenaga medis dan paramedis.        Merebaknya kembali kasus DBD ini menimbulkan reaksi dari berbagai        kalangan. Sebagian menganggap hal ini terjadi karena kurangnya kesadaran        masyarakat akan kebersihan lingkungan dan sebagian lagi menganggap karena        pemerintah lambat dalam mengantisipasi dan merespon kasus ini.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;     &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      Sejak Januari sampai dengan 5 Maret tahun 2004 total kasus DBD di seluruh        propinsi di Indonesia sudah mencapai 26.015, dengan jumlah kematian        sebanyak 389 orang (CFR=1,53% ). Kasus tertinggi terdapat di Propinsi DKI        Jakarta (11.534 orang) sedangkan CFR tertinggi terdapat di Propinsi NTT        (3,96%)&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      .&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      Penyakit Demam Berdarah atau Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) ialah penyakit        yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk       &lt;i&gt;Aedes aegypti&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;Aedes albopictus&lt;/i&gt;. Kedua jenis nyamuk ini        terdapat hampir di seluruh pelosok Indonesia, kecuali di tempat-tempat        ketinggian lebih dari 1000 meter di atas permukaan air laut.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;     &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      Penyakit DBD sering salah didiagnosis dengan penyakit lain seperti flu        atau tipus. Hal ini disebabkan karena infeksi virus dengue yang        menyebabkan DBD bisa bersifat asimtomatik atau tidak jelas gejalanya. Data        di bagian anak RSCM menunjukkan pasien DBD sering menunjukkan gejala        batuk, pilek, muntah, mual, maupun diare. Masalah bisa bertambah karena        virus tersebut dapat masuk bersamaan dengan infeksi penyakit lain seperti        flu atau tipus. Oleh karena itu diperlukan kejelian pemahaman tentang        perjalanan penyakit infeksi virus dengue, patofisiologi, dan ketajaman        pengamatan klinis. Dengan pemeriksaan klinis yang baik dan lengkap,        diagnosis DBD serta pemeriksaan penunjang (laboratorium) dapat membantu        terutama bila gejala klinis kurang memadai.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;     &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      Penyakit DBD pertama kali di Indonesia ditemukan di Surabaya pada tahun        1968, akan tetapi konfirmasi virologis baru didapat pada tahun 1972. Sejak        itu penyakit tersebut menyebar ke berbagai daerah, sehingga sampai tahun        1980 seluruh propinsi di Indonesia kecuali Timor-Timur telah terjangkit        penyakit. Sejak pertama kali ditemukan, jumlah kasus menunjukkan        kecenderungan meningkat baik dalam jumlah maupun luas wilayah yang        terjangkit dan secara sporadis selalu terjadi KLB setiap tahun.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      KLB DBD terbesar terjadi pada tahun 1998, dengan Incidence Rate (IR) =        35,19 per 100.000 penduduk dan CFR = 2%. Pada tahun 1999 IR menurun tajam        sebesar 10,17%, namun tahun-tahun berikutnya IR cenderung meningkat yaitu        15,99 (tahun 2000); 21,66 (tahun 2001); 19,24 (tahun 2002); dan 23,87        (tahun 2003).&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;     &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      Meningkatnya jumlah kasus serta bertambahnya wilayah yang terjangkit,        disebabkan karena semakin baiknya sarana transportasi penduduk, adanya        pemukiman baru, kurangnya perilaku masyarakat terhadap pembersihan sarang        nyamuk, terdapatnya vektor nyamuk hampir di seluruh pelosok tanah air        serta adanya empat sel tipe virus yang bersirkulasi sepanjang tahun.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;     &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      Departemen kesehatan telah mengupayakan berbagai strategi dalam mengatasi        kasus ini. Pada awalnya strategi yang digunakan adalah memberantas nyamuk        dewasa melalui pengasapan, kemudian strategi diperluas dengan menggunakan        larvasida yang ditaburkan ke tempat penampungan air yang sulit        dibersihkan. Akan tetapi kedua metode tersebut sampai sekarang belum        memperlihatkan hasil yang memuaskan.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;     &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0); font-weight: bold;font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      II. EPIDEMIOLOGI&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;     &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0); font-weight: bold;font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      1. Penyebab&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      Penyakit DBD disebabkan oleh Virus Dengue dengan tipe DEN 1, DEN 2, DEN 3        dan DEN 4. Virus tersebut termasuk dalam group B Arthropod borne viruses        (arboviruses). Keempat type virus tersebut telah ditemukan di berbagai        daerah di Indonesia antara lain Jakarta dan Yogyakarta. Virus yang banyak        berkembang di masyarakat adalah virus dengue dengan tipe satu dan tiga. 3&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;     &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0); font-weight: bold;font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      2. Gejala&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      Gejala pada penyakit demam berdarah diawali dengan :&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      a. Demam tinggi yang mendadak 2-7 hari (38 &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-size:100%;" &gt;°&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;C-        40 &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-size:100%;" &gt;°&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;C)&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      b. Manifestasi pendarahan, dengan bentuk : uji tourniquet positif puspura        pendarahan, konjungtiva, epitaksis, melena, dsb.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      c. Hepatomegali (pembesaran hati).&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      d. Syok, tekanan nadi menurun menjadi 20 mmHg atau kurang, tekanan        sistolik sampai 80 mmHg atau lebih rendah.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      e. Trombositopeni, pada hari ke 3 - 7 ditemukan penurunan trombosit sampai        100.000 /mm³.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      f. Hemokonsentrasi, meningkatnya nilai Hematokrit.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      g. Gejala-gejala klinik lainnya yang dapat menyertai: anoreksia, lemah,        mual, muntah, sakit perut, diare kejang dan sakit kepala.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      h. Pendarahan pada hidung dan gusi.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      i. Rasa sakit pada otot dan persendian, timbul bintik-bintik merah pada        kulit akibat pecahnya pembuluh darah.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;     &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0); font-weight: bold;font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      3. Masa Inkubasi&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      Masa inkubasi terjadi selama 4-6 hari.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;     &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0); font-weight: bold;font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      4. Penularan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      Penularan DBD terjadi melalui gigitan nyamuk &lt;i&gt;Aedes aegypti&lt;/i&gt; / &lt;i&gt;       Aedes albopictus&lt;/i&gt; betina yang sebelumnya telah membawa virus dalam        tubuhnya dari penderita demam berdarah lain. Nyamuk &lt;i&gt;Aedes aegypti&lt;/i&gt;        berasal dari Brazil dan Ethiopia dan sering menggigit manusia pada waktu        pagi dan siang.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      Orang yang beresiko terkena demam berdarah adalah anak-anak yang berusia        di bawah 15 tahun, dan sebagian besar tinggal di lingkungan lembab, serta        daerah pinggiran kumuh. Penyakit DBD sering terjadi di daerah tropis, dan        muncul pada musim penghujan. Virus ini kemungkinan muncul akibat pengaruh        musim/alam serta perilaku manusia.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;     &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0); font-weight: bold;font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      5. Penyebaran&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      Kasus penyakit ini pertama kali ditemukan di Manila, Filipina pada tahun        1953. Kasus di Indonesia pertama kali dilaporkan terjadi di Surabaya dan        Jakarta dengan jumlah kematian sebanyak 24 orang. Beberapa tahun kemudian        penyakit ini menyebar ke beberapa propinsi di Indonesia, dengan jumlah        kasus sebagai berikut :&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      - Tahun 1996 : jumlah kasus 45.548 orang, dengan jumlah kematian&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      sebanyak 1.234 orang.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      - Tahun 1998 : jumlah kasus 72.133 orang, dengan jumlah kematian&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      sebanyak 1.414 orang (terjadi ledakan)&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      - Tahun 1999 : jumlah kasus 21.134 orang.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      - Tahun 2000 : jumlah kasus 33.443 orang.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      - Tahun 2001 : jumlah kasus 45.904 orang&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      - Tahun 2002 : jumlah kasus 40.377 orang.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      - Tahun 2003 : jumlah kasus 50.131 orang.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      - Tahun 2004 : sampai tanggal 5 Maret 2004 jumlah kasus sudah&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      mencapai 26.015 orang, dengan jumlah kematian&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      sebanyak 389 orang.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;     &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0); font-weight: bold;font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      III. PENCEGAHAN&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;     &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      Pencegahan penyakit DBD sangat tergantung pada pengendalian vektornya,        yaitu nyamuk &lt;i&gt;Aedes aegypti&lt;/i&gt;. Pengendalian nyamuk tersebut dapat        dilakukan dengan menggunakan beberapa metode yang tepat, yaitu :&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      1. Lingkungan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      Metode lingkungan untuk mengendalikan nyamuk tersebut antara lain dengan        Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), pengelolaan sampah padat, modifikasi        tempat perkembangbiakan nyamuk hasil samping kegiatan manusia, dan        perbaikan desain rumah. Sebagai contoh:&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;       Menguras bak mandi/penampungan air sekurang-kurangnya sekali seminggu.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;       Mengganti/menguras vas bunga dan tempat minum burung seminggu sekali.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;       Menutup dengan rapat tempat penampungan air.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;       Mengubur kaleng-kaleng bekas, aki bekas dan ban bekas di sekitar rumah        dan lain sebagainya.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      2. Biologis&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      Pengendalian biologis antara lain dengan menggunakan ikan pemakan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      jentik (ikan adu/ikan cupang), dan bakteri (Bt.H-14).&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      3. Kimiawi&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      Cara pengendalian ini antara lain dengan:&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;       Pengasapan/fogging (dengan menggunakan malathion dan fenthion), berguna        untuk mengurangi kemungkinan penularan sampai batas waktu tertentu.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;       Memberikan bubuk abate (temephos) pada tempat-tempat penampungan air        seperti, gentong air, vas bunga, kolam, dan lain-lain.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;     &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      Cara yang paling efektif dalam mencegah penyakit DBD adalah dengan        mengkombinasikan cara-cara di atas, yang disebut dengan “3M Plus”, yaitu        menutup, menguras, menimbun. Selain itu juga melakukan beberapa plus        seperti memelihara ikan pemakan jentik, menabur larvasida, menggunakan        kelambu pada waktu tidur, memasang kasa, menyemprot dengan insektisida,        menggunakan repellent, memasang obat nyamuk, memeriksa jentik berkala, dll        sesuai dengan kondisi setempat.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;     &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0); font-weight: bold;font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      IV. PENGOBATAN&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;     &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      Pengobatan penderita Demam Berdarah adalah dengan cara:&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      • Penggantian cairan tubuh.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      • Penderita diberi minum sebanyak 1,5 liter –2 liter dalam 24 jam (air teh        dan gula sirup atau susu).&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      • Gastroenteritis oral solution/kristal diare yaitu garam elektrolit        (oralit), kalau perlu 1 sendok makan setiap 3-5 menit.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;     &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0); font-weight: bold;font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      V. KEBIJAKAN PEMERINTAH&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;     &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      Dalam rangka mengatasi dampak yang ditimbulkan oleh penyakit demam        berdarah, pemerintah Indonesia telah mengambil beberapa kebijakan, di        antaranya adalah:&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      a. Memerintahkan semua rumah sakit baik swasta maupun negeri untuk tidak        menolak pasien yang menderita DBD.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      b. Meminta direktur/direktur utama rumah sakit untuk memberikan        pertolongan secepatnya kepada penderita DBD sesuai dengan prosedur tetap        yang berlaku serta membebaskan seluruh biaya pengobatan dan perawatan        penderita yang tidak mampu sesuai program PKPS-BBM/ program kartu sehat .        (SK Menkes No. 143/Menkes/II/2004 tanggal 20 Februari 2004).&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      c. Melakukan fogging secara massal di daerah yang banyak terkena DBD.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      d. Membagikan bubuk Abate secara gratis pada daerah-daerah yang banyak        terkena DBD. Melakukan penggerakan masyarakat untuk melaksanakan        pemberantasan sarang nyamuk melalui 3M dan merekrut juru pemantau jentik        (jumantik).&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      e. Penyebaran pamflet lewat udara tentang pentingnya melakukan gerakan 3 M        (Menguras, Menutup, Mengubur).&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      f. Menurunkan tim bantuan teknis untuk membantu RS di daerah , yang        terdiri dari unsur-unsur :&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;       Ikatan Dokter Anak Indonesia&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;       Persatuan Dokter Ahli Penyakit Dalam Indonesia&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;       Asosiasi Rumah Sakit Daerah&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      g. Membantu propinsi yang mengalami KLB dengan dana masing-masing Rp. 500        juta, di luar bantuan gratis ke rumah sakit.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      h. Mengundang konsultan WHO untuk memberikan pandangan, saran dan bantuan        teknis.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      i. Menyediakan “call center”.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;       DKI Jakarta, Pusadaldukes (021) 34835188 (24 jam)&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;       DEPKES, Sub Direktorat Surveilans (021) 4265974, (021) 42802669&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;       DEPKES, Pusat Penanggulangan Masalah Kesehatan (PPMK) (021) 5265043&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      j. Melakukan Kajian Sero-Epidemiologis untuk mengetahui penyebaran virus        dengue.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;     &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0); font-weight: bold;font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      VI. TINDAKAN BADAN LITBANG KESEHATAN&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;     &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      Dalam rangka membantu mengatasi penyakit Demam Berdarah, Badan Litbang        Kesehatan telah melakukan beberapa penelitian, di antaranya :&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      1. Penelitian Seroepidemiologi Infeksi Virus Dengue pada Anak-anak dan        Remaja di Mataram, Tahun1998.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      2. Penelitian Evaluasi dan Pembinaan Pokja DBD Khususnya Ibu Dasa Wisma        dalam Pelaksanaan Penanggulangan Penularan Penyakit DBD, Tahun 1999.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      3. Penelitian        &lt;a target="_blank" href="http://digilib.litbang.depkes.go.id/go.php?id=jkpkbppk-gdl-res-2001-paiman-204-dengue"&gt;Peningkatan Penanggulangan Demam Berdarah Dengue (DBD)        Berbasis Masyarakat dengan Pendekatan Pendidikan Kesehatan Masyarakat&lt;/a&gt;,        Tahun 2000.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      4. Penelitian        &lt;a target="_blank" href="http://digilib.litbang.depkes.go.id/go.php?id=jkpkbppk-gdl-res-2001-hadi-1072-demam"&gt;Pengembangan Metode Pemberantasan Demam Berdarah Dengue di        Daerah Endemis Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah&lt;/a&gt;, Tahun 2001.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      5. Penelitian Kejadian Luar Biasa Demam Berdarah Dengue di DKI Jakarta        2003.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      6. Penelitian Wabah Demam Berdarah Dengue pada Sepuluh Rumah Sakit di DKI        Jakarta Tahun 2004. (Penelitian ini sedang berlangsung).&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;     &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      Badan Litbangkes berkerja sama dengan Namru 2 telah mengembangkan suatu        sistem surveilen dengan menggunakan teknologi informasi (Computerize) yang        disebut dengan Early Warning Outbreak Recognition System ( EWORS ).&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      EWORS adalah suatu sistem jaringan informasi yang menggunakan internet        yang bertujuan untuk menyampaikan berita adanya kejadian luar biasa pada        suatu daerah di seluruh Indonesia ke pusat EWORS (Badan Litbangkes. Depkes        RI.) secara cepat.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      Melalui sistem ini peningkatan dan penyebaran kasus dapat diketahui dengan        cepat, sehingga tindakan penanggulangan penyakit dapat dilakukan sedini        mungkin. Dalam masalah DBD kali ini EWORS telah berperan dalam hal        menginformasikan data kasus DBD dari segi jumlah, gejala/karakteristik        penyakit, tempat/lokasi, dan waktu kejadian dari seluruh rumah sakit DATI        II di Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;     &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0); font-weight: bold;font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      VII. KESIMPULAN&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;     &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      1. Penyebab penyakit DBD di Indonesia adalah Virus Dengue tipe DEN 1, DEN        2, DEN 3, dan DEN 4.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      2. Sejak Bulan Januari sampai dengan 5 Maret 2004 total kasus DBD di        seluruh propinsi di Indonesia sudah mencapai 26.015, dengan jumlah        kematian sebanyak 389 orang (CFR=1,53% )10. Kasus DHF tertinggi terdapat        di Propinsi DKI Jakarta (11.534 orang) dan CFR tertinggi terdapat di        Propinsi NTT (3,96%)&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      3. Perlu kewaspadaan yang tinggi terhadap penyakit DHF terutama pada musim        penghujan.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      4. Cara yang paling efektif untuk mencegah penyakit DBD adalah        Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan “3M Plus” yang melibatkan seluruh        masyarakat serta disesuaikan dengan kondisi setempat.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;     &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;     &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0); font-weight: bold;font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      VIII. SARAN&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;     &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      1. Perlunya digalakkan “Gerakan 3 M plus” tidak hanya bila terjadi wabah        tetapi harus dijadikan gerakan nasional melalui pendekatan masyarakat.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;      2. Early Warning Outbreak Recognition System (EWORS) perlu dilakukan        secara berdaya guna dan berhasil guna.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(255, 102, 0); text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:Arial;font-size:78%;"  &gt;http://www.litbang.depkes.go.id/maskes/052004/demamberdarah1.htm&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29632186-7727183319277479443?l=ryaniehealth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/feeds/7727183319277479443/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29632186&amp;postID=7727183319277479443' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/7727183319277479443'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/7727183319277479443'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/2007/02/demam-berdarah-dengue-penanggung-jawab.html' title='Demam Berdarah Dengue'/><author><name>ryanie_kusma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18016321117238673890</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3553/2219/1600/images.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29632186.post-8512478626219508928</id><published>2007-02-20T09:14:00.000+07:00</published><updated>2007-02-23T15:28:02.475+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DEMAM BERDARAH'/><title type='text'>Demam Berdarah Dengue (DBD)</title><content type='html'>&lt;div style="color: rgb(51, 51, 255); text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;h5 style="color: rgb(51, 51, 255); text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Dr.H.Sudradjat SB.&lt;/span&gt;&lt;/h5&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;a name="PENYEBAB"&gt;Penyebab dan perantara penularan.&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_qSR0RI2mOjo/Rd6lYvO6FdI/AAAAAAAAADo/GA4yt39lUQ4/s1600-h/dengue_nyamuk1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 130px; height: 107px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_qSR0RI2mOjo/Rd6lYvO6FdI/AAAAAAAAADo/GA4yt39lUQ4/s400/dengue_nyamuk1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5034643277861230034" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a name="PENYEBAB"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;a name="PENYEBAB"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 51, 255); text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 51, 255); text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Penyakit ini disebabkan oleh suatu &lt;a href="http://www.geocities.com/mitra_sejati_2000/ens.html#VIRUS"&gt;virus&lt;/a&gt; yang menyebabkan gangguan pada pem&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;buluh darah kapiler dan pada sistem pembekuan darah, sehingga mengakibatkan perdarahan-perdarahan.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.geocities.com/mitra_sejati_2000/ens.html#VEKTOR"&gt;Vektor&lt;/a&gt; yang berperan dalam &lt;a href="http://www.geocities.com/mitra_sejati_2000/ens.html#PENPENY"&gt;penularan penyakit&lt;/a&gt; ini adalah nyamuk &lt;a href="http://www.geocities.com/mitra_sejati_2000/ens.html#AEDES"&gt;Aedes aegypti&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 255);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 51, 255); text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;a name="BENTUK"&gt;Manifestasi penyakit&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 255);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 51, 255); text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sesudah &lt;a href="http://www.geocities.com/mitra_sejati_2000/ens.html#INKUBASI"&gt;masa tunas / inkubasi&lt;/a&gt; selama 3 - 15 hari orang yang tertular dapat mengalami / menderita penyakit ini dalam salah satu dari 4 bentuk berikut ini, yaitu :&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;ul style="color: rgb(51, 51, 255); text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Bentuk abortif&lt;/b&gt;,     penderita tidak merasakan suatu gejala apapun.&lt;br /&gt;  &lt;/span&gt;   &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Dengue klasik&lt;/b&gt;,     penderita mengalami &lt;a href="http://www.geocities.com/mitra_sejati_2000/ens.html#DEMAM"&gt;demam&lt;/a&gt; tinggi selama 4 - 7     hari, nyeri-nyeri pada tulang, diikuti dengan munculnya bintik-bintik atau     bercak-bercak perdarahan di bawah kulit.&lt;br /&gt;  &lt;/span&gt;   &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Dengue Haemorrhagic Fever (Demam     berdarah dengue/DBD)&lt;/b&gt; &lt;a href="http://www.geocities.com/mitra_sejati_2000/ens.html#SIMTOM"&gt;gejala&lt;/a&gt;nya     sama dengan dengue klasik ditambah dengan perdarahan dari hidung, mulut,     dubur dsb.&lt;br /&gt;  &lt;/span&gt;   &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Dengue Syok Sindrom&lt;/b&gt;,     gejalanya sama dengan &lt;b&gt;DBD&lt;/b&gt; ditambah dengan &lt;a href="http://www.geocities.com/mitra_sejati_2000/ens.html#SYOK"&gt;syok     / presyok&lt;/a&gt; pada bentuk ini sering terjadi kematian.&lt;br /&gt;  &lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 255);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 51, 255); text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Karena seringnya terjadi perdarahan dan syok maka pada penyakit ini angka kematiannya cukup tinggi, oleh karena itu setiap &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Penderita yang diduga menderita Penyakit Demam Berdarah dalam tingkat yang manapun harus segera dibawa ke dokter atau Rumah Sakit,&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; mengingat sewaktu-waktu dapat mengalami syok / kematian.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 255);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 51, 255); text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;a name="PENGOBAT"&gt;Pengobatan.&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 255);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 51, 255); text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Pengobatan terhadap penyakit ini terutama ditujukan untuk mengatasi perdarahan, mencegah/mengatasi keadaan syok / presyok, yaitu dengan mengusahakan agar penderita banyak minum, bila perlu dilakukan pemberian cairan melalui &lt;a href="http://www.geocities.com/mitra_sejati_2000/ens.html#INFUS"&gt;infus&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;Demam diusahakan diturunkan dengan &lt;a href="http://www.geocities.com/mitra_sejati_2000/ens.html#KOMPRES"&gt;kompres &lt;/a&gt;dingin, atau pemberian &lt;a href="http://www.geocities.com/mitra_sejati_2000/ens.html#APIRET"&gt;antipiretika&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 255);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 51, 255); text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;a name="PENCEGAH"&gt;Pencegahan.&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 255);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 51, 255); text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Pencegahan dilakukan dengan MENGHINDARI GIGITAN NYAMUK di sepanjang siang hari (pagi sampai sore) karena nyamuk aedes aktif di siang hari (bukan malam hari). Hal tersebut dapat dilaksanakan dengan menghindari berada di lokasi-lokasi yang banyak nyamuknya di siang hari, terutama di daerah yang ada penderita DBD nya. Bila memang sangat perlu untuk berada di tempat tersebut KENAKAN PAKAIAN YANG LEBIH TERTUTUP, celana panjang dan kemeja lengan panjang misalnya. GUNAKAN CAIRAN/KRIM ANTI NYAMUK (MOSQUITO REPELLANT) yang banyak dijual di toko-toko,  pada bagian badan yang tidak tertutup pakaian.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 255);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 51, 255); text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Awasi lingkungan di dalam rumah dan di halaman rumah. Buang atau timbun benda-benda tak berguna yang menampung air, atau simpan sedemikian rupa sehingga tidak menampung air. Taburkan serbuk abate (yang dapat dibeli di apotik) pada bak mandi dan tempat penampung air lainnya, juga pada parit / selokan di dalam dan di sekitar rumah, terutama bila selokan itu airnya tidak / kurang mengalir. Kolam / akuarium jangan dibiarkan kosong tanpa ikan, isilah dengan ikan pemakan jentik nyamuk. Semprotlah bagian-bagian rumah dan halaman yang merupakan tempat berkeliarannya nyamuk, dengan obat semprot nyamuk (yang banyak dijual di toko-toko) BILA TAMPAK NYAMUK BERKELIARAN DI PAGI / SIANG / SORE  HARI. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 255);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 51, 255); text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Bila ada salah seorang penghuni yang positif atau diduga menderita DBD, segera semprotlah seluruh bagian rumah dan halaman dengan obat semprot nyamuk di pagi, siang dan sore hari, sekalipun penderita tersebut sudah dirawat di rumah sakit. Hubungi PUSKESMAS setempat untuk meminta &lt;a href="http://www.geocities.com/mitra_sejati_2000/ens.html#FOG"&gt;fogging&lt;/a&gt; di rumah-rumah di lingkungan setempat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 255);"&gt; &lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);font-size:100%;" &gt;Pencegahan secara massal di lingkungan setempat dengan bekerja sama dengan RT/RW/Kelurahan dengan PUSKESMAS setempat dilakukan dengan Pembersihan Sarang Nyamuk (PSN), &lt;a href="http://www.geocities.com/mitra_sejati_2000/ens.html#FOG"&gt;Fogging&lt;/a&gt;, atau memutuskan mata rantai pembiakan Aedes aegypti dengan &lt;a href="http://www.geocities.com/mitra_sejati_2000/ens.html#ABATIS"&gt;Abatisasi&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255); font-weight: bold;font-family:arial;font-size:85%;"  &gt;http://www.geocities.com/mitra_sejati_2000/dbd.html&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29632186-8512478626219508928?l=ryaniehealth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/feeds/8512478626219508928/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29632186&amp;postID=8512478626219508928' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/8512478626219508928'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/8512478626219508928'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/2007/02/demam-berdarah-dengue-dbd-dr.html' title='Demam Berdarah Dengue (DBD)'/><author><name>ryanie_kusma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18016321117238673890</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3553/2219/1600/images.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_qSR0RI2mOjo/Rd6lYvO6FdI/AAAAAAAAADo/GA4yt39lUQ4/s72-c/dengue_nyamuk1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29632186.post-115812697830666472</id><published>2006-09-13T12:52:00.000+07:00</published><updated>2006-09-13T12:56:18.370+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Puasa dan Kesehatan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Zainal Muttaqin&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;KITA semua sudah tahu, puasa diperintahkan Allah kepada umat Islam dan umat-umat lain sebelumnya agar kita menjadi takwa (la'allakum tattaquun, Al Baqarah 183), bukan supaya kita sehat. Tak ada satu pun keterangan lain yang secara eksplisit menyebutkan kaitan antara puasa dan sehat, selain hadis Nabi yang artinya kira-kira, "Berpuasalah kamu, maka kamu akan sehat." Lalu kira-kira di manakah letak keterkaitan antara puasa Ramadan yang kita jalani setiap tahun ini dan kesehatan? &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Puasa yang diperintahkan oleh syariat Islam, apabila dilakukan menurut aturan- aturan yang diajarkan Nabi saw dengan mengawalkan berbuka, mengakhirkan sahur, berbuka dengan makanan yang manis-manis, tidak akan mengganggu kesehatan kita. Atau dengan kata lain, masih dalam batas-batas toleransi kerja tubuh manusia yang sehat. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Bagaimana dengan tubuh yang sedang sakit? Di dalam Alquran jelas disebutkan bahwa dibolehkan tidak berpuasa dengan menggantinya pada hari lain bagi yang sedang sakit. Pengaruh dari puasa pada tubuh yang sedang sakit akan bergantung pada bagian/organ tubuh yang sakit. Penyakit kulit misalnya, tentu tak akan mengganggu perjalanan puasa kita. Namun ada jenis-jenis penyakit yang akan dipengaruhi atau akan berpengaruh pada pelaksanaan puasa kita, misalnya gangguan pada saluran pencernaan atau penyakit ginjal yang memerlukan pemenuhan cairan tubuh secara terus-menerus. Demikian pula orang-orang yang memiliki kecenderungan atau risiko penggumpalan darah yang meningkat (darahnya terlalu mudah menggumpal). Memelihara kesehatan dan mencari kesembuhan atas penyakit itu hukumnya wajib, sedangkan berbuat sesuatu yang dapat merusak kesehatan itu tidak diperbolehkan alias diharamkan. Jadi apabila dokter sudah menjelaskan bahwa puasa akan mengganggu proses pengobatan/ penyembuhan penyakit yang sedang kita derita, sebaiknya kita ikuti. Akan tetapi, ada orang-orang yang ingin sekali mencari alasan supaya boleh tidak berpuasa, dan sakit sering dijadikan alasan tersebut. Jadi tidak semua penyakit bisa dijadikan alasan untuk boleh tidak berpuasa, sebagaimana tidak semua orang yang sedang bepergian boleh tidak berpuasa (yang perjalanannya sama sekali tidak melelahkan). Tolok ukurnya tentu saja adalah pengetahuan tentang penyakit yang kita sandang dan hati kita. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Pembaca yang budiman, kebiasaan makan yang salah merupakan sebab terjadinya pelbagai macam penyakit seperti tekanan darah tinggi (hipertensi), penyempitan pembuluh darah otak (yang bisa mengakibatkan stroke), penyakit jantung koroner, dan sebagainya. Secara kejiwaan puasa merupakan usaha melatih kita untuk menjadi tenang, sabar, menghindari konflik, hanya memikirkan dan bahkan mengatakan hal-hal yang baik saja. Hasil dari latihan yang terus-menerus selama sebulan setiap tahun tentu akan berujung pada kemampuan kita untuk mengendalikan nafsu atau keinginan kita, termasuk nafsu dan keinginan dalam kebiasaan makan. Apabila kita hanya makan makanan yang halal dan baik bagi kesehatan tentu saja akan menjadikan kita sehat dan terhindar dari banyak macam penyakit seperti tersebut di atas. Bagi mereka yang punya hipertensi atau kadar lemak tubuh yang berlebihan, makanan yang banyak kolesterol dan banyak lemak tentu tidak baik, meskipun halal. Artinya, apabila kita bisa mengendalikan kebiasaan makan kita, sebagaimana yang diajarkan/dilatih selama berpuasa, diharapkan dapat mencegah terjadinya berbagai macam penyakit seperti tersebut di atas. Mungkin saja kemampuan mengendalikan nafsu kita dalam memilih jenis makanan dan menentukan jumlah yang dimakan itu merupakan makna luas dari yang dimaksudkan oleh Nabi saw dengan hadis yang berbunyi, "Berpuasalah, maka kamu akan menjadi sehat." &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Saat menjalankan puasa, ada perubahan waktu masuknya cairan tubuh dari air yang kita minum. Saat sahur kita minum banyak-banyak sehingga cairan tubuh kita menjadi lebih encer, sedangkan pada sore hari cairan tubuh menjadi lebih pekat karena tidak ada penambahan air. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Dengan demikian, puasa memang bisa menjadi cara untuk melatih ginjal kita agar mampu mengeluarkan banyak air (berupa air kemih) sehabis sahur, dan menghemat pengeluaran air pada saat siang atau sore menjelang berbuka puasa. Namun penjelasan sebagian orang bahwa dengan puasa kita memberi kesempatan kepada organ pencernaan kita untuk sejenak beristirahat rasa-rasanya tidak tepat karena memang tidak perlu diistirahatkan. Lalu bagaimana bila yang kita beri kesempatan beristirahat itu jantung atau paru kita? (14n)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;-Penulis adalah dosen Fakultas Kedokteran Undip dan pengurus ICMI Orwil Jawa Tengah. Puasa dan Kesehatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Thanks to SUARA MERDEKA&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29632186-115812697830666472?l=ryaniehealth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/feeds/115812697830666472/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29632186&amp;postID=115812697830666472' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/115812697830666472'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/115812697830666472'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/2006/09/puasa-dan-kesehatan-oleh-zainal.html' title=''/><author><name>ryanie_kusma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18016321117238673890</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3553/2219/1600/images.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29632186.post-115812664724022737</id><published>2006-09-13T12:47:00.000+07:00</published><updated>2006-09-13T12:50:47.336+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;strong&gt;Puasa Bagi Kebugaran &amp;amp; Kesehatan Tubuh&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Memasuki bulan Ramadhan, berbagai persiapan sudah mulai dilakukan. Mulai dari berziarah ke makam orang tua dan kerabat, bersilaturahmi dengan kerabat sambil bermaaf-maafan hingga persiapan melaksanakan ibadah puasa Ramadhan selama sebulan penuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menahan lapar dan dahaga serta hawa nafsu selama lebih dari 12 jam selama sebulan penuh tentu bukan hal yang mudah. Padahal jika dijalankan dengan benar mulai dari sahur hingga berbuka puasa, banyak sekali loh manfaat positif bagi jiwa dan tentunya kesehatan kita.&lt;br /&gt;Sahur dan berbüka dengan benar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Menahan lapar dan dahaga selama seharian penuh, bukan berarti Anda dapat makan dan minum secara berlebihan pada saat sahur dan berbuka puasa. Alih-alih sehat malah penyakit yang didapat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjalankan puasa di siang hari, otomatis akan membuat pola makan kita berubah. Bila biasanya kita makan 3 kali sehari, berubah menjadi 2 kali sehari. Hal inilah yang membuat perlunya pengaturan buka puasa dan makan sahur yang benar karena berbuka dan makan sahur tidaklah sekadar memasukkan makanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama berpuasa, kadar gula dalam darah lebih rendah dibanding keadaan tidak berpuasa. Oleh karena itu, mengawali hidangan berbuka puasa dengan makanan ringan yang manis, seperti teh manis hangat dan kurma memang sangat dianjurkan karena gula merupakan sumber tenaga yang dapat segera digunakan. Tetapi jangan berlebihan, sebab akan mengganggu kenikmatan menyantap menu utama. Setelah kadar gula darah berangsur-angsur normal bisa dilakukan sembahyang maghrib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usai sembahyang maghrib dan beristirahat sejenak, barulah dilanjutkan dengan makanan yang lebih berat, nasi dan lauk pauknya beserta sayur mayurnya. Namun tetap dalam jumlah yang wajar karena benbuka puasa dengan metode “balas dendam” hanya akan “menyiksa” perut dan pencernaan. Nah, usai shalat Tarawih, acara makan dapat dilanjutkan dengan hidangan penutup yang masih tersisa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa enggan bangun untuk makan sahur hampir dialami oleh sebagian besar orang. Namun jangan pernah dituruti. Layaknya sarapan, makan sahur ternyata sangat perlu untuk mengimbangi zat gizi yang tidak diperoleh tubuh selama sehari berpuasa. Oleh karena itu, makan sahur tidak boleh sekadar kenyang tetapi tetap harus bergizi tinggi. Kalau perlu, hidangan pada saat sahur bisa menjadi cadangan kalori dan protein tinggi serta membuat lambung tidak cepat hampa makanan. Dengan demikian, rasa lapar tidak cepat dirasakan. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;strong&gt;Lebih sehat dan bugar&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;• Walaupun pada hakikatnya puasa Ramadhan merupakan sarana untuk melatih diri menahan hawa nafsu agar terhindar dari perbuatan jahat, ternyata puasa juga dapat dijadikan terapi terhadap beberapa penyakit degeneratif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan puasa yang dirangkai dengan sembahyang Tarawih selama sebulan penuh, tak hanya bermanfaat sebagai terapi kesehatan namun tanpa disadari juga memberikan kebugaran. Dengan sembahyang sunat Tarawjh dan Witir sebanyak 11 hingga 23 rakaat, Tubuh diajak untuk “berolahraga” secara rutin selama kurang lebih 1-2 jam setiap hari selama sebulan. Oleh karena itu, tak heran bila sebulan kemudian Anda bisa tampil lebih fit dan bugar. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Tampil lebih bugar dan fit dengan bobot tubuh yang berkurang, memang sangat mungkin terjadi. Beberapa penelitian malah menunjukkan bahwa terjadi penurunan berat badan pada individu normal sebesar 1 - 4 kg setelah berpuasa penuh pada bulan Ramadhan. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Namun demikian, dari sekian banyak manfaat positif berpuasa bagi kesehatan, detoksifikasi adalah argumen yang paling banyak dibicarakan dalam kaitan manfaat berpuasa. Puasa Ramadhan yang dilakukan selama 29 atau 30 hari, tanpa kita sadari mampu memurnikan racun pada tubuh melalui kolon, ginjal, paru-paru, kelenjar limpa, dan kulit. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Mengapa demikian?&lt;br /&gt;Karena ketika makanan tidak lagi memasuki tubuh, maka tubuh akan mengubah simpanan lemak menjadi energi. Saat simpanan lemak digunakan untuk energi selama berpuasa, proses ini melepaskan zat kimia yang berasal dari asam lemak ke dalam sistem yang kemudian dikeluarkan melalui organ-organ pembuangan. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Jadi sebetulnya, dengan berpuasa tidak perlu terjadi penurunan kinerja. Orang kantoran tidak perlu mengeluh tidak bisa berpikir lantaran lapar karena sebetulnya energi sudah disuplai oleh simpanan lemak. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Yang jelas, dengan melakukan puasa secara benar dalam arti berbuka dan sahur secara sehat, berbagai gangguan kesehatan bisa dihindari. Malahan, bisa memurnikan racun dalam tubuh. Tentu saja tidak berarti semua orang yang menderita sakit boleh berpuasa, karena semua itu tengantung kondisi penyakitnya yang akan ditentukan oleh dokter. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;“...Puasa...puasa sebulan penuh puasa, puasa. . . puasa sebetulnya menyehatkan...” Sepenggal lagu yang kerap dikumandangkan Bimbo Bersaudara saat bulan Ramadhan tiba ternyata memang benar adanya. (Aya)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : kompas.com&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29632186-115812664724022737?l=ryaniehealth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/feeds/115812664724022737/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29632186&amp;postID=115812664724022737' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/115812664724022737'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/115812664724022737'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/2006/09/puasa-bagi-kebugaran-kesehatan-tubuh.html' title=''/><author><name>ryanie_kusma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18016321117238673890</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3553/2219/1600/images.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29632186.post-115812627535861662</id><published>2006-09-13T12:38:00.000+07:00</published><updated>2006-09-13T12:44:35.446+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;&lt;strong&gt;PUASA &amp; PENGENDALIAN STRES&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#993399;"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#993399;"&gt;Banyak tokoh dunia yang mencari kekuatan mental serta kesempurnaan moral dengan melakukan puasa. Mahatma Gandhi, tokoh legendaris India dalam bidang politik maupun spiritual, sengaja berpuasa selama 21 hari demi mencapai tujuan perjuangannya bagi perdamaian India. Bung Karno dalam kegigihan dan heroismenya, disebut sering berpuasa, terutama pada saat-saat kritis melawan penjajah Belanda maupun Jepang &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;Ibadah puasa setiap bulan Ramadhan, seperti yang hendak ditunaikan umat Islam pada bulan Ramadhan 1419 H ini pun tidak hanya mengandung manfaat rohani. Menurut acuan teori yang logis konseptual, berikut hasil eksperimen atau riset di Barat, ternyata ibadah puasa sangat potensial untuk mencekal berbagai penyakit atau mempercepat proses (katalisator) penyembuhannya.Tanpa sikap sabar, tawakal, dan syukur, maka jiwa kita - meski beridentitas mukmin atau mukminat - dinyatakan sakit atau mengidap penyakit rohaniah. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;Namun, berkat ibadah puasa dengan penuh keimanan dan tulus ikhlas mampu mempercepat proses penyembuhan berbagai penyakit. Itulah sebabnya Allah s.w.t. sudah menegaskan bahwa segala penyakit sesungguhnya ada obatnya, namun orang sering terpaku pada pengobatan lahiriah saja.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;&lt;strong&gt;Ekses modernisasi&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;Dampak modernisasi dengan segala eksesnya di segala bidang kian terasa, khususnya terhadap kesehatan individu dan sosial. Seperti kita ketahui, masalah kesehatan berpengaruh langsung terhadap kualitas sumber daya manusia. Sebab itu, ekses-ekses yang biasa timbul sebagai akibat sampingan dari kehidupan modern perlu kita tekan sekecil mungkin dengan berbagai cara yang lebih berdaya guna.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;Perusahaan-perusahaan di Malaysia, Singapura, dan Indonesia kini tengah dipacu melangkah maju dengan inovasi dan investasi di bidang riset dan pengembangan dalam upaya menjadikan negara-negara ini berkekuatan ampuh di bidang teknologi seperti Eropa, AS, dan Jepang. Kemajuan pesat di bidang sains dan teknologi selama ini memang patut disyukuri. Namun, jangan lupa, sudah sering diingatkan oleh para ahli sosiologi bahwa modernisasi - di mana saja dan kapan saja - menimbulkan the agony of modernization.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;Derita sebagai dampak modernisasi ini dialami oleh hampir semua orang dalam kadar yang bervariasi. Yang paling sial adalah mereka yang belum dapat beradaptasi dengan perubahan yang begitu cepat, sekaligus tidak mengamalkan ajaran agamanya. Ekses-ekses dari modernisasi sebenarnya sudah disinyalir pakar kedokteran jiwa sebagai biang penyebab penyakit psikosomatis, lantaran kehidupan modern tak jarang menimbulkan stres yang tak terkontrol.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;Tantangan yang kita hadapi dalam kehidupan modern ini, bukan hanya penyakit fisik dan mental, tetapi sekaligus penyakit sosial. Bagaimana tidak? Gaya hidup individualistis dan kesenjangan sosial sebagai ekses modernisasi kini kian tajam. Tak diragukan lagi bahwa penyakit sosial berakar dari kondisi kesehatan masing-masing orang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;Oleh karena itu, status kesehatan seseorang menurut WHO harus meliputi kesehatan fisik, mental, dan sosial. Sedangkan pengamalan ibadah - berpuasa terutama - bukan hanya akan mencekal berbagai penyakit yang dipicu oleh stres lepas kendali, tetapi juga dapat memperbaiki kondisi kesehatan sosial seseorang. Sebab, kalau ibadah ini diamalkan dengan penuh keimanan dan setulus hati, otomatis akan menggugah altruisme atau rasa cinta kasih tanpa pamrih terhadap sesama manusia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;&lt;strong&gt;Pengendali stres&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;Kehidupan dalam arus modernisasi - di perkotaan atau kota-kota besar terutama - sering diliputi stres yang tak terkontrol, lebih-lebih dengan seringnya terjadi kemacetan lalu lintas dan kejahatan yang terjadi seperti akhir-akhir ini. Tetapi, jahatkah stres itu?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;Pada dasarnya stres bisa berpengaruh negatif maupun positif, tergantung orangnya. Seperti kita ketahui, persoalannya tergantung apakah kita bisa mengendalikannya atau tidak. Orang-orang yang tak mampu mengendalikan stres itu merasa tertekan dan tak tenang. Kondisi psikis yang serba tak enak itu, menurut riset kedokteran, telah memicu timbulnya berbagai penyakit berat, yaitu penyakit kardiovaskuler (pembuluh darah dan jantung), hipertensi, ginjal, tumor/kanker, diabetes, maag, depresi, dan insomnia. Tak heran bila pihak WHO menyebutkan, stres lepas kendali ini merupakan pembunuh terbesar di dunia. Statistik perihal itu menunjukkan "penyakit gaya hidup modern" yang 30 tahun silam tak dikenal di negara-negara berkembang kini malah jadi penyebab kematian 40 - 50%.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;Dalam bukunya The Turning Point: Science Society and the Raising Culture Capra menyatakan, stres lepas kendali merupakan salah satu ekses modernisasi yang diakibatkan oleh terpisahnya sains dan teknologi dari pengaruh spiritual keagamaan. Padahal, jenius kaliber dunia Albert Einstein pernah berkata, "Ilmu pengetahuan tanpa agama akan buta dan agama tanpa ilmu pengetahuan akan lumpuh."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;Sebenarnya, kalau saja stres itu kita kendalikan dengan berpuasa secara reguler misalnya, minimal bisa membangkitkan energi mental agar orang bersemangat, percaya diri, dan optimistis, sehingga bersikap pantang mundur serta selalu terpacu untuk mencapai prestasi atau kesuksesan yang diridhai Tuhan. Dengan kata lain, stres yang terkendali justru merupakan daya pendorong, tenaga konstrukstif di balik kreativitas, yaitu untuk mengungkit prestasi dalam bidang apa saja.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;Perubahan jadwal makan-minum selama berpuasa pun tak luput dari stres, sebab orang harus menahan lapar dan dahaga seharian. Untungnya, hal itu, menurut hasil riset, hanya memiliki nilai stres 15. Ini ternyata jauh di bawah nilai stres 29 akibat perubahan tanggung jawab dalam pekerjaan, dan nilai stres 53 akibat sakit atau kecelakaan. Yang lebih menggembirakan lagi, sesudah orang berpuasa memasuki minggu kedua, umumnya stresnya kian terkendali, lantaran fisik maupun mentalnya sudah bisa beradaptasi secara mantap. Jadi, dengan berpuasa pun kita bisa mengendalikan stres.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;Sebagai psiko-fisio terapiKarena berpuasa secara teratur mampu mengendalikan stres, maka tak heran jika terapi puasa ini berkembang peminatnya dan cukup populer di Eropa dan Amerika Serikat, karena berbagai penyakit berat akibat pengaruh stres berkepanjangan bisa dicekal atau dipercepat proses penyembuhannya di samping upaya medis.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;Di klinik dekat Pyrmont, Jerman, dr. Otto Buchinger dan kawan-kawan telah banyak menyembuhkan pasien dengan terapi puasa. Penyembuhan meliputi penyakit fisik dan kejiwaan, sehingga bisa dikatakan sebagai psiko-fisio terapi. Setelah para pasien dirawat secara medis selama sekitar 2 - 4 minggu dan berdisiplin puasa, ternyata mereka lebih cepat sehat dan segar kembali baik fisik maupun mentalnya. Juga lebih bergairah hidup. Berbagai penyakit, antara lain penyakit kardiovaskuler, ginjal, kanker, hipertensi, depresi, diabetes, maag dan insomania, juga dapat disembuhkan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;Dr. Yuli Nekolar dari Moscow Institute of Psychiatry pun melaporkan hasil risetnya bahwa upaya penyembuhan secara medis yang disertai dengan terapi puasa hasilnya lebih baik dan lebih cepat. Hal ini juga telah dibuktikan kehandalannya oleh para pasien yang menjalani terapi puasa itu di sejumlah klinik Health Spa di Amerika. Meski cara berpuasa di klinik itu tak persis sama dengan praktek puasa Ramadhan, tapi dasar fisiologi dan biokimia yang terjadi dalam tubuh pada prinsipnya sama.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;Manusia modern hingga kini masih kewalahan menghadapi ulah aneka macam penyakit. Entah itu penyakit fisik maupun mental, di samping penyakit sosial yaitu dalam hal pencegahan, penyembuhan, dan terutama dalam upaya mengatasi perkembangan penyakit. Sebab terbukti bahwa obat-obatan hasil rekayasa otak manusia, dari yang tradisional sampai yang dijamin secara medis, bisa manjur namun bisa juga tidak mempan, padahal sering harus ditebus dengan biaya relatif mahal. Belum lagi kita dihadang untuk menanggulangi keganasan penyakit AIDS yang belum ada obatnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;Namun, segala penyakit "canggih" itu tentu tak akan mampu mendekat apabila kita melaksanakan komitmen iman-takwa-moral yang menjadi esensi ibadah puasa. Selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan. (Soekirno, Ketua Forum Kajian Islam dan Aplikasi Sosial-Kemasyarakatan dan pustakawan pada Pusat Dokumentasi dan Informasi Ilmiah LIPI, Jakarta)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#993399;"&gt;Thansk to INTISARI&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29632186-115812627535861662?l=ryaniehealth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/feeds/115812627535861662/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29632186&amp;postID=115812627535861662' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/115812627535861662'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/115812627535861662'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/2006/09/puasa-pengendalian-stres-banyak-tokoh.html' title=''/><author><name>ryanie_kusma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18016321117238673890</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3553/2219/1600/images.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29632186.post-115812588207470090</id><published>2006-09-13T12:33:00.000+07:00</published><updated>2006-09-13T12:38:02.320+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Puasa Tanpa Bau Mulut, Mungkinkah?&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;Marhaban ya Ramadhan. Tak lama lagi, umat Islam di seluruh dunia kembali berjumpa dengan bulan suci yang dinanti-nantikan ini. Seperti tahun-tahun sebelumnya, kita kembali bisa merasakan nikmatnya berbuka puasa dan bersantap sahur. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;Puasa di bulan Ramadhan, bagi umat Islam, memang memberikan nikmat dan manfaat rohani yang tak terkira. Namun, sejumlah penelitian juga membuktikan, puasa banyak sekali manfaatnya bagi kesehatan jasmani. Berpuasa akan memberi kesempatan pada organ pencernaan kita untuk beristirahat sehingga organ itu bisa dibersihkan dan membentuk zat-zat baru yang dibutuhkan. Tak cuma itu. Proses pembersihan dan pelepasan racun dari usus, ginjal, kandung kemih, paru-paru, serta kulit, juga lebih meningkat saat puasa. Jadi, jangan heran, jika setelah berpuasa selama sebulan, Anda merasa lebih fit dan bugar. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;Namun, buat yang tetap aktif bekerja dan berhubungan dengan banyak orang selama bulan Ramadhan, ada satu hal yang kerap dicemaskan. Apalagi kalau bukan masalah bau mulut (halitosis). ''Bau mulut ketika puasa terjadi karena kekeringan pada mulut akibat kurangnya cairan (saliva atau air ludah). Karena saliva berkurang, bakteri dalam mulut pun jadi lebih banyak sehingga muncullah bau mulut,'' kata dokter Sonia Wibisono ketika berbicara dalam sebuah talkshow bertema Mulut Sehat dan Segar Saat Berpuasa di Hotel Gran Mahakam, Jakarta, belum lama ini. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;Pada kesempatan itu, dokter cantik alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) 2001 ini juga menjelaskan lebih jauh mengenai bau mulut. Menurutnya, selain kekurangan cairan karena berpuasa, secara umum bau mulut juga bisa timbul karena berbagai sebab, yaitu: &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;* Makanan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;Ada beberapa jenis bahan makanan yang berpotensi mengeluarkan aroma kurang sedap dari mulut Anda. Sebut saja misalnya: bawang merah, bawang putih, petai, jengkol, durian, ikan, daging, juga berbagai produk susu. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;* Gigi berlubang, infeksi gusi, karang gigi.Ketiga hal ini disebabkan oleh bakteri yang bersarang di sisa-sisa makanan yang tertinggal di sela-sela gigi, gusi, dan lidah. Gigi berlubang yang tak terawat dengan baik akan membentuk abses (pengumpulan nanah). ''Bakteri yang hidup di dalamnya, akan memetabolisasikan jaringan-jaringan mati sehingga menimbulkan bau mulut.''&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;* Penyakit saluran pernapasan seperti radang tonsil dan sinus. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;* Diet. Ketika seseorang melakukan diet yang membuatnya jarang mengunyah makanan, maka ancaman bau mulut pun timbul. ''Saat kita makan, saliva banyak terbentuk, dan ini akan membantu membersihkan bagian belakang mulut yang biasanya banyak mengandung bakteri,'' terang dokter yang membintangi sejumlah iklan ini. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;* Merokok. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;Kebiasaan merokok membuat tar dan nikotin bertumpuk, saliva pun berkurang. Nah, ini meningkatkan risiko penyakit gusi dan sinus, yang ujung-ujungnya bisa menimbulkan bau mulut. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;* Lidah kotor.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;Lidah yang kotor karena jarang dibersihkan berpotensi menimbulkan plak, tentunya dengan tumpukan bakteri di sana. Ini bisa menimbulkan bau mulut.* Selain itu ada sejumlah gangguan kesehatan dan penyakit yang bisa menimbulkan bau mulut, yaitu: penyakit maag, gangguan hati, gangguan ginjal, penyakit diabetes yang tidak terkontrol, penyakit paru, dan sulit buang air besar. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;Kiat mengatasi bau mulutUntuk mengatasi bau mulut saat puasa, Sonia menyarankan untuk selalu menggosok gigi setelah sahur, berbuka puasa, dan mau tidur. Gosoklah gigi Anda secara benar, sehingga semua bagian gigi dan rongga mulut benar-benar bersih. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;Untuk membersihkan sisa-sisa makanan yang ada di sela-sela gigi, Anda bisa gunakan dental floss. ''Pilih yang netral tanpa pengharum. Cek baunya. Bersihkan lagi kalau masih berbau,'' saran Sonia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;Tak cuma sisa-sisa makanan yang ada di sela gigi. Bagian atap mulut juga harus disikat dengan baik. Begitu juga lidah, mesti dibersihkan agar tidak menimbulkan aroma busuk. Setelah benar-benar bersih, sempurnakan 'acara' membersihkan gigi dan mulut dengan cairan kumur antiseptik yang tepat. ''Pilih cairan kumur yang baik. Karena ada cairan kumur yang cuma bikin mulut terasa segar tanpa bisa mengurangi bakteri yang ada di dalam mulut.'' &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;Cukupkah hanya menggosok gigi dan berkumur dengan obat kumur? Ternyata belum. Ada beberapa hal lain yang perlu Anda lakukan untuk mendukung kesehatan gigi dan mulut Anda selama berpuasa, yaitu: banyak minum setelah berbuka dan pada saat sahur. Jangan lupa pula, perbanyak konsumsi sayur dan buah. Anda yang biasa merokok, sebisa mungkin hentikan kebiasaan buruk ini. Konsumsi minuman berkafein sebaiknya juga dikurangi, atau bahkan dihindari. ''Kafein bersifat diuretik (merangsang pengeluaran urine), sehingga bisa membuat mulut menjadi kering,'' tutur Sonia. Yang tak kalah pentingnya adalah melakukan aktivitas ringan secara teratur selama dalam bulan Ramadhan, dan menghindari stres. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;Saran serupa juga disampaikan oleh dokter Marojahan Hutagalung, manajer produk PT Mahakam Beta Farma, perusahaan farmasi yang memproduksi berbagai produk antiseptik di Indonesia, salah satunya obat kumur Betadine. Menurut Marojahan, yang akrab disapa Jack, berkumur menggunakan cairan antiseptik Betadine setelah makan sahur dan berbuka puasa, besar manfaatnya untuk mengatasi bau mulut selama berpuasa. Obat kumur ini mengandung antiseptik yaitu povidone iodine 1%. Riset yang dilakukan Napp Laboratories, Cambridge menunjukkan, povidone iodine merupakan zat antiseptik kuat yang ampuh membunuh berbagai kuman (bakteri, jamur, parasit) penyebab gangguan kesehatan dan kesegaran pada mulut. Selain efektif membunuh kuman, zat antiseptik yang yang telah digunakan sejak tahun 1960 ini juga aman karena jarang menimbulkan efek samping. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;Tak hanya bau mulut, kata Jack, obat kumur ini juga efektif mengatasi plak gigi, infeksi atau radang tenggorokan, sariawan, gusi berdarah, dan sakit gigi. ''Pada saat sakit tenggorokan, berkumurlah dengan cara mendongakkan kepala sehingga cairan mencapai ke tenggorokan selama setengah sampai 1 menit untuk memperoleh hasil yang optimal,'' saran Jack. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#009900;"&gt;&lt;strong&gt;Thanks to republika.co.id&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29632186-115812588207470090?l=ryaniehealth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/feeds/115812588207470090/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29632186&amp;postID=115812588207470090' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/115812588207470090'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/115812588207470090'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/2006/09/puasa-tanpa-bau-mulut-mungkinkah.html' title=''/><author><name>ryanie_kusma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18016321117238673890</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3553/2219/1600/images.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29632186.post-115517613860002962</id><published>2006-08-10T09:11:00.000+07:00</published><updated>2006-08-10T09:15:42.500+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center; color: rgb(102, 0, 204);"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Tuhan Sembilan Senti&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt; Oleh Taufiq Ismail&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Indonesia&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: black;"&gt; adalah sorga luar biasa ramah bagi perokok,&lt;br /&gt;tapi tempat siksa tak tertahankan bagi orang yang tak merokok,&lt;br /&gt; &lt;!--[if !supportLineBreakNewLine]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: black;"&gt;Di sawah petani merokok,&lt;br /&gt;di pabrik pekerja merokok,&lt;br /&gt;di kantor pegawai merokok,&lt;br /&gt;di kabinet menteri merokok,&lt;br /&gt;di reses parlemen anggota DPR merokok,&lt;br /&gt;di Mahkamah Agung yang bergaun toga merokok, hansip-bintara-perwira nongkrong merokok,&lt;br /&gt;di perkebunan pemetik buah kopi merokok,&lt;br /&gt;di perahu nelayan penjaring ikan merokok,&lt;br /&gt;di pabrik petasan pemilik modalnya merokok,&lt;br /&gt;di pekuburan sebelum masuk kubur orang merokok,&lt;br /&gt; &lt;!--[if !supportLineBreakNewLine]--&gt;&lt;br /&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: black;"&gt;Indonesia&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: black;"&gt; adalah semacam firdaus-jannatu-na'im sangat ramah bagi perokok,&lt;br /&gt;tapi tempat siksa kubur hidup-hidup bagi orang yang tak merokok,&lt;br /&gt; &lt;!--[if !supportLineBreakNewLine]--&gt;&lt;br /&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: black;"&gt;Di balik pagar SMU murid-murid mencuri-curi merokok,&lt;br /&gt;di ruang kepala sekolah...ada guru merokok,&lt;br /&gt;di kampus mahasiswa merokok,&lt;br /&gt;di ruang kuliah dosen merokok,&lt;br /&gt;di rapat POMG orang tua murid merokok,&lt;br /&gt;di perpustakaan kecamatan ada siswa bertanya apakah ada buku tuntunan cara merokok,&lt;br /&gt; &lt;!--[if !supportLineBreakNewLine]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: black;"&gt;Di angkot Kijang penumpang merokok,&lt;br /&gt;di bis kota sumpek yang berdiri yang duduk orang bertanding merokok,&lt;br /&gt;di loket penjualan karcis orang merokok,&lt;br /&gt;di kereta api penuh sesak orang festival merokok,&lt;br /&gt;di kapal penyeberangan antar pulau penumpang merokok,&lt;br /&gt;di andong Yogya kusirnya merokok, sampai kabarnya kuda andong minta diajari pula merokok,&lt;br /&gt; &lt;!--[if !supportLineBreakNewLine]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: black;"&gt;Negeri kita ini sungguh nirwana kayangan para dewa-dewa bagi perokok,&lt;br /&gt;tapi tempat cobaan sangat berat bagi orang yang tak merokok,&lt;br /&gt;Rokok telah menjadi dewa, berhala, tuhan baru, diam-diam menguasai kita,&lt;br /&gt; &lt;!--[if !supportLineBreakNewLine]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: black;"&gt;Di pasar orang merokok,&lt;br /&gt;di warung Tegal pengunjung merokok,&lt;br /&gt;di restoran, di toko buku orang merokok,&lt;br /&gt;di kafe di diskotik para pengunjung merokok,&lt;br /&gt; &lt;!--[if !supportLineBreakNewLine]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: black;"&gt;Bercakap-cakap kita jarak setengah meter tak tertahankan abab rokok,&lt;br /&gt;bayangkan isteri-isteri yang bertahun-tahun menderita di kamar tidur&lt;br /&gt;ketika melayani para suami yang bau mulut dan hidungnya mirip asbak rokok,&lt;br /&gt; &lt;!--[if !supportLineBreakNewLine]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: black;"&gt;Duduk kita di tepi tempat tidur ketika dua orang bergumul saling menularkan HIV-AIDS sesamanya, tapi kita tidak ketularan penyakitnya.&lt;br /&gt;Duduk kita disebelah orang yang dengan cueknya mengepulkan asap rokok di kantor atau di stopan bus, kita ketularan penyakitnya.&lt;br /&gt;Nikotin lebih jahat penularannya ketimbang HIV-AIDS,&lt;br /&gt; &lt;!--[if !supportLineBreakNewLine]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: black;"&gt;Indonesia&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: black;"&gt; adalah sorga kultur pengembangbiakan nikotin paling subur di dunia,&lt;br /&gt;dan kita yang tak langsung menghirup sekali pun asap tembakau itu, bias ketularan kena,&lt;br /&gt; &lt;!--[if !supportLineBreakNewLine]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: black;"&gt;Di puskesmas pedesaan orang kampung merokok,&lt;br /&gt;di apotik yang antri obat merokok,&lt;br /&gt;di panti pijat tamu-tamu disilahkan merokok,&lt;br /&gt;di ruang tunggu dokter pasien merokok, dan ada juga dokter-dokter merokok,&lt;br /&gt; &lt;!--[if !supportLineBreakNewLine]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: black;"&gt;Istirahat main tenis orang merokok,&lt;br /&gt;di pinggir lapangan voli orang merokok,&lt;br /&gt;menyandang raket badminton orang merokok,&lt;br /&gt;pemain bola PSSI sembunyi-sembunyi merokok,&lt;br /&gt;panitia pertandingan balap mobil, pertandingan bulutangkis, turnamen sepakbola mengemis-ngemis mencium kaki sponsor perusahaan rokok,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kamar kecil 12 meter kubik, sambil 'ek-'ek orang goblok merokok,&lt;br /&gt;di dalam lift gedung 15 tingkat dengan tak acuh orang goblok merokok,&lt;br /&gt;di ruang sidang ber-AC penuh, dengan cueknya, pakai dasi, orang-orang goblok merokok,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia adalah semacam firdaus-jannatu-na'im sangat ramah bagi orang perokok,&lt;br /&gt;tapi tempat siksa kubur hidup-hidup bagi orang yang tak merokok,&lt;br /&gt; &lt;!--[if !supportLineBreakNewLine]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: black;"&gt;Rokok telah menjadi dewa, berhala, tuhan baru, diam-diam menguasai kita,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sebuah ruang sidang ber-AC penuh, duduk sejumlah ulama terhormat merujuk kitab kuning&lt;br /&gt;dan mempersiapkan sejumlah fatwa.&lt;br /&gt;Mereka ulama ahli hisap.&lt;br /&gt;Haasaba, yuhaasibu, hisaaban.&lt;br /&gt;Bukan ahli hisab ilmu falak, tapi ahli hisap rokok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara jari telunjuk dan jari tengah mereka terselip berhala- berhala kecil,&lt;br /&gt;sembilan senti panjangnya, putih warnanya,&lt;br /&gt;kemana-mana dibawa dengan setia, &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: black;"&gt;satu kantong dengan kalung tasbih 99 butirnya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengintip kita dari balik jendela ruang sidang,&lt;br /&gt;tampak kebanyakan mereka memegang rokok dengan tangan kanan,&lt;br /&gt;cuma sedikit yang memegang dengan tangan kiri.&lt;br /&gt;Inikah gerangan pertanda yang terbanyak kelompok ashabul yamiin dan yang&lt;br /&gt;sedikit golongan ashabus syimaal?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asap rokok mereka mengepul-ngepul di ruangan AC penuh itu.&lt;br /&gt;Mamnu'ut tadkhiin, ya ustadz. Laa tasyrabud dukhaan, ya ustadz.&lt;br /&gt;Kyai, ini ruangan ber-AC penuh.&lt;br /&gt;Haadzihi al ghurfati malii'atun bi mukayyafi al hawwa'i.&lt;br /&gt;Kalau tak tahan, di luar itu sajalah merokok.&lt;br /&gt;Laa taqtuluu anfusakum. Min fadhlik, ya ustadz.&lt;br /&gt;25 penyakit ada dalam khamr. Khamr diharamkan.&lt;br /&gt;15 penyakit ada dalam daging khinzir (babi). Daging khinzir diharamkan.&lt;br /&gt;4000 zat kimia beracun ada pada sebatang rokok. Patutnya rokok diapakan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak perlu dijawab sekarang, ya ustadz. Wa yuharrimu 'alayhimul khabaaith.&lt;br /&gt;Mohon ini direnungkan tenang-tenang, karena pada zaman Rasulullah dahulu,&lt;br /&gt;sudah ada alkohol, sudah ada babi, tapi belum ada rokok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi ini PR untuk para ulama.&lt;br /&gt;Tapi jangan karena ustadz ketagihan rokok,&lt;br /&gt;lantas hukumnya jadi dimakruh-makruhkan, jangan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: black;"&gt;Para&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: black;"&gt; ulama ahli hisap itu terkejut mendengar perbandingan ini.&lt;br /&gt;Banyak yang diam-diam membunuh tuhan-tuhan kecil yang kepalanya berapi itu,&lt;br /&gt;yaitu ujung rokok mereka.&lt;br /&gt;Kini mereka berfikir. Biarkan mereka berfikir.&lt;br /&gt;Asap rokok di ruangan ber-AC itu makin pengap, dan ada yang mulai terbatuk-batuk,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat sajak ini dibacakan malam hari ini,&lt;br /&gt;sejak tadi pagi sudah 120 orang di Indonesia mati karena penyakit rokok.&lt;br /&gt;Korban penyakit rokok lebih dahsyat ketimbang korban kecelakaan lalu lintas,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lebih gawat ketimbang bencana banjir, gempa bumi dan longsor,&lt;br /&gt;cuma setingkat di bawah korban narkoba,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat sajak ini dibacakan, berhala-berhala kecil itu sangat&lt;br /&gt;berkuasa di negara kita, jutaan jumlahnya,&lt;br /&gt;bersembunyi di dalam kantong baju dan celana,&lt;br /&gt;dibungkus dalam kertas berwarni dan berwarna,&lt;br /&gt;diiklankan dengan indah dan cerdasnya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak perlu wudhu atau tayammum menyucikan diri,&lt;br /&gt;tidak perlu ruku' dan sujud untuk taqarrub pada tuhan-tuhan ini,&lt;br /&gt;karena orang akan khusyuk dan fana dalam nikmat lewat upacara menyalakan&lt;br /&gt;api dan sesajen asap tuhan-tuhan ini,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rabbana, beri kami kekuatan menghadapi berhala-berhala ini.&lt;br /&gt; &lt;!--[if !supportLineBreakNewLine]--&gt;&lt;br /&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29632186-115517613860002962?l=ryaniehealth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/feeds/115517613860002962/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29632186&amp;postID=115517613860002962' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/115517613860002962'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/115517613860002962'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/2006/08/tuhan-sembilan-senti-oleh-taufiq.html' title=''/><author><name>ryanie_kusma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18016321117238673890</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3553/2219/1600/images.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29632186.post-115432257840607335</id><published>2006-07-31T12:03:00.000+07:00</published><updated>2006-07-31T12:09:38.546+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center; color: rgb(204, 0, 0); font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;KOMPONEN ROKOK&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/2517/3162/1600/p_rokok.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/2517/3162/400/p_rokok.gif" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-family: arial;font-size:78%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;Sumber:  http://rokok.komunikasi.org/index.php&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29632186-115432257840607335?l=ryaniehealth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/feeds/115432257840607335/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29632186&amp;postID=115432257840607335' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/115432257840607335'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/115432257840607335'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/2006/07/komponen-rokok-sumber-httprokok.html' title=''/><author><name>ryanie_kusma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18016321117238673890</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3553/2219/1600/images.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29632186.post-115432215621284308</id><published>2006-07-31T11:36:00.000+07:00</published><updated>2006-07-31T12:02:36.303+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PLESETAN IKLAN ROKOK&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/2517/3162/1600/iklan-3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/2517/3162/400/iklan-3.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/2517/3162/1600/iklan-4.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/2517/3162/400/iklan-4.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/2517/3162/1600/iklan-6.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/2517/3162/400/iklan-6.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/2517/3162/1600/iklan-9.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/2517/3162/400/iklan-9.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/2517/3162/1600/iklan-5.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/2517/3162/400/iklan-5.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/2517/3162/1600/iklan-1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/2517/3162/400/iklan-1.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-weight: bold;font-size:78%;" &gt;&lt;br /&gt;Sumber: http://rokok.komunikasi.org/kilas/index.php&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29632186-115432215621284308?l=ryaniehealth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/feeds/115432215621284308/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29632186&amp;postID=115432215621284308' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/115432215621284308'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/115432215621284308'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/2006/07/plesetan-iklan-rokok-sumber-httprokok.html' title=''/><author><name>ryanie_kusma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18016321117238673890</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3553/2219/1600/images.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29632186.post-115432039993449810</id><published>2006-07-31T11:29:00.000+07:00</published><updated>2006-08-01T09:15:28.243+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);font-family:arial;font-size:180%;"  &gt; Bahaya Rokok&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:78%;color:RED;"   &gt;Racun pada Rokok&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p&gt; &lt;span style="font-family:verdana;"&gt; Rokok mengandung kurang lebih 4000 elemen-elemen, dan setidaknya 200 diantaranya dinyatakan berbahaya bagi kesehatan. Racun utama pada rokok adalah tar, nikotin, dan karbon monoksida. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; &lt;li&gt;&lt;b&gt;Tar&lt;/b&gt; adalah substansi hidrokarbon yang bersifat lengket dan menempel pada paru-paru. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Nikotin&lt;/b&gt; adalah zat adiktif yang mempengaruhi syaraf dan peredaran darah. Zat ini bersifat karsinogen, dan mampu memicu &lt;a style="color: rgb(0, 0, 0);" href="http://rokok.komunikasi.org/kanker"&gt;kanker paru-paru&lt;/a&gt; yang mematikan. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Karbon monoksida&lt;/b&gt; adalah zat yang mengikat hemoglobin dalam darah, membuat darah tidak mampu mengikat oksigen. &lt;/li&gt;&lt;/span&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:78%;color:RED;"   &gt;Efek Racun&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;span style="font-family:verdana;"&gt;  Efek racun pada rokok ini membuat pengisap asap rokok mengalami resiko (dibanding yang tidak mengisap asap rokok):  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; &lt;li&gt; 14x menderita kanker paru-paru, mulut, dan tenggorokan &lt;/li&gt;&lt;li&gt; 4x menderita kanker esophagus &lt;/li&gt;&lt;li&gt; 2x kanker kandung kemih &lt;/li&gt;&lt;li&gt; 2x serangan jantung &lt;/li&gt;&lt;/span&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;  Rokok juga meningkatkan resiko kefatalan bagi penderita pneumonia dan gagal jantung, serta tekanan darah tinggi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:78%;color:RED;"   &gt;Batas Aman&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;span style="font-family:verdana;"&gt; Menggunakan rokok dengan kadar nikotin rendah tidak akan membantu, karena untuk mengikuti kebutuhan akan zat adiktif itu, perokok cenderung menyedot asap rokok secara lebih keras, lebih dalam, dan lebih lama.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;  TIDAK ADA BATAS AMAN BAGI ORANG YANG TERPAPAR ASAP ROKOK&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sumber: http://rokok.komunikasi.org/artikel/index.php&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29632186-115432039993449810?l=ryaniehealth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/feeds/115432039993449810/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29632186&amp;postID=115432039993449810' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/115432039993449810'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/115432039993449810'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/2006/07/bahaya-rokok-racun-pada-rokok-rokok.html' title=''/><author><name>ryanie_kusma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18016321117238673890</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3553/2219/1600/images.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29632186.post-115432013053269716</id><published>2006-07-31T10:30:00.000+07:00</published><updated>2006-07-31T11:28:50.933+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0); text-align: center;"&gt; &lt;span style="font-family:arial;font-size:180%;"&gt; Kanker Paru-Paru&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:-1;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:+1;color:RED;"&gt; Tentang Kanker&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;  &lt;span style="font-family:verdana;font-size:-1;"&gt;Anak-anak yang lahir tahun 1985, diperkirakan sepertiganya akan pernah menderita kanker, dan kira-kira seperempatnya akan meninggal karena kanker. Kita semua memiliki keluarga atau teman yang mengidap kanker. Tabel berikut memaparkan jumlah pengidap kanker di US tahun 1993.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;  &lt;table border="0"&gt; &lt;tbody&gt;&lt;tr valign="top"&gt; &lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Jumlah&lt;br /&gt;Penderita&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Jumlah&lt;br /&gt;Kematian&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Persen Kematian&lt;br /&gt;dari Seluruh&lt;br /&gt;Kanker &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;Paru-Paru&lt;/td&gt;&lt;td&gt;170 000&lt;/td&gt;&lt;td&gt;149 000&lt;/td&gt;&lt;td&gt;28% &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;Usus Besar&lt;/td&gt;&lt;td&gt;152 000&lt;/td&gt;&lt;td&gt;57 000&lt;/td&gt;&lt;td&gt;11% &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;Payudara&lt;/td&gt;&lt;td&gt;183 000&lt;/td&gt;&lt;td&gt;46 300&lt;/td&gt;&lt;td&gt;9% &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;Leukemia&lt;/td&gt;&lt;td&gt;93 000&lt;/td&gt;&lt;td&gt;50 000&lt;/td&gt;&lt;td&gt;9% &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;Prostat&lt;/td&gt;&lt;td&gt;165 000&lt;/td&gt;&lt;td&gt;35 000&lt;/td&gt;&lt;td&gt;7% &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;  &lt;span style="font-family:verdana;font-size:-1;"&gt;Kanker pembunuh terbesar, yaitu kanker paru-paru, membunuh hampir 90% penderitanya, atau hampir 30% dari seluruh kematian akibat kanker. Namun sesungguhnya justru kanker paru-parulah yang paling mudah dicegah. Surver dalam beberapa dekade menunjukkan bahwa satu-satunya penyebab mayoritas kanker paru-paru adalah asap rokok.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:-1;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:-1;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;span style="font-family:verdana;font-size:-1;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:+1;color:RED;"&gt; Karsinogen&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;  &lt;span style="font-family:verdana;font-size:-1;"&gt;Zat-zat karsinogen (pemicu kanker) yang terkandung pada rokok adalah:  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:-1;"&gt;&lt;li&gt;vinyl chloride &lt;/li&gt;&lt;li&gt;benzo (a) pyrenes &lt;/li&gt;&lt;li&gt;nitroso-nor-nicotine &lt;/li&gt;&lt;/span&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;span style="font-family:verdana;font-size:-1;"&gt;Satu-satunya zat yang lebih berbahaya daripada asap rokok dalam memicu kanker paru-paru adalah zat-zat radioaktif. Itu pun jika dimakan atau dihidap dalam kadar yang cukup.&lt;/span&gt;&lt;p&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:-1;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;span style="font-family:verdana;font-size:-1;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:+1;color:RED;"&gt; Efek Kanker Paru-Paru&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;  &lt;span style="font-family:verdana;font-size:-1;"&gt;Gambar di bawah menunjukkan paru-paru yang dirusak oleh kanker. Gambar di kanan (diperbesar) menunjukkan alveoli yang terkena kanker.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/2517/3162/1600/lung-cancer-1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/2517/3162/320/lung-cancer-1.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/2517/3162/1600/lung-cancer-2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/2517/3162/400/lung-cancer-2.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:-1;"&gt;&lt;br /&gt;Kematian umumnya bukan terjadi karena kesulitan bernafas yang diakibatkan oleh membesarnya kanker, tetapi karena posisi paru-paru dalam sistem peredaran darah menjadikan kanker mudah menyebar ke seluruh tubuh. Penyebaran metastase ke arah otak dan bagian kritis lainnya lah yang mengakibatkan kematian itu. 90% penderita meninggal dalam 3 tahun setelah diagnosis.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/2517/3162/1600/lung-cancer-3.0.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/2517/3162/400/lung-cancer-3.0.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:-1;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:+1;color:RED;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Korelasi Dengan Rokok&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:-1;"&gt;&lt;br /&gt;Industri rokok menganggap bahwa kaitan antara jumlah penderita kanker paru-paru dengan tingginya konsumsi rokok hanay merupakan kebetulan. Namun grafik-grafik di bawah, dari berbagai penelitian menunjukkan korelasi yang sangat positif dan sangat konsisten bahwa satu-satunya penyebab kanker paru-paru secara umum adalah konsumsi rokok.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/2517/3162/1600/graph-1.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/2517/3162/400/graph-1.gif" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/2517/3162/1600/graph-2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/2517/3162/400/graph-2.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/2517/3162/1600/graph-3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/2517/3162/400/graph-3.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/2517/3162/1600/graph-4.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 350px; height: 348px;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/2517/3162/400/graph-4.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 51);font-size:78%;" &gt;&lt;br /&gt;Sumber: http://rokok.komunikasi.org/kanker/index.php&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29632186-115432013053269716?l=ryaniehealth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/feeds/115432013053269716/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29632186&amp;postID=115432013053269716' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/115432013053269716'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/115432013053269716'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/2006/07/kanker-paru-paru-tentang-kanker-anak.html' title=''/><author><name>ryanie_kusma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18016321117238673890</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3553/2219/1600/images.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29632186.post-115431632281319409</id><published>2006-07-31T10:24:00.000+07:00</published><updated>2006-08-01T09:37:48.836+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;HUMOR ROKOK&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-family:arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Karakteristik Perokok&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;ul style="text-align: left; color: rgb(153, 51, 0);"&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;li&gt;Perokok awet muda, karena sebelum tua sudah pada mati.  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Perokok rumahnya aman, karena tiap malam batuk melulu.  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Perokok paling dermawan, karena rajin nyumbang ke dokter dan rumah sakit untuk pengobatan paru-paru, jantung, ginjal, dan lain-lain. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Perokok mengurangi persaingan kerja, karena wanita perokok anaknya pada idiot.  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Perokok tempat mengumpulkan amal bagi orang, karena menyiksa orang dengan asapnya di bis, mikrolet, atau tempat umum lainnya.  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Perokok mempunyai musik seumur hidupnya (suara nafasnya ngik-ngiiik).  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Perokok hidup bebas, nggak pernah baca doa sebelum ngerokok.  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Perokok membuat suasana bioskop lebih rame. Yang tadinya full-ac, jadi full-asep. &lt;/li&gt;&lt;/span&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-family:arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);font-size:180%;" &gt;Rokok Di Surga&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;  &lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Konon ada seorang kyai yang hobby ngerokok. Tapi karena kasih sayang menghapuskan banyak dosa, maka sang kyai diampuni dosa-dosanya, dan dimasukkan ke surga.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;  &lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Cuman di surga, pak kyai masih resah. Jadi dia manggil oom malaikat: "Oom Malaikat, kalau di surga saya boleh minta apa aja, saya minta rokok donk."&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;  &lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Malaikat langsung menyediakan rokok berbagai cita rasa. Sang kyai dengan suka cita membuka kemasannya, meraba-raba, menciuminya, mengambil rokok sebatang, lalu ...&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;  &lt;span style="font-family:verdana;"&gt;"Om Malaikat, apinya gimana?"&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;  &lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Dan kata malaikat, "Apinya ada di neraka."&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;  &lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Pak Kyai langsung beristighfar.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;KUCING BANDEL&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/2517/3162/1600/bad-kitty.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/2517/3162/400/bad-kitty.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-family:arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);font-size:180%;" &gt;Jalan Sumatera&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;  &lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Alkisah, seorang Ustadz di Bandung sedang menceramahi anak yatim piatu di bulan Ramadlan. Suatu saat, sang Ustadz membahas soal rokok juga.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;  &lt;span style="font-family:verdana;"&gt;"Kalian jangan mulai ikut-ikutan merokok. Itu perbuatan sia-sia.  Buang-buang uang, dan hanya merusak kesehatan. Untuk apa merokok ?  Biar dibilang jantan ?"&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;  &lt;span style="font-family:verdana;"&gt;"Sini, biar Ustadz kasih tahu. Coba lihat itu banci-banci di Jalan  Sumatera. Semuanya merokok. Mana ada merokok itu jantan. Itu  kelakuan para banci!"&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;  &lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Ah, bisa aja.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;Calvin Learnt Smoking&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/2517/3162/1600/calvin.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 415px; height: 379px;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/2517/3162/400/calvin.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29632186-115431632281319409?l=ryaniehealth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/feeds/115431632281319409/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29632186&amp;postID=115431632281319409' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/115431632281319409'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/115431632281319409'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/2006/07/humor-rokok-karakteristik-perokok.html' title=''/><author><name>ryanie_kusma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18016321117238673890</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3553/2219/1600/images.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29632186.post-115431467229039902</id><published>2006-07-31T09:40:00.000+07:00</published><updated>2006-08-01T10:08:09.603+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-family:arial;font-size:180%;"  &gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt; Cara Berhenti Merokok&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-family:arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/2517/3162/1600/smoking.png"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/2517/3162/320/smoking.png" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt; &lt;span style=";font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:RED;"  &gt; Analisis Kebiasaan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Lakukan analisis atas kebiasaan-kebiasaan merokok yang telah dilakukan selama ini. Misalnya: &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;li&gt;Kapan waktu tersering Anda untuk merokok &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kapan Anda secara otomatis ingin merokok &lt;/li&gt;&lt;/span&gt;&lt;/ul&gt; &lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Hasil analisis ini akan membantu dalam mengerem keinginan merokok.&lt;/span&gt;&lt;p&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:RED;"  &gt;Susun Daftar Alasan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;  &lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Lakukan segala hal yang membuat Anda tidak kembali merokok. Selalu ingat alasan-alasan yang mendasari Anda untuk tidak merokok. Jika perlu susun daftar alasan itu.  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;li&gt;Menghindari kanker, gagal jantung, gangguan pencernaan &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kehidupan sosial yang lebih baik &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ingat kesehatan dan kepentingan anak / keluarga &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Makan lebih enak &lt;/li&gt;&lt;/span&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;color:RED;"   &gt;Langsung Berhenti&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;  &lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Pilihlah sebuah hari di mana Anda akan berhenti. Dan pada hari itu, langsung berhenti total tanpa melakukan tahapan-tahapan. Umumkan rencana Anda kepada orang-orang dekat Anda agar mereka bisa membantu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;span style=";font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:RED;"  &gt; Waspada Pada Hari-Hari Awal&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;  &lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Hari-hari awal akan terasa sangat berat. Cobalah mengalihkan perhatian dengan mengkonsumsi permen atau permen karet tanpa gula. Sementara waktu, kurangilah kegiatan yang berkaitan dengan rokok, seperti pergi ke bar.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;span style=";font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:RED;"  &gt; Nikmati Hidup&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;  &lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Uang yang seharusnya dipakai untuk membeli rokok dapat dipakai untuk membeli hadiah bagi diri sendiri, seperti membeli buku, membeli kaset, nonton bioskop, dan hal-hal menyenangkan lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;span style=";font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:RED;"  &gt; Konsumsi Rendah Kalori&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;  &lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Selama minggu-minggu pertama (sampai kira-kira empat minggu), makanlah makanan yang mengandung kalori rendah. Juga minumlah banyak air.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Sumber: http://rokok.komunikasi.org/artikel/quitting.php&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29632186-115431467229039902?l=ryaniehealth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/feeds/115431467229039902/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29632186&amp;postID=115431467229039902' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/115431467229039902'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/115431467229039902'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/2006/07/cara-berhenti-merokok-analisis.html' title=''/><author><name>ryanie_kusma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18016321117238673890</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3553/2219/1600/images.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29632186.post-115431350073376646</id><published>2006-07-31T09:26:00.000+07:00</published><updated>2006-07-31T09:38:20.853+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(153, 51, 0);font-size:130%;color:#999999;"  &gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;       Pria Desa Berpendidikan Rendah, Perokok Terbanyak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(153, 51, 0);font-size:85%;color:#999999;"  &gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(153, 51, 0);font-size:85%;color:#999999;"  &gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Sarjani Jamal (Peneliti di Badan Pengembangan Kesehatan Jakarta)       &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 204);"&gt;Selasa, 14 Mar 2006 13:31:38&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 204);"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/2517/3162/1600/rokok_lari.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/2517/3162/320/rokok_lari.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;b style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt; Pdpersi,   &lt;/b&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt; - &lt;/span&gt;&lt;b style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Ada Apa Dengan Rokok? &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Seseorang dikatakan perokok jika selama ini telah menghisap minimal 100 batang rokok. Rokok merupakan dilemma karena di satu sisi menimbulkan kerugian pada kesehatan sedangkan di sisi lain menjadi pemasok cukai yang cukup besar bagi negara.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Secara global, konsumsi rokok membunuh satu orang setiap 10 detik. WHO memperkirakan pada 2020 penyakit berkaitan dengan rokok akan menjadi masalah kesehatan utama di banyak negara. kebiasaan merokok dianggap menjadi entry point pada penyalahgunaan narkotik dan bahan berbahaya lainnya (narkoba).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Fenomena lain yang juga harus diperhatikan adalah para perokok pasif, yaitu orang yang tidak merokok tapi tercemar oleh asap rokok. Pencemaran tersebut dapat terjadi dalam rumah, ruangan kantor, kendaraan, dan tempat umum lainnya. Survei membuktikan !ebih dan 90% perokok aktif mengaku merokok dalam rumah ketika bersama anggota keluarga, sehingga sekitar 70% penduduk Indonesia berumur 0-14 tahun telah terpapar asap rokok sejak lahir (perokok pasif). Informasi mi menunjukkan betapa besarnya prevalensi perokok pasif dengan akibat yang lebih parah lagi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Asap rokok terdiri dan 4.000 bahan kimia dan 200 di antaranya bersifat racun. Antara lain karbon monoksida (GO) dan polycyclic aromatic hydrocarbon yang mengandung zat-zat pemicu terjadinya kanker (seperti tar, benzopyrenes, vinyl chlorida, dan nitroso-nor-nicotine). Di samping itu, nikotin dapat menimbulkan ketagihan, baik pada perokok aktif maupun perokok pasif. Para perokok aktif dan pasif berisiko terkena batuk dengan sesak nafas 6,5 kali dibanding bukan perokok. Industni rokok selalu berusaha menyangkal bukti-bukti epidemiologis tentang dampak merokok mi pada kesehatan manusia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Nikotin merupakan alkaloid yang bersifat stimulan dan pada dosis tinggi beracun. Zat mi hanya ada dalam tembakau, sangat adiktif, dan mempengaruhi otak/susunan saraf. Dalam jangka panjang, nikotin akan menekan kemampuan otak untuk mengalami kenikmatan, sehingga perokok akan selalu membutuhkan kadar nikotin yang semakin tinggi untuk mencapai tingkat kepuasan dan ketagihannya. Sifat nikotin yang adiktif ini dibuktikan dengan adanya jurang antara jumlah perokok yang ingin berhenti menokok dan jumlah yang berhasil berhenti. Survei pada anak-anak sekolah usia 13— 15 tahun di Jakarta menunjukkan bahwa lebih dan 20% adalah perokok tetap dan 80% di antaranya ingin berhenti merokok tetapi tidak berhasil.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Di pihak lain, pajak pengusaha rokok dan cukai tembakau menyumbang pemasukan negara cukup besar. Pengusaha rokok merupakan salah satu di antara pembayar pajak terbesar di Indonesia pada 2002. Gukai temhakau merupakan 90% lebih dan total penerimaan cukai pada 2000. Industri pengolahan tembakau telah menyerap lebih dan 250 ribu karyawan dan merupakan 5,6% dan seluruh tenaga kerja jenis pengolahan pada tahun 2000. Berdasarkan fenomena di atas, mungkinkah pabrik rokok ditutup?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Orang Desa Paling Banyak Jadi Perokok&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Sekitar 60% penduduk Indonesia berada di pedesaan dan sisanya di perkotaan. Survei sosial dan ekonomi nasional (Susenas) 1995 dan 2001 menunjukkan bahwa persentase penduduk yang merokok di pedesaan lebih tinggi dibandingkan di perkotaan. Propinsi dengan persentase penduduk pedesaan yang merokok paling tinggi berturut-turut adalah Lampung (32%), Jawa Barat (31%), Kalimantan Barat (31%), dan Bengkulu (30%).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Propinsi dengan persentase penduduk perkotaan yang merokok paling tinggi adalah Jawa Barat, NTB, dan Lampung. Lampung dan Jawa Barat juga menjadi propinsi dengan persentase penduduk yang merokok paling tinggi secara nasional, sedangkan paling nendah adalah Bali. Dalam kaitan dengan penyuluhan antinokok, kedua propinsi itu perlu mendapat perhatian.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Pria Berpendidikan Rendah Lebih Banyak Jadi Perokok&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Tingkat pendidikan penduduk Indonesia sangat beragam. Ada yang tidak sekolah/tidak tamat Sekolah Dasar (SD), ada yang tamat SD, tamat SLTP, tamat SLTA, dan ada pula yang berijazah Akademi/Universitas. Perilaku merokok akan herkaitan dengan pengetahuan dan sikap seseorang terhadap rokok, dan pendidikan menjadi latar belakangnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Survei secara nasional tersebut juga menunjukkan bahwa pria yang tidak sekolah/tidak tamat SD merupakan perokok terbanyak. Makin tinggi tingkat pendidikan seseorang, makin sedikit yang jadi perokok. Sedangkan wanita hanya sedikit yang jadi perokok.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Pria Muda Lebih Banyak Menjadi Perokok&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Survei yang sama juga menemukan bahwa laki-laki remaja lebih banyak menjadi perokok dan hampir dua pertiga dan kelompok umur produktif adalah perokok. Selama 5 tahun, telah terjadi peningkatan kebiasaan merokok pada semua kelompok umur pria, sedangkan pada wanita terjadi penurunan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Pada pria, prevalensi perokok tertinggi adalah kelompok umur 25 —29 tahun. Hal ini terjadi karena jumlah perokok pemula jauh lebih banyak dari perokok yang berhasil berhenti merokok dalam satu rentang populasi penduduk. Sebagian besar perokok mulai merokok pada umur kurang dari 20 tahun dan separuh dari laki-laki umur 40 tahun ke atas telah merokok selama 30 tahun atau lebih. Lebih dan separuh penokok mengkonsumsi minimal 10 batang rokok per hari.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Hasil penelitian menunjukkan hampir 70% penokok Indonesia mulai merokok sebelum mereka berumur 19 tahun. Banyaknya perokok pemula di kalangan anak-anak dan remaja mungkin karena mereka belum mampu menimbang bahaya merokok bagi kesehatan dan dampak adiktif yang ditimbulkan nikotin. Perokok mungkin beranggapan bahwa mereka sendirilah yang menanggung semua bahaya dan risiko akibat kebiasaannya, tanpa menyadari bahwa sebenarnya mereka juga memberikan beban fisik dan ekonomi pada onang lain di sekitarnya sebagai perokok pasif.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Mesin Merokok&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Di Indonesia, untuk mengetahui kadar nikotin dan tar serta karbon monoksid (CO) yang terdapat dalam rokok, digunakan mesin merokok (smoking machine) yang telah mendapatkan sertifikat ISO seperti yang ada di Badan POM. Cara ini juga digunakan di Amerika Serikat. Walaupun demikian, beberapa produsen rokok yang merasa dirugikan menggugat metode tersebut sebagai cara yang tidak sesuai dengan kenyataan penggunaan rokok sehari-hari. Adakah cara lain yang lebih sahih? Barangkali melalui penggunaan manusia sebagai volunteer mungkin dapat menjawab pertanyaan tersebut. Masalahnya adalah siapa yang bersedia dan bagaimana imbalannya?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Pembuatan rokok rendah nikotin dengan label Mild atau Light atau Ultra light tidak menyelesaikan masalah penurunan intake nikotin, tar, dan CO pada perokok. Rokok jenis ini menyebabkan para pencandu memerlukan lebih banyak batang rokok untuk mencapai tingkat nikotin yang dapat memuaskan rasa ketagihan mereka.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Rokok kretek mengandung 60-70% tembakau, sisanya 30—40% cengkeh dan ramuan lain. Cengkeh mengandung eugenol yang dianggap berpotensi menjadi penyebab kanker pada manusia dan terkait dengan zat kimia safrol yang menjadi salah satu penyebab kanker hati ringan. Penelitian pada 2003 yang disponsori oleh pabrik kretek Sampurna menemukan bahwa dari 23 rokok jenis kretek yang diteliti, 14 jenis di antaranya mengandung kadar nikotin di atas 2 mg /batang, 18 jenis mengandung tar di atas 40 mg/batang, dan 12 jenis mengandung eugenol di atas 8 mg/batang. Ini menunjukkan bahwa pada umumnya rokok kretek mengandung cukup tinggi ketiga zat yang membahayakan kesehatan tersebut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Di samping itu, dalam rokok kretek terkandung berbagai zat tambahan yang berbeda sebagai bumbu yang dapat membuat rasa khas pada setiap jenis rokok. Beberapa di antaranya adalah bahan menyan, kelembab, dan ammonia yang dapat meningkatkan penyerapan alkaloid nikotin dalam bentuk base-nya. Juga terdapat aldehid, menthol, dan cocoa untuk memperbaiki rasa. Mungkin sebagian zat tersebut aman bila dimakan, tapi bila dihisap efeknya pada paru-paru bisa sangat merugikan perokok itu sendiri maupun perokok pasif.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Sponsor Olah Raga oleh Perusahaan Rokok&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Iklan dinilai meningkatkan konsumsi tembakau, dengan menciptakan situasi pemakaian tembakau dianggap baik dan biasa. Pemberian sponsor serta promosi melalui berbagai kegiatan tampaknya menjadi kunci dalam strategi industri tembakau untuk merangkul para remaja. Semua perusahaan besar rokok di Indonesia menjadi sponsor pada berbagai kegiatan olah raga, acara remaja, film, dan konser musik. Hal ini berakibat terbentuknya image pada anak-anak yang mengasosiasikan merokok dengan keberhasilan/prestasi dan kebahagian. Para penyuluh kesehatan harus bekerja keras untuk melawannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Deklarasi Geongju (Korea) yang dikuatkan oleh 410 orang partisipan dan 39 negara peserta APACT September 2004 menghimbau agar pemerintah, pengusaha, dan individu di Asia mengakhiri semua bentuk iklan, sponsorship, promosi, dan kegiatan pemasaran rokok, termasuk sebagai sponsor pada &lt;/span&gt;&lt;i style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;&lt;b&gt;ASEAN ART award dan Racing Formula I&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Kenapa Pria Sulit Berhenti Merokok?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Pada setiap bungkus dan iklan rokok telah dicantumkan peringatan kesehatan tentang bahaya merokok. Setiap perokok tentu tahu tentang hal itu. Walaupun demikian, tampaknya peringatan hanya berpengaruh pada perokok wanita, sedangkan pada pria tidak. Ini mungkin terjadi karena wanita lebih peduli dibandingkan pria terhadap akibat merokok pada dirinya (membahayakan kehamilan, kerusakan pada janin, dan risiko kanker serta penyakit jantung). Yang menjadi pertanyaan sekarang adalah kenapa pria sulit atau tidak berhenti dan kebiasaan merokok? Hal ini terjadi karena sifat nikotin yang sangat adiktif. Di samping itu, lingkungan yang tidak mendukung untuk berhenti merokok lebih banyak terdapat pada pria dibanding wanita. Lingkungan yang tidak mendukung seseorang ingin berhenti merokok di antaranya pada saat main kartu /catur, sedang menunggu, stres, minum kopi, habis makan, dan jumpa teman lama yang perokok.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Sifat adiktif tembakau menyebabkan orang tergantung pada rokok dan jika dihentikan akan menimbulkan berbagai keluhan, seperti sulit mengkonsentrasikan pikiran dan kurang percaya din. Di samping itu, pria memiliki otoritas dalam menentukan pilihannya karena memiliki uang dan kesempatan untuk membeli rokok.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Pilihan Diserahkan kepada Konsumen&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;PP No. 19/2003 merupakan peraturan pemerintah pengganti PP No.81 /2000 tentang pengendalian tembakau. Peraturan pemerintah tersebut mencakup aspek yang berkaitan dengan ukuran dan jenis pesan peringatan kesehatan, pembatasan waktu bagi iklan rokok di media elektronik, pengujian kadar nikotin, dan tar. Perlu dicatat bahwa tidak ada pengaturan kadar maksimum nikotin dan tar dalam rokok pada PP 19/2003 ini. Dengan demikian, produsen bebas memproduksi rokok dengan kadar nikotin dan tar berapapun, asal kadar keduanya dicantumkan pada setiap bungkus rokok yang mereka produksi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Tampaknya, jenis rokok mana yang akan diisap diserahkan pada konsumen.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Kalau dilihat dan segi perlindungan masyarakat terhadap biaya merokok, hal ini merupakan suatu kemunduran, karena seseorang yang sudah kecanduan cenderung menggunakan rokok dengan kadar nikotin yang lebih tinggi untuk memenuhi kepuasannya. Reaksi ini sangat membahayakan dan merugikan perokok itu sendiri. Tidak mungkin perokok yang sudah kecanduan akan memilih rokok dengan kadar nikotin rendah karena sifat adiksi dan nikotin yang cenderung meningkat untuk mencapai ambang kepuasan yang makin lama makin tinggi. Kalaupun yang digunakan rokok dengan rendah nikotin maka dia akan mengisap dalam jumlah batang yang lebih banyak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Penutup&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Salah satu alasan banyak orang sulit menerima bahaya penggunaan rokok terhadap kesehatan adalah tenggang waktu yang cukup lama (20-25 tahun) sejak mulai merokok sampai timbulnya kanker paru, gagal jantung, dan stroke. Disarankan agar pemerintah bersama masyarakat meningkatkan kegiatan untuk mengimbangi pengaruh kampanye perusahaan rokok, terutama yang ditujukan pada generasi muda sehingga pertambahan perokok pemula dapat ditekan. Di samping itu, penegakan hukum perlu dipertegas dengan merealisasikan sangsi kepada pelanggar peraturan tentang tembakau.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Medika Jurnal Kedokteran Indonesia No. 03 Tahun Ke XXXII, Maret 2006&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51); font-weight: bold;font-size:78%;" &gt; Sumber: http://www.pdpersi.co.id/?show=detailnews&amp;kode=957&amp;amp;tbl=artikel&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29632186-115431350073376646?l=ryaniehealth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/feeds/115431350073376646/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29632186&amp;postID=115431350073376646' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/115431350073376646'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/115431350073376646'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/2006/07/pria-desa-berpendidikan-rendah-perokok.html' title=''/><author><name>ryanie_kusma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18016321117238673890</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3553/2219/1600/images.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29632186.post-115431272389726807</id><published>2006-07-31T09:19:00.000+07:00</published><updated>2006-07-31T09:25:23.970+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;h2 style="text-align: center;"&gt;Baik Tanpa Rokok&lt;/h2&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Indonesia adalah sorga luar biasa ramah bagi perokok, tapi tempat siksa tak tertahankan bagi orang yang tak merokok... &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;(Tuhan 9 Centi, Taufiq Ismail)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Sebatang rokok memuat empat ribu senyawa kimia. Salah satunya amonia, bahan pembersih lantai. Ironisnya, 62 juta jiwa atau 31,4 persen penduduk negeri ini memilih membasahi bibirnya dengan 'cairan kain pel' itu saban harinya, sebab mereka adalah perokok. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Indonesia adalah surga perokok terbesar kelima di dunia setelah Rusia. Seperlima pelajar SD, SMP, dan SMA di Jakarta dan Medan bahkan sudah getol mengisap sang 'paku maut' ini. Delapan dari sepuluh pelajar di Jakarta terpaksa menjadi perokok pasif di tempat-tempat umum. Begitu pula di Medan, dan kemungkinan kota-kota besar lainnya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;''Pada saat sajak ini dibacakan malam hari ini, sejak tadi pagi sudah 120 orang di Indonesia mati karena penyakit rokok,'' begitu tulis Taufiq Ismail dalam sajak berjudul Tuhan 9 Centi. Taufiq, yang dokter hewan itu, tak keliru. Menurut dr Tjandra Yoga Aditama, spesialis paru-paru RS Persahabatan Jakarta, tanpa disadari, segudang zat kimia berbahaya dialirkan ke mulut, hidung, dan paru-paru ketika sebatang rokok diisap. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Sebut saja aseton (bahan pembuat cat), arsen (racun), butane (bahan bakar mobil), kadmium (aki mobil), karbonmonoksida (asap knalpot), DDT (insektisida), naftalen (kamper), DDT (insektisida), metanol (bensin roket), atau hidrogen sianida (gas beracun). Kandungan zat-zat maut ini lebih menggumpal pada asap rokok yang keluar dari pangkal rokok ( mainstream smoke) ketimbang dari ujung rokok (side stream smoke). Dari mana pun muasal asap, senyawa-senyawa ini tetap tak boleh tersentuh aliran darah. Tapi faktanya, 1,1 miliar manusia justru gemar merokok: 'menenggak' racun. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Tak heran, jumlah orang meninggal akibat sang lintingan tembakau ini segudang. Lima juta nyawa melayang setiap tahunnya terkait kebiasaan merokok. Dengan pola merokok seperti saat ini, kata dia, jumlahnya bakal menjadi 10 juta jiwa (dua kali lipat) pada 2020. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Pantas saja. Ada 25 macam penyakit yang mendekam di balik sebatang rokok, mulai dari jantung hingga kanker. Perokok berisiko tiga kali lipat terkena serangan jantung; sembilan kali lipat didera kanker tenggorokan; lima kali lipat diserang kanker mulut. Bayi dari ibu perokok terancam mengalami gangguan enzim pernapasan saat lahir. Masih banyak penyakit lainnya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Singkat kata, rokok racun yang bebas diperjualbelikan itu adalah senjata pamungkas guna memangkas populasi umat manusia. ''Separuh dari perokok di dunia saat ini (650 juta orang) berpotensi meninggal akibat kebiasaannya itu,'' terang Yoga, Selasa (30/5), dalam diskusi di RS Persahabatan, menyambut Hari Tanpa Tembakau Dunia hari ini (31/5). &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Sialnya, bukan perokok pun ketiban dampaknya. Sebanyak 20-30 persen penderita kanker paru di dunia adalah perokok pasif. Perokok aktif sendiri, menurut dr Cleimens Manyakori, direktur Pelayanan Medis dan Perawatan RS Persahabatan, tak mudah lepas dari kecanduan rokok. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Seperti narkoba, efek nikotin amat kuat pada sistem syaraf. Namun, terangnya, bukannya tak mungkin keluar dari jeratan sang 'paku maut'. Tak sedikit yang sukses. ''Apalagi kalau kita tahu dampak buruknya. Selain itu, kita juga harus tahu dampak baiknya,'' terang Cleimens. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Fakta Angka:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;25&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Jenis penyakit yang disebabkan asap rokok.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Perubahan Tubuh Setelah Berhenti Merokok &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Dalam 20 menit: &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Tekanan darah dan denyut nadi kembali ke normal.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Dalam 8 jam: &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Kadar oksigen darah kembali normal.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Dalam 24 jam: &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Karbonmonoksida dieliminasi dari tubuh. Paru mulai mengeluarkan mukus dan debris. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Dalam 48 jam: &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Nikotin tak dapat lagi dideteksi dalam tubuh. Kemampuan mencium dan merasa jadi lebih baik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Dalam 72 jam: &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Bernapas mulai lebih lega sebab bronkus lebih elastis.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Dalam 2-12 minggu: &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Sirkulasi di berbagai bagian tubuh membaik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Dalam 3-9 bulan: &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Gangguan pernapasan (batuk, sesak napas) mulai membaik. Fungsi paru meningkat 5-10 persen.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Dalam 5 tahun:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Risiko serangan jantung jadi separuh ketimbang yang terus merokok.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Dalam 10 tahun: &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Risiko memperoleh kanker paru menjadi separuh. Risiko serangan jantung sama dengan yang tidak merokok sama sekali.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;dr Tjandra Yoga Aditama&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51); font-weight: bold;"&gt;Sumber: http://cahaya.blogster.com/baik_tanpa_rokok.html&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29632186-115431272389726807?l=ryaniehealth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/feeds/115431272389726807/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29632186&amp;postID=115431272389726807' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/115431272389726807'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/115431272389726807'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/2006/07/baik-tanpa-rokok-indonesia-adalah.html' title=''/><author><name>ryanie_kusma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18016321117238673890</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3553/2219/1600/images.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29632186.post-115431218348579184</id><published>2006-07-31T09:15:00.000+07:00</published><updated>2006-08-01T10:18:22.886+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;font-size:180%;" &gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Langkah Berhenti Merokok&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;   &lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);font-family:Script MT Bold;font-size:180%;"  &gt;&lt;br /&gt;1&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);font-family:Comic Sans MS;font-size:180%;"  &gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);font-family:Script MT Bold;font-size:130%;"  &gt;Tetapkan Harinya&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/2517/3162/1600/1.png"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/2517/3162/320/1.png" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;Sebaiknya dilakukan serta-merta dengan menetapkan hari tertentu.  Umpamanya: hari lahir, hari pernikahan, atau Hari Bebas Tembakau.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);font-family:Script MT Bold;font-size:6;"  &gt;2  &lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);font-family:Script MT Bold;font-size:130%;"  &gt;Berhenti&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);font-family:Script MT Bold;font-size:130%;"  &gt; merokok dengan kawan perokok&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/2517/3162/1600/2.png"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/2517/3162/320/2.png" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;Berkumpul dengan kawan yang merokok, seterusnya sama-sama membuat perencanaan untuk berhenti merokok.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);font-family:Script MT Bold;font-size:6;"  &gt;3 &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);font-family:Script MT Bold;font-size:130%;"  &gt;Uang dan bukan Abu Rokok&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/2517/3162/1600/3.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/2517/3162/320/3.gif" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;Setiap hari, kumpulkan berapa banyak uang yang selalu dihabiskan untuk rokok. Uang simpanan itu boleh disalurkan kepada perkara-perkara yang lebih bermanfaat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);font-family:Script MT Bold;font-size:6;"  &gt;4  &lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);font-family:Script MT Bold;font-size:130%;"  &gt;Buang&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);font-family:Script MT Bold;font-size:130%;"  &gt; Semua Rokok&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/2517/3162/1600/4.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/2517/3162/320/4.gif" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;Sehari sebelum berhenti merokok, silahkan buang rokok, korek api, tempat abu rokok dan benda2 yang berkaitan dengannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);font-family:Script MT Bold;font-size:6;"  &gt;5  &lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);font-family:Script MT Bold;font-size:130%;"  &gt;Hanya&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);font-family:Script MT Bold;font-size:130%;"  &gt; Untuk Hari Ini&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/2517/3162/1600/5.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/2517/3162/320/5.gif" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;Ide untuk tidak merokok buat selamanya adalah sangat sulit.  Hendaklah bertekad pada diri sendiri "Hanya untuk hari ini saya tidak akan merokok".  Dengan itu melatih pemikiran Anda setiap hari.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);font-family:Script MT Bold;font-size:6;"  &gt;6   &lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);font-family:Script MT Bold;font-size:180%;"  &gt;A&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);font-family:Script MT Bold;font-size:130%;"  &gt;lihkan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);font-family:Script MT Bold;font-size:130%;"  &gt; Pemikiran&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/2517/3162/1600/6.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/2517/3162/320/6.gif" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;Bila berhenti merokok, tangan mulut dan otak akan 'ketagihan', terutama sekali selepas makan dan semasa stres.  Adalah penting kebiasaan merokok digantikan dengan aktivittas yang sehat seperti senam dan memakan makanan yang berkhasiat seperti buah-buahan segar bila rasa ketagihan merokok datang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);font-family:Script MT Bold;font-size:6;"  &gt;7   &lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);font-family:Script MT Bold;font-size:180%;"  &gt;B&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);font-family:Script MT Bold;font-size:130%;"  &gt;antuam&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);font-family:Script MT Bold;font-size:130%;"  &gt; Professional&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/2517/3162/1600/7.png"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/2517/3162/320/7.png" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;Dapatkan bantuan professional seperti dokter yang akan memberi nasihat dan boleh mencadangkan Terapi Gantian Nikotin.  Juga dapatkan bantuan keluarga dan kawan-kawan sebagai sokongan moral.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);font-family:Script MT Bold;font-size:6;"  &gt;8  &lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);font-family:Script MT Bold;font-size:180%;"  &gt;T&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);font-family:Script MT Bold;font-size:130%;"  &gt;erima&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);font-family:Script MT Bold;font-size:130%;"  &gt; Kasih Saya Tidak Merokok&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/2517/3162/1600/8.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/2517/3162/320/8.gif" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;Bila ditawari untuk merokok, katakan dengan pernuh semangat '&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Terima Kasih Saya Tidak Merokok&lt;/span&gt;'.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);font-family:Script MT Bold;font-size:6;"  &gt;9   &lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);font-family:Script MT Bold;font-size:180%;"  &gt;P&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);font-family:Script MT Bold;font-size:130%;"  &gt;erhatikan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);font-family:Script MT Bold;font-size:130%;"  &gt; Berat Badan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/2517/3162/1600/9.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/2517/3162/320/9.gif" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;Kenaikan berat badan adalah lumrah selepas berhenti merokok, dengan ketiadaan nikotin yang fungsinya mengurangi nafsu makan.  Oleh itu disarankan agar senam selama 30 menit setiap hari.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);font-family:Script MT Bold;font-size:6;"  &gt;10   &lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);font-family:Script MT Bold;font-size:180%;"  &gt;B&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);font-family:Script MT Bold;font-size:130%;"  &gt;ila&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);font-family:Script MT Bold;font-size:130%;"  &gt; Gagal&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/2517/3162/1600/10.0.png"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/2517/3162/320/10.0.png" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;table style="width: 9px; height: 5px;" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top" width="1%"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td valign="top" width="24"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;Bila tidak berhasil, jangan putus asa.  Coba dan terus mencoba.  Ingatlah setiap batang rokok, memudharatkan kesehatan kita.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(51, 51, 51); font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Sumber: http://www.moh.gov.bn/merokok/berhenti.html&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29632186-115431218348579184?l=ryaniehealth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/feeds/115431218348579184/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29632186&amp;postID=115431218348579184' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/115431218348579184'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/115431218348579184'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/2006/07/langkah-berhenti-merokok-1-tetapkan.html' title=''/><author><name>ryanie_kusma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18016321117238673890</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3553/2219/1600/images.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29632186.post-115430954290121517</id><published>2006-07-31T08:18:00.000+07:00</published><updated>2006-07-31T08:32:23.260+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;BISAKAH BERHENTI MEROKOK??????&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;Merokok sudah dianggap                       hal biasa dalam kehidupan sehari-hari. Padahal, dalam asap                       rokok terdapat 4.000 zat kimia yang berbahaya untuk kesehatan.                       Bisa enggak sih seseorang berhenti merokok?&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/2517/3162/1600/r1609rok.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 282px; height: 290px;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/2517/3162/320/r1609rok.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;span style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;Semua                 orang sudah tahu bahaya yang ditimbulkan akibat merokok. Tetapi,                 perilaku merokok tak pernah surut. Lihat saja dalam kehidupan sehari-hari,                 seperti di lingkungan rumah, kantor, angkutan umum, maupun di jalan-jalan.                 Hampir setiap saat dapat dijumpai orang merokok. Bahkan, parahnya                 lagi nih, di sebelah ibu yang sedang menggendong bayi sekalipun,                 orang tetap tenang saja mengembuskan asap rokoknya dan sering kali                 orang-orang ya&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;ng ada di sekelilingnya tidak peduli.&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/2517/3162/1600/r1609rok.jpg"&gt;&lt;/a&gt;              &lt;p style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;Kerugian yang ditimbulkan rokok sangat banyak bagi kesehatan! Dalam                 asap rokok terdapat 4.000 zat kimia berbahaya, dua di antaranya                 adalah nikotin yang bersifat adiktif dan tar yang bersifat karsinogenik.                 Racun dan karsinogen yang timbul akibat pembakaran tembakau dapat                 memicu terjadinya kanker.&lt;/p&gt;              &lt;p style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;Asap yang keluar dari pembakaran mengandung gas-gas beracun, seperti                 karbon monoksida dan larutan kimia lainnya. Karbon monoksida akan                 menurunkan kemampuan tubuh dalam membawa oksigen yang dapat menimbulkan                 risiko penyakit jantung.&lt;/p&gt;              &lt;p style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;Tembakau berisi zat nikotin yang sangat adiktif (membuat orang                 ketagihan). Nikotin akan mempercepat detak jantung dan meningkatkan                 tekanan darah. Namun, yang lebih membahayakan adalah tar&gt;f 9001&lt;&gt;              &lt;p style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;Untuk memberikan selera yang diharapkan perokok, pabrik selalu                 menambahkan zat tambahan agar rasa dari rokok itu bisa memenuhi                 keinginan konsumen. Zat-zat tambahan inilah yang dapat meningkatkan                 kinerja dari nikotin.&lt;/p&gt;              &lt;p style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;Hal itulah yang menyebabkan perokok sangat sulit meninggalkan rokok                 karena ketergantungan pada nikotin. Efek dari rokok atau tembakau                 memberi stimulasi depresi ringan, gangguan daya tangkap, alam perasaan,                 alam pikiran, tingkah laku, dan fungsi psikomotor. Jika dibandingkan                 dengan zat-zat adiktif lainnya, rokok sangatlah rendah pengaruhnya.                 Makanya, ketergantungan pada rokok tidak begitu dianggap gawat.&lt;/p&gt;              &lt;p style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;&lt;strong&gt;Faktor pengaruh&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;              &lt;p style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;Mengapa seseorang yang masih berusia muda (remaja) sudah mulai                 merokok? Ada beberapa faktor yang memengaruhi, yakni:&lt;/p&gt;              &lt;p style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;&lt;em&gt;1. Pengaruh orangtua.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;              &lt;p style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;Salah satu temuan tentang teman-teman kita yang sudah menjadi perokok,                 mereka berasal dari rumah tangga yang tidak bahagia. Orangtuanya                 tidak begitu memerhatikan dan sering memberikan hukuman fisik yang                 keras. Yang paling kuat pengaruhnya adalah, bila orangtua sendiri                 perokok berat, anak-anaknya mungkin sekali untuk mencontohnya.&lt;/p&gt;              &lt;p style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;&lt;em&gt;2. Pengaruh teman.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;              &lt;p style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;Berbagai fakta mengungkapkan, makin banyak teman-teman kita yang                 sudah pada merokok, makin besar kemungkinan kita jadi perokok juga.&lt;/p&gt;              &lt;p style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;&lt;em&gt;3. Faktor kepribadian.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;              &lt;p style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;Anak muda zaman sekarang umumnya mencoba untuk merokok karena alasan                 ingin tahu atau ingin melepaskan diri dari rasa sakit fisik atau                 jiwa, membebaskan diri dari kebosanan. Namun, satu sifat kepribadian                 yang bersifat hanya mencoba-coba pada pengguna obat-obatan (termasuk                 rokok) seperti ini justru mengarahkan kepada hal-hal yang negatif.&lt;/p&gt;              &lt;p style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;&lt;em&gt;4. Pengaruh iklan.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;              &lt;p style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;Melihat iklan di media cetak dan elektronik yang menampilkan gambaran                 bahwa perokok adalah lambang kejantanan atau &gt;f 9002f 9001&lt;,                 sering kali membuat seseorang terpicu untuk mengikuti perilaku seperti                 yang ada dalam iklan tersebut.&lt;/p&gt;              &lt;p style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;&lt;strong&gt;Gimana caranya berhenti?&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;              &lt;p style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;Memang sulit sih untuk menghilangkan kebiasaan merokok. Tahap pertama                 yang mungkin bisa dilakukan ya dari motivasi. Dengan menumbuhkan                 motivasi dalam diri kita untuk berhenti atau tidak mencoba untuk                 merokok akan membuat kita mampu tidak terpengaruh godaan merokok                 yang datang dari teman, media massa, atau kebiasaan keluarga/orangtua.&lt;/p&gt;              &lt;p style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;Di dalam website tentang kesehatan remaja, &gt;uon 1under&lt;&gt;f                 9001&lt;, ada &gt;f 9002f 9001&lt;&gt;              &lt;p style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;&lt;strong&gt;Harus ada kemauan!&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;              &lt;p style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;Pilih satu hari untuk mulai berhenti merokok. Dan, pilih lagi keesokan                 harinya, dan berikutnya….&lt;/p&gt;              &lt;p style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;Sadarlah bahwa nanti kita akan merasa marah, terganggu, dan pengin                 sekali merokok. Itulah efek nikotin, kita bakal merasa ketagihan.                 Dia akan gangguin kita terus seperti anak kecil. Cuekin saja! Seperti                 anak kecil, kalau dicuekin, ia bakal pergi dengan sendirinya.&lt;/p&gt;              &lt;p style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;Pikirkan waktu kita biasanya merokok, saat pesta, sebelum tidur,                 kumpul sama teman. Cari gimana caranya kita bisa melewati keadaan                 tersebut tanpa rokok. Mungkin dengan mengunyah chewing gum, main                 play station, atau yang lainnya yang bisa membuat tangan atau mulut                 kita sibuk. Cari teman yang juga pengin berhenti merokok.&lt;/p&gt;              &lt;p style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;Hindari teman-teman yang selalu mendorong kita untuk merokok. Jangan                 takut tubuh bakal gemuk. Kalau jadi gemuk, bisa kita kecilkan lagi                 setelah kita bebas dari rokok.&lt;/p&gt;              &lt;p style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;&lt;strong&gt;Berbanggalah bahwa kita tidak merokok.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;              &lt;p style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;Kalo gagal? Jangan khawatir! Coba renungkan kenapa kita gagal.                 Pikirkan bagaimana kita bisa menang lain waktu. Dan, coba lagi!                 Ingat, kemenangan jauh lebih prestise buat kita.&lt;/p&gt;              &lt;strong style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;ANANG SARI ATMANTA Relawan Pusat Studi Seksualitas PKBI                 DIY&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;strong style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Sumber: http://www.kompas.com/wanita/news/0509/16/102933.htm&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29632186-115430954290121517?l=ryaniehealth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/feeds/115430954290121517/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29632186&amp;postID=115430954290121517' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/115430954290121517'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/115430954290121517'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/2006/07/bisakah-berhenti-merokok-merokok-sudah.html' title=''/><author><name>ryanie_kusma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18016321117238673890</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3553/2219/1600/images.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29632186.post-115258691810713461</id><published>2006-07-11T09:58:00.000+07:00</published><updated>2006-07-11T10:01:58.236+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;p style="text-align: center; font-weight: bold; color: rgb(102, 0, 204);"&gt;7 Cara Menyegarkan Otak&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center; font-weight: bold; color: rgb(102, 0, 204);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(102, 0, 204);"&gt;Otak adalah piranti paling vital dalam tubuh. Cacat sedikit saja,&lt;br /&gt;atau 'tak bugar' bisa jadi pasokan ingatan akan terhambat, stroke,&lt;br /&gt;atau bahkan meninggal. Otak memang sangat kuat, tapi juga rentan.&lt;br /&gt;Oleh karena itu, perlu kiat cermat untuk terus membugarkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Caranya :&lt;br /&gt;Pertama, jaga makanan atau diet. Makanan yang asal-asalan bisa&lt;br /&gt;membuat tubuh rusak. Hindari kegemukan karena bisa menyebabkan&lt;br /&gt;munculnya penyakit seperti diabetes, jantung, hipertensi dan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, hindari minum alkohol dan mengonsumsi narkoba karena bisa&lt;br /&gt;meracuni bisa otak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, waspadalah bila memasak menggunakan panci, ketel, atau&lt;br /&gt;pembungkus alumunium foil karena alumunium yang berlebih dalam darah&lt;br /&gt;bisa menurunkan daya ingat. Selain alumunium, zat besi dan silikon&lt;br /&gt;juga bisa meracuni otak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat, berolahragalah secara teratur. Kalau tidak memungkinkan,&lt;br /&gt;minimal lakukan jalan kaki setiap hari selama 30 menit. Usahakan&lt;br /&gt;untuk latihan pernapasan dan melakukan senam otak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelima, jauhi tempat-tempat yang berpolutan tinggi karena CO&lt;br /&gt;(karbonmonoksida) yang terkandung dalam asap mobil bisa meracuni&lt;br /&gt;otak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keenam, asah otak, misalnya dengan main catur, kartu, mengisi teka-&lt;br /&gt;teki silang, mempelajari sesuatu dan mempraktekkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketujuh, tanggulangi stres dengan baik. Bisa dengan rileksasi,&lt;br /&gt;meditasi atau menggeluti hobi.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(102, 0, 204);"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(153, 0, 0); text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;a href="http://www.ayahbunda-online.com/bencanaalam" rel="nofollow"&gt; http://www.ayahbunda-online.com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-size:85%;" &gt;   &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29632186-115258691810713461?l=ryaniehealth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/feeds/115258691810713461/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29632186&amp;postID=115258691810713461' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/115258691810713461'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/115258691810713461'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/2006/07/7-cara-menyegarkan-otak-otak-adalah.html' title=''/><author><name>ryanie_kusma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18016321117238673890</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3553/2219/1600/images.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29632186.post-115258653449635369</id><published>2006-07-11T09:46:00.000+07:00</published><updated>2006-07-11T09:55:34.676+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;color:#800040;"&gt;&lt;b&gt;Brain Gym&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;color:#800040;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/2517/3162/1600/bgym_dancing.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/2517/3162/320/bgym_dancing.gif" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:100%;"&gt;Brain Gym® aims to educate the whole person. It  combines the techniques of applied kinesiology with the current understanding of  whole-brain learning and, through movement, draws out the natural resources that  are in each person. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:100%;"&gt;Brain Gym® also uses highly effective  technologies taken from many other fields such as developmental optometry, brain  research, Neuro-linguistic Programming, motor development, psychology,  acupuncture and language development. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;How did Brain Gym® originate?&lt;/b&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:100%;"&gt;Brain Gym® was first developed by Paul Dennison,  Ph. D., while working with children who displayed various symptoms of learning  difficulties. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:100%;"&gt;In the course of his research, Dr. Dennison found  a strong relationship between the lack of left/right hemispheric integration and  learning problems. Therefore, he developed a series of sequential movements to  assist integration. As he experimented with these movements and observed the  results, he realized that integrated processing between the two hemispheres was  not only advantageous, but vital, for every learning situation. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;How can Brain Gym® help me?&lt;/b&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:100%;"&gt;Performing the Brain Gym® movements regularly  over a period of time has been found to improve visual and aural perception,  increase long and short term memory, reduce hyperactivity and restore a feeling  of calmness and control. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Developmental Movement and Brain Gym®&lt;/b&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:100%;"&gt;Babies are born with automatic reflexes, called  primitive reflexes, that are imperative in the early stages of development in  areas such as motor skills and speech. As adults, our performance of daily tasks  can be less effective under stress due to a lack of integration of these reflex  patterns into our nervous system. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:100%;"&gt;The Brain Gym® movement sequences simulate many  of these developmental movements. By performing and regularly practising  stylized sequential movements, it is possible to give the brain and body a  "second chance" to integrate these automatic patterns, making everyday life  easier and more comfortable. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;How is Brain Gym® used?&lt;/b&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:100%;"&gt;A learning readiness program, Brain Gym® is  currently used in 32 different countries with a wide range of clientele. High  performance athletes, musicians and other performers, members of the business  community, seniors and geriatric patients, children with learning difficulties,  as well as people in rehabilitation programs have all benefited from Brain Gym®.  Clients feel the difference. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Benefits of Brain Gym®&lt;/b&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:100%;"&gt;   &lt;li&gt;Creates "stress free" learning for both teacher and learner &lt;/li&gt;   &lt;li&gt;Can be done in less than 5 minutes: no special equipment or space is    needed &lt;/li&gt;   &lt;li&gt;Adapts well to any curriculum or teaching style &lt;/li&gt;   &lt;li&gt;Applicable in all learning situations &lt;/li&gt;   &lt;li&gt;Activates balance in all areas of the brain to make learning easier    (specifically both hemispheres and the frontal lobe) &lt;/li&gt;   &lt;li&gt;Is a quick, specific, self-directed way to activate highest performance    potential and increase self-esteem &lt;/li&gt;   &lt;li&gt;Results are immediate, long-term and demonstrable &lt;/li&gt;   &lt;li&gt;Is neurologically sound in its approach &lt;/li&gt;&lt;/span&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Books and Links&lt;/b&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:100%;"&gt;BRAIN GYM by Paul &amp; Gail Dennison&lt;br /&gt;SMART MOVES by Carla Hannaford&lt;br /&gt;THE DOMINANCE FACTOR by Carla Hannaford &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:100%;"&gt;&lt;a href="http://www.braingym.org/"&gt; www.braingym.org&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.braingym.org.uk/" target="parent"&gt;www.braingym.org.uk&lt;/a&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#800040;"&gt;&lt;b&gt;Sumber : &lt;/b&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;a href="http://www.new-oceans.co.uk/"&gt; www.new-oceans.co.uk&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29632186-115258653449635369?l=ryaniehealth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/feeds/115258653449635369/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29632186&amp;postID=115258653449635369' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/115258653449635369'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/115258653449635369'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/2006/07/brain-gym-brain-gym-aims-to-educate.html' title=''/><author><name>ryanie_kusma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18016321117238673890</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3553/2219/1600/images.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29632186.post-115224674151152741</id><published>2006-07-07T11:32:00.000+07:00</published><updated>2006-07-07T11:32:21.800+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a style="font-weight: bold;" href="/journal/item/92" rel="bookmark"&gt;Senam Otak, Penyegar Pikiran&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Otak kita terdiri dari dua belahan, kiri dan kanan. Anehnya, 85 persen orang di  dunia ini ternyata hidup dengan mengandalkan otak kiri saja. Sebagian dari  sisanya menggunakan kombinasi keduanya, dan sebagian lagi memakai otak kanan.  Itulah kesimpulan beberapa penelitian tentang otak. &lt;p style="color: rgb(153, 51, 0); font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Dari segi fungsi,  otak yang terdiri dari dua belahan kiri dan kanan itu seolah memiliki tiga  dimensi yang saling berhubungan. Dengan mengoptimalkan penggunaan seluruh bagian  ini, fungsi otak dapat dioptimalkan. Sayang, tak semua orang mampu melakukannya.  Salah satu cara mengoptimalkan penggunaan semua dimensi otak adalah senam  otak.&lt;/p&gt; &lt;h3 style="color: rgb(153, 51, 0); font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Tak Perlu Waktu  Khusus &lt;/h3&gt; &lt;p style="color: rgb(153, 51, 0); font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Senam otak atau  brain gym adalah serangkaian latihan berbasis gerakan tubuh sederhana. Gerakan  itu dibuat untuk merangsang otak kiri dan kanan (dimensi lateralitas);  meringankan atau merelaksasi belakang otak dan bagian depan otak (dimensi  pemfokusan); merangsang sistem yang terkait dengan perasaan/emosional, yakni  otak tengah (limbis) serta otak besar (dimensi pemusatan).&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(153, 51, 0); font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Sebagai pemula,  Anda bisa melakukannya lewat gerakan sederhana sambil melakukan kegiatan  sehari-hari. “Senam ini bisa dilakukan tanpa waktu khusus. Sambil nonton  televisi juga bisa,” ujar Dra. Hj. Kartika Sapardjiman, pempimpin Kelas Brain  Gym di Rumah Sakit Kartika, Pulo Mas, Jakarta Timur. Tapi, imbuh Kartika yang  saat ini membimbin tujuh peserta, termasuk seorang ibu hamil, sebelum  mempraktikkan sendiri Anda perlu bimbingan instruktur khusus.&lt;/p&gt; &lt;h3 style="color: rgb(153, 51, 0); font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Populer di Amerika  dan Eropa &lt;/h3&gt; &lt;p style="color: rgb(153, 51, 0); font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Menurut Paul E.  Denisson Ph.D., ahli senam otak dari lembaga Educational Kinesiology, Amerika  Serikat, meski sederhana, brain gym mampu memudahkan kegiatan belajar dan  melakukan penyesuaian terhadap ketegangan, tantangan, dan tuntutan hidup  sehari-hari. Pakar penelitian otak inilah yang pertama kali memperkenalkan  metode terapi ini di Amerika, 19 tahun silam.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(153, 51, 0); font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Awalnya senam otak  dimanfaatkan untuk anak yang mengalami gangguan hiperaktif, kerusakan otak,  sulit konsentrasi dan depresi. Namun dalam perkembangannya setiap orang bisa  memanfaatkannya untuk beragam kegunaan.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(153, 51, 0); font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Saat ini, di  Amerika dan Eropa brain gym sedang digemari. Banyak orang yang merasa terbantu  melepaskan stres, menjernihkan pikiran, meningkatkan daya ingat, dsb. Berminat?  Selamat mencoba! PG &lt;/p&gt; &lt;h3 style="color: rgb(153, 51, 0); font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Macam Gerakan  Brain Games &lt;/h3&gt; &lt;div class="itembox"&gt;&lt;li style="color: rgb(153, 51, 0); font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Gerakan Sakelar  Otak: &lt;ol style="color: rgb(153, 51, 0); font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Sakelar otak  (jaringan lunak di bawah tulang selangka di kiri dan kanan tulang dada) dipijat  selama 20-30 detik dengan satu tangan, sementara tangan lainnya memegang atau  memijat sebelah kanan dan kiri pusar.&lt;/ol&gt; &lt;ol style="color: rgb(153, 51, 0); font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Mengoptimalkan  pengiriman pesan dari otak kiri ke kanan atau sebaliknya, meningkatkan  penerimaan oksigen, dan menstimulasi aliran darah agar lebih lancar mengalir ke  otak.&lt;/ol&gt; &lt;ol style="color: rgb(153, 51, 0); font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Guna:  mengoptimalkan keterampilan motorik halus, memperbaiki sikap tubuh, meningkatkan  energi, mengurangi stres visual dan relaksasi tengkuk serta bahu. &lt;/ol&gt; &lt;/li&gt;&lt;li style="color: rgb(153, 51, 0); font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Gerakan Silang  &lt;ol style="color: rgb(153, 51, 0); font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Gerakan ini  mengaktifkan hubungan kedua sisi otak dan merupakan gerakan pemanasan untuk  semua keterampilan yang memerlukan penyeberangan garis tengah bagian lateral  tubuh.&lt;/ol&gt; &lt;ol style="color: rgb(153, 51, 0); font-family: 'trebuchet ms';"&gt;* Mengaktifkan  gerakan mata dari kiri ke kanan, meningkatkan harmonisasi penglihatan  (binokular)&lt;/ol&gt; &lt;ol style="color: rgb(153, 51, 0); font-family: 'trebuchet ms';"&gt;* Guna:  mengoptimalkan pekerjaan menulis, mendengar, membaca dan memahami, meningkatkan  stamina, memperbaiki pernapasan, pendengaran dan penglihatan.&lt;/ol&gt; &lt;/li&gt;&lt;li style="color: rgb(153, 51, 0); font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Tombol Bumi  &lt;ol style="color: rgb(153, 51, 0); font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Ujung salah satu  tangan menyentuh bawah bibir, ujung jari lainnya di pinggir atas tulang kemaluan  (15 cm di bawah pusar). Di sentuh selama 30 detik atau 4-6 kali tarikan napas  penuh.&lt;/ol&gt; &lt;ol style="color: rgb(153, 51, 0); font-family: 'trebuchet ms';"&gt;* Meningkatkan  koordinasi dan konsentrasi (melihat secara vertikal dan horizontal sekaligus  tanpa keliru, seperti saat membaca kolom dalam tabel).&lt;/ol&gt; &lt;ol style="color: rgb(153, 51, 0); font-family: 'trebuchet ms';"&gt;* Guna: mengurangi  kelelahan mental (stres), mengoptimalkan jenis pekerjaan seperti organisasi,  perancangan seni, pembukuan.&lt;/ol&gt; &lt;/li&gt;&lt;li style="color: rgb(153, 51, 0); font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Tombol Imbang &lt;ol style="color: rgb(153, 51, 0); font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Gerakan ini akan  mengembalikan tiga dimensi keseimbangan tubuh (kiri-kanan, atas-bawah,  depan-belakang). Tekan ’tombol imbang’ -— 4-5 cm ke kiri dan ke kanan dari garis  tengah/lekukan di batas rambut antara tengkorak dan tengkung di atas tulang  belakang -— sementara tangan satunya menyentuh pusar, selama 30 detik. &lt;/ol&gt; &lt;ol style="color: rgb(153, 51, 0); font-family: 'trebuchet ms';"&gt;* Meningkatkan  konsentrasi, pengambilan keputusan, pemikiran asosiatif, kepekaan indrawi untuk  keseimbangan, menjernihkan pikiran dan menjaga badan tetap relaks&lt;/ol&gt; &lt;ol style="color: rgb(153, 51, 0); font-family: 'trebuchet ms';"&gt;* Guna: mengerti  konsep yang tersirat (saat membaca), mengkritisi, mengurangi mabuk perjalanan  dan tekanan di kuping karena perubahan ketingian, mengoptimalkan pekerjaan  menulis laporan, memakai telepon atau komputer.&lt;/ol&gt; &lt;/li&gt;&lt;li style="color: rgb(153, 51, 0); font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Kait Relaks &lt;ol style="color: rgb(153, 51, 0); font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Tumpangkan kaki  kiri di atas kaki kanan, dan tangan kiri di atas tangan kanan dengan posisi  jempol ke bawah. Jemari kedua tangan saling menggenggam, kemudian tarik tangan  ke arah pusar dan terus ke depan dada. Pejamkan mata dan saat menarik napas,  lidah ditempelkan ke langit-langit mulut dan lepaskan saat mengembuskan napas.  Berikutnya, buka silangan kaki, dan ujung-ujung jari tangan saling bersentuhan  secara halus di dada atau di pangkuan, sambil mengambil napas dalam 1 menit  lagi&lt;/ol&gt; &lt;ol style="color: rgb(153, 51, 0); font-family: 'trebuchet ms';"&gt;* Meningkatkan  koordinasi motorik halus dan pemikiran logis, dan pemusatan emosional.&lt;/ol&gt; &lt;ol style="color: rgb(153, 51, 0); font-family: 'trebuchet ms';"&gt;* Guna: mendengar  aktif, berbicara lugas, menghadapi tes dan bekerja dengan papan ketik,  pengendalian diri dan keseimbangan.&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 0);font-family:'trebuchet ms';" &gt;Catatan: Untuk  mencegah ketegangan otot, sebelum memulai latihan Anda sebaiknya minum beberapa  gelas air putih. Jumlah air yang harus dikonsumsi sekitar sepertiga kali berat  tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 102);"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;artikel diambil dari:  www.parentsguide.co.id&lt;br /&gt;gambar diambil dari:  www.amazon.com&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:arial;font-size:85%;"  &gt;Sumber: http://verapermata.multiply.com&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29632186-115224674151152741?l=ryaniehealth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/feeds/115224674151152741/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29632186&amp;postID=115224674151152741' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/115224674151152741'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/115224674151152741'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/2006/07/senam-otak-penyegar-pikiran-otak-kita.html' title=''/><author><name>ryanie_kusma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18016321117238673890</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3553/2219/1600/images.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29632186.post-115224319605471389</id><published>2006-07-07T10:32:00.000+07:00</published><updated>2006-07-07T10:33:16.180+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Senam OTAK untuk Merangsang                    Kecerdasan Bayi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;SELAIN faktor genetik, kecerdasan                    seorang bayi atau anak juga tergantung pada faktor lingkungan.                    Di antaranya, nutrisi yang baik, imunisasi, dan stimulasi atau                    rangsangan.&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;                   &lt;p&gt;Bayi yang mendapat rangsangan secara tepat dan                    berkesinambungan tentu akan mempengaruhi perkembangan otaknya.                    Dengan begitu diharapkan perkembangan fisik, mental, dan                    intelektualnya akan melampaui kemampuan dasar atau potensi                    genetiknya. &lt;/p&gt;                   &lt;p&gt;PENELITIAN membuktikan bahwa pengalaman dan rangsangan yang                    diterima &lt;u&gt;pada tahun pertama&lt;/u&gt; kehidupan akan berpengaruh                    pada perkembangan dan fungsi otaknya di kemudian hari. &lt;/p&gt;                   &lt;p&gt;Kartini Sapardjiman, Ketua Senam Otak Indonesia,                    mengatakan, kecerdasan bayi juga bisa dioptimalkan dengan                    &lt;u&gt;senam otak&lt;/u&gt;. Senam otak adalah latihan yang terangkai                    atas gerakan-gerakan tubuh yang dinamis dan menyilang. Senam                    ini mendorong keseimbangan aktivitas kedua belahan otak secara                    bersamaan. Diharapkan, potensi kedua belahan otak akan                    seimbang sehingga kecerdasan anak pun menjadi maksimal. &lt;/p&gt;                   &lt;p&gt;"Selama ini banyak orang hanya menggunakan &lt;u&gt;otak kirinya                    saja&lt;/u&gt; sehingga potensi otak kanannya tidak dimanfaatkan                    secara maksimal," kata Kartini, dalam seminar "Senam Otak Ibu                    Hamil dan Bayi Merangsang Potensi Otak Sejak Dini" yang                    diselenggarakan atas kerja sama Klub Brain Gym Omni Medical                    Center (OMC) Kelapa Gading dan RS OMC Pulomas, Jakarta. &lt;/p&gt;                   &lt;p&gt;Pada kesempatan yang sama, ahli anak RS Omni Medical                    Center, dr Caroline Mulawi, mengatakan, stimulasi pada bayi                    bisa dilakukan sejak bayi dalam kandungan, yaitu sejak &lt;u&gt;usia                    kehamilan tiga bulan&lt;/u&gt;. &lt;/p&gt;                   &lt;p&gt;"Stimulasi bisa berupa &lt;u&gt;suara dan taktil (rabaan)&lt;/u&gt;.                    Dari beberapa penelitian menunjukkan, bayi yang mendapat                    stimulasi ketika dalam kandungan memiliki tingkat inteligensia                    lebih tinggi 14 poin daripada yang tidak mendapatkan                    stimulasi," kata Caroline. &lt;/p&gt;                   &lt;p&gt;Stimulasi harus dilakukan tiap hari pada setiap kesempatan                    berinteraksi dengan bayi, misalnya ketika memandikan,                    mengganti popok, menyusui, menyuapi makanan, menggendong,                    mengajak berjalan-jalan, bermain, menonton TV, bahkan                    menjelang tidur. Stimulasi harus dilakukan dalam suasana aman,                    nyaman, menyenangkan, penuh kasih sayang, dan gembira. &lt;/p&gt;                   &lt;p&gt;Pada prinsipnya, semua ucapan, sikap, dan perbuatan ibu                    atau pengasuh yang berulang-ulang akan terekam dalam otak bayi                    sehingga akan berisiko ditiru oleh bayi. Apa yang bayi lihat,                    dengar, atau rasakan akan menjadi pengalaman baru bagi bayi                    sehingga dia akan mencoba melakukannya sendiri. &lt;/p&gt;                   &lt;p&gt;SEJAK tahun 2001 sudah ditemukan senam otak yang bisa                    mengoptimalkan perkembangan dan potensi otak. Otak terbagi                    menjadi dua, otak belahan kanan dan otak belahan kiri. &lt;u&gt;Otak                    kanan berfungsi untuk&lt;/u&gt; intuitif, merasakan, bermusik,                    menari, kreatif, melihat keseluruhan, dan ekspresi badan.                    Sedangkan &lt;u&gt;otak belahan kiri bertugas untuk&lt;/u&gt; berpikir                    logis dan rasional, menganalisa, bicara, berorientasi pada                    waktu, dan hal-hal rinci. &lt;/p&gt;                   &lt;p&gt;Senam otak dengan metode latihan Edu-K atau pelatihan dan                    kinesis (gerakan) akan menggunakan seluruh otak melalui                    pembaruan pola gerakan tertentu untuk membuka bagian-bagian                    otak yang sebelumnya tertutup atau terhambat. &lt;/p&gt;                   &lt;p&gt;Senam otak ini bisa dilakukan oleh siapa saja, termasuk                    bayi. Senam otak pada bayi sebenarnya sangat sederhana.                    Contohnya, menggerakkan anggota badan secara menyilang dengan                    perantara mainan. Bisa berbentuk robot, boneka, bola, balon,                    atau apa saja yang sesuai dengan usia anak. Hal yang penting,                    gerakan yang dilakukan anak melewati garis tengah antara tubuh                    bagian kanan dan tubuh bagian kiri. &lt;/p&gt;                   &lt;p&gt;Kemampuan belajar paling tinggi tercapai jika &lt;u&gt;dua belah                    otak, dua mata, dan dua telinga aktif serta bisa bekerja sama                    dengan baik&lt;/u&gt;. Selain itu, gerak badan juga terkoordinasi                    dan seimbang. Pertemuan gerakan yang menyilang ini merupakan                    pusat dari senam otak. &lt;/p&gt;                   &lt;p&gt;Senam otak dilakukan melalui &lt;u&gt;tiga dimensi&lt;/u&gt;, yakni                    lateralitas komunikasi, pemfokusan pemahaman, dan pemusatan                    pengaturan. Lateralitas komunikasi (dimensi kiri-kanan)                    bertujuan untuk mengoptimalkan kemampuan belajar. Gerakannya                    menyangkut mendengar, melihat, menulis, bergerak, dan sikap                    positif. Gerakan-gerakan itu menyerap kemampuan komunikasi                    yang lebih cepat. &lt;/p&gt;                   &lt;p&gt;&lt;em&gt;Misalnya, bola digerakkan ke kiri ke kanan di depan                    bayi, atau bayi memegang mainan lalu digerakkan ke kiri ke                    kanan. Bisa juga mainan yang berbunyi digerakkan ke kiri ke                    kanan secara menyilang. Bertepuk-tepuk tangan juga melatih                    pendengaran bayi. Bayi memegang jari kita lalu digerakkan ke                    kiri ke kanan, atau membentuk angka delapan tidur. Apa pun                    gerakannya asal berdimensi ke kiri ke kanan.&lt;/em&gt; &lt;/p&gt;                   &lt;p&gt;Pemfokusan pemahaman (dimensi muka-belakang) bermanfaat                    membantu kesiapan dan konsentrasi untuk menerima hal-hal baru                    dan mengekspresikan apa yang sudah diketahui. Gerakan berupa                    latihan meregangkan otot menyangkut konsentrasi, pengertian,                    dan pemahaman. Misalnya dengan melipat lutut dan sikut bayi                    berulang kali atau mengangkat tangan ke atas lalu digerakkan                    ke muka ke belakang. &lt;/p&gt;                   &lt;p&gt;Pemusatan pengaturan (dimensi atas-bawah) membantu                    meningkatkan energi yang menyangkut berjalan, mengorganisasi,                    tes atau ujian. Hal ini bermanfaat untuk membantu seluruh                    potensi dan keterampilan yang dimiliki serta mengontrol emosi,                    seperti menggerakkan kepala ke atas ke bawah, mengangkat beban                    ringan atau benda lainnya, kemudian digerakkan ke atas ke                    bawah. (&lt;span style="color: rgb(153, 0, 255);"&gt;ARN&lt;/span&gt;)&lt;/p&gt;&lt;div  style="text-align: center; color: rgb(51, 0, 0);font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;span style="font-weight: bold;" class="comment"&gt;Sumber: http://www.depkes.go.id/index.php&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29632186-115224319605471389?l=ryaniehealth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/feeds/115224319605471389/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29632186&amp;postID=115224319605471389' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/115224319605471389'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/115224319605471389'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/2006/07/senam-otak-untuk-merangsang-kecerdasan_06.html' title=''/><author><name>ryanie_kusma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18016321117238673890</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3553/2219/1600/images.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29632186.post-115137805507487485</id><published>2006-06-27T10:11:00.000+07:00</published><updated>2006-06-27T10:14:15.186+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;p align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS;font-size:130%;color:#669900;"&gt;&lt;b&gt;Mengatasi  Anemia &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS;color:#669900;"&gt;&lt;span class="grey"&gt;Selasa, 23 Mei  2006&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS;font-size:85%;color:#669900;"&gt;Anemia  atau kurang darah sudah cukup akrab dengan kita. Gangguan ini bisa menyebabkan  munculnya gejala 4 L, yaitu lemah, letih, lesu, dan loyo. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS;font-size:85%;color:#669900;"&gt;Anemia adalah gejala kekurangan (defisiensi) sel darah merah karena kadar  hemoglobin yang rendah. Kekurangan sel darah merah akan membahayakan tubuh.  Sebab sel darah merah berfungsi sebagai sarana transportasi zat gizi dan oksigen  yang diperlukan pada proses fisiologis dan biokimia dalam setiap jaringan tubuh.  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS;font-size:85%;color:#669900;"&gt;Jadi, bila seseorang terkena anemia, pasokan oksigen ke seluruh tubuhnya akan  berkurang. Berbagai akibat fisiologis dan psikologis pun akan muncul.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS;font-size:85%;color:#669900;"&gt;Pada kadar yang normal, jumlah rata - rata sel darah merah/mm pada laki-laki  adalah 5.200.000. Sedangkan pada wanita 4.700.000. Apabila seseorang mempunyai  jumlah sel darah merah di bawah angka normal tersebut, berarti dia menderita  anemia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS;font-size:85%;color:#669900;"&gt;Kurang darah bisa terjadi akibat keadaan-keadaan tertentu, seperti kehilangan  darah karena luka berat, tindakan operasi, kecelakaan, menstruasi, melahirkan,  dan terlalu sering menjadi donor darah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS;font-size:85%;color:#669900;"&gt;Selain itu juga bisa karena kerusakan sel darah merah akibat kekurangan gizi,  zat beracun atau patogen, faktor keturunan (genesis), serta penyakit Hodgkin  atau kanker pada organ penyimpanan serta pembentukan darah seperti hati, limpa,  dan sumsum tulang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS;font-size:85%;color:#669900;"&gt;Menurunnya jumlah sel darah merah dalam tubuh juga bisa terjadi karena zat  gizi besi digunakan untuk kepentingan lain (di luar untuk pembuatan sel darah  merah). Hal ini terjadi, misalnya, akibat kekurangan asam lambung, penyakit pada  sumsum tulang, kekurangan zat gizi yang diperlukan untuk pembentukan atau  memproduksi sel-sel darah merah seperti asam folat, vitamin B12, dan lainnya.  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS;font-size:85%;color:#669900;"&gt;Wanita hamil paling rentan terkena anemia. Ketika mengandung, volume darah  dalam tubuh meningkat sekitar 50 persen. Ini karena tubuh memerlukan tambahan  darah guna mensuplai oksigen dan makanan untuk pertumbuhan janin. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS;font-size:85%;color:#669900;"&gt;Meningkatnya volume darah mengakibatkan meningkatnya jumlah zat besi yang  dibutuhkan untuk memproduksi sel-sel darah merah. Selama masa kehamilan,  dibutuhkan zat besi sebanyak 800 mg. Dari jumlah itu, 500 mg digunakan untuk  pertambahan sel darah merah ibu. Sedangkan sisanya untuk janin dan plasenta.  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS;font-size:85%;color:#669900;"&gt;Jika anemia pada wanita hamil tidak segera diatasi, maka bisa berakibat pada  kehamilannya. Si ibu akan mudah pingsan, keguguran, atau proses melahirkan yang  lama karena kontraksi yang tidak bagus.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS;font-size:85%;color:#669900;"&gt;Sedangkan bagi janin, gangguan ini bisa mengakibatkan pertumbuhan terhambat,  lahir prematur, lahir dengan cacat bawaan, atau lahir dengan cadangan zat besi  yang kurang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS;font-size:85%;color:#669900;"&gt;Untuk mengatasi anemia ini, ada beberapa hal yang perlu dilakukan :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS;font-size:85%;color:#669900;"&gt;1. Bagi penderita anemia karena kekurangan zat besi, sebaiknya memperbanyak  konsumsi makanan yang kaya akan zat besi, seperti bayam. Juga makanan yang  banyak mengandung vitamin C, seperti jeruk, tomat, mangga, dan sebagainya. Sebab  kandungan asam askorbat dalam vitamin C bisa meningkatkan penyerapan zat  besi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS;font-size:85%;color:#669900;"&gt;2. Sedangkan bagi ibu hamil, sejak sebelum kehamilan maupun selama hamil,  sebaiknya memperbanyak mengonsumsi makanan yang kaya akan zat besi, asam folat  juga vitamin B. Misalnya adalah hati, daging, kuning telur, ikan teri, susu, dan  kacang-kacangan seperti tempe dan susu kedelai, serta sayuran berwarna hijau  tua. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS;font-size:85%;color:#669900;"&gt;3. Hindarilah mengonsumsi makanan atau minuman yang menghambat penyerapan zat  besi di dalam tubuh. Misalnya kopi. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS;font-size:85%;color:#669900;"&gt;( jar/dari berbagai sumber  )&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;SUMBER: http://www.republika.co.id&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29632186-115137805507487485?l=ryaniehealth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/feeds/115137805507487485/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29632186&amp;postID=115137805507487485' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/115137805507487485'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/115137805507487485'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/2006/06/mengatasi-anemia-selasa-23-mei-2006.html' title=''/><author><name>ryanie_kusma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18016321117238673890</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3553/2219/1600/images.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29632186.post-115137768982783847</id><published>2006-06-27T10:03:00.000+07:00</published><updated>2006-06-27T10:08:09.956+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;p align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Arial Black;color:#ff9900;"&gt;MENGATASI PENYEBAB  ANEMIA KURANG GIZI&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;color:#ff9900;"&gt;Selain gejala "4 L",  ada anemia yang memiliki tanda-tanda aneh dan tidak normal. Anemia Pica namanya,  menyebabkan penderita memiliki selera makan yang tidak lazim, seperti makan  tanah, kotoran, adonan semen, serpihan cat, atau minum minyak tanah. Itu hanya  salah satu dari beberapa jenis anemia kekurangan gizi yang akan dibeberkan  penyebab maupun cara penanggulangannya berikut ini.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;color:#ff9900;"&gt;Istilah anemia langsung mengingatkan  kita pada penyakit lesu darah, yang tidak lain adalah menurunnya jumlah dan mutu  sel darah di dalam tubuh. Seperti diketahui, sel darah terdiri atas sel darah  merah (hematokrit), hemoglobin, ferritin, serum besi, dan lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;color:#ff9900;"&gt;Fungsi sel darah merah itu penting  mengingat tugasnya antara lain sebagai sarana transportasi zat gizi, dan  terutama juga oksigen yang diperlukan pada proses fisiologis dan biokimia dalam  setiap jaringan tubuh. Terkena anemia berarti, selain pasokan oksigen ke seluruh  tubuh jadi berkurang, berbagai akibat fisiologis dan psikologis juga akan  muncul.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;color:#ff9900;"&gt;Akibat anemia gizi antara lain tampak  pada tubuh yang sering mengalami gejala "4 L": letih, lemah, lesu, dan loyo. Di  samping itu muka tampak pucat, kehilangan selera makan, apatis, sering pusing,  sulit berkonsentrasi, serta mudah terserang penyakit.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;color:#ff9900;"&gt;Di Indonesia, anemia gizi masih  merupakan masalah gizi utama dan terus diperbaiki secara berkelanjutan. Data  terakhir menunjukkan, prevalensi anemia gizi besi masih tinggi (Kodiyat, 1995):  ibu hamil (63,5%), balita (55,5%), anak usia sekolah (20 -40%), wanita dewasa  (30 - 40%), pekerja berpenghasilan rendah (30 - 40%), dan pria dewasa (20 -  30%).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;color:#ff9900;"&gt;Selain gejala anemia yang tampak dan  dirasakan, untuk mengetahui lebih teliti perlu dilakukan tes darah di  laboratorium. Beberapa indikator yang lazim digunakan untuk itu adalah kadar  serum ferritin (SF), transferin saturation (TS), free erytrocytes  protophorphyrin (FEP), dan kadar hemoglobin (Hb).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;color:#ff9900;"&gt;Standar anemia masing-masing indikator  adalah sebagai berikut: kadar Hb laki-laki 13 g/dl dan wanita di bawah 12 g/dl.  Indikator yang berlaku untuk kedua jenis kelamin: kadar serum ferritin di bawah  12 mcg/l, kadar TS kurang dari 16%, dan kadar FEP di atas 100 mcg/dl sel darah  merah. Dari pengalaman di lapangan, kadar Hb dapat dijadikan indikator  representatif untuk kegiatan intervensi penanggulangan anemia gizi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;color:#ff9900;"&gt;&lt;b&gt;Kerusakan sel darah  merah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Anemia bisa terjadi akibat keadaan-keadaan seperti kehilangan darah  karena luka berat, tindakan pembedahan, kecelakaan, menstruasi, melahirkan, dan  terlalu sering menjadi donor darah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;color:#ff9900;"&gt;Namun, anemia juga bisa karena  kerusakan sel darah merah akibat kurang gizi, adanya zat beracun atau patogen,  faktor keturunan (genesis), penyakit Hodgkin atau kanker pada organ penyimpanan  serta pembentukan darah seperti hati, limpa, dan sumsum tulang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;color:#ff9900;"&gt;Menurunnya jumlah sel darah merah bisa  juga akibat zat gizi besi digunakan untuk kepentingan lain (di luar untuk  pembuatan sel darah merah). Misalnya, akibat kekurangan asam lambung, penyakit  pada sumsum tulang, kekurangan zat gizi yang diperlukan untuk pembentukan atau  memproduksi sel-sel darah merah seperti asam folat, vitamin B&lt;sub&gt;12&lt;/sub&gt;, dan  lainnya. Anemia juga bisa disebabkan oleh menurunnya kualitas serta kuantitas  hemoglobin sel darah merah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;color:#ff9900;"&gt;Ada dua tipe anemia yang dikenal selama  ini yaitu anemia gizi dan nongizi. Anemia gizi adalah keadaan kurang darah  akibat kekurangan zat gizi yang diperlukan dalam pembentukan serta produksi  sel-sel darah merah, baik kualitas maupun kuantitasnya. Sedangkan anemia nongizi  akibat pendarahan seperti luka akibat kecelakaan, mensturasi, atau penyakit  darah yang bersifat genesis seperti thalasemia, hemofilia, dan  lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;color:#ff9900;"&gt;Anemia gizi itu sendiri ada beberapa  macam:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul type="disc"&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color:#ff9900;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;&lt;i&gt;Anemia gizi besi&lt;/i&gt;: karena  zat gizi besi (Fe) merupakan inti molekul hemoglobin yang merupakan unsur utama  dalam sel darah merah, maka kekurangan pasokan zat gizi besi menyebabkan  menurunnya produksi hemoglobin. Akibatnya, terjadi pengecilan ukuran  (&lt;i&gt;microcytic&lt;/i&gt;), rendahnya kandungan hemoglobin (&lt;i&gt;hypochromic&lt;/i&gt;), serta  berkurangnya jumlah sel darah merah. Penderita mengalami gejala umum berupa "4  L" itu tadi disertai pucat, kesemutan, mata berkunang-kunang, jantung berdegup  kencang, dan kurang bergairah.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;color:#ff9900;"&gt;Untuk mengatasinya secara oral atau  suntikan bisa diberikan suplemen zat gizi besi dengan dosis 60 - 180 mg/hari  sampai keadaan normal. Untuk mencegah terjadinya anemia gizi besi bisa dilakukan  dengan mengkonsumsi bahan makanan sumber utama zat besi seperti daging dan  sayuran sesuai kecukupan gizi yang dianjurkan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;  &lt;/p&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color:#ff9900;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;&lt;i&gt;Amenia gizi vitamin E&lt;/i&gt;:  mengakibatkan integritas dinding sel darah merah menjadi lemah dan tidak normal  sehingga sangat sensitif terhadap hemolisis (pecahnya sel darah merah). Soalnya,  vitamin E adalah faktor esensial bagi integritas sel darah merah.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt; &lt;p&gt;  &lt;/p&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color:#ff9900;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;&lt;i&gt;Anemia gizi asam folat&lt;/i&gt;:  disebut juga anemia magaloblastik atau makrositik; dalam hal ini keadaan sel  darah merah penderita tidak normal dengan ciri-ciri bentuknya lebih besar,  jumlahnya sedikit dan belum matang. Penyebabnya ialah kekurangan asam folat dan  atau vitamin B&lt;sub&gt;12&lt;/sub&gt;. Padahal kedua zat itu diperlukan dalam pembentukan  nukleoprotein untuk proses pematangan sel darah merah dalam sumsum  tulang.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;color:#ff9900;"&gt;Penanganan gizinya dilakukan dengan tes  laboratorium adanya B&lt;sub&gt;12&lt;/sub&gt; dalam darah untuk membedakannya dengan anemia  &lt;i&gt;pernicious&lt;/i&gt;. Bila ternyata kadar vitamin B&lt;sub&gt;12&lt;/sub&gt; normal, maka dapat  dilakukan pemberian asam folat dengan dosis 0,1 - 1,0 mg/hari. Bila terjadi  malabsorbsi, asam folat itu dapat disuntikkan dengan dosis 0,01 mg/hari.  Tentunya hal ini perlu dikonsultasikan dengan dokter ahli gizi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;  &lt;/p&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color:#ff9900;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;&lt;i&gt;Anemia gizi vitamin  B&lt;sub&gt;12&lt;/sub&gt;&lt;/i&gt;: disebut juga &lt;i&gt;pernicious&lt;/i&gt;, keadaan dan gejalanya mirip  dengan anemia gizi asam folat. Namun, anemia jenis ini disertai gangguan pada  sistem alat pencernaan bagian dalam. Pada jenis yang kronis bisa merusak sel-sel  otak dan asam lemak menjadi tidak normal serta posisinya pada dinding sel  jaringan saraf berubah. Dikhawatirkan, penderita akan mengalami gangguan  kejiwaan.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;color:#ff9900;"&gt;Penanganan gizinya diawali dengan tes  darah untuk mengetahui spesifikasi kekurangan zat gizinya. Kekurangan vitamin  B&lt;sub&gt;12&lt;/sub&gt; dapat diatasi dengan pemberian secara oral atau suntikan dengan  dosis sekitar 100 mcg/hari, sesuai anjuran dokter gizi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;  &lt;/p&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color:#ff9900;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;&lt;i&gt;Anemia gizi vitamin  B&lt;sub&gt;6&lt;/sub&gt;&lt;/i&gt;: anemia ini disebut juga &lt;i&gt;siderotic&lt;/i&gt;. Keadaannya mirip  dengan anemia gizi besi, namun bila darahnya dites secara laboratoris, serum  besinya normal. Kekurangan vitamin B&lt;sub&gt;6&lt;/sub&gt; akan mengganggu sintesis  (pembentukan) hemoglobin.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;color:#ff9900;"&gt;Penanganan gizinya dengan memberikan  suplemen vitamin B&lt;sub&gt;6&lt;/sub&gt; secara oral dengan dosis 50 - 200 mg/hari atau  sesuai anjuran dokter gizi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;  &lt;/p&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color:#ff9900;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;&lt;i&gt;Anemia Pica&lt;/i&gt;: tanda-tanda  anemia Pica aneh dan tidak normal. Penderita memiliki selera makan yang tidak  lazim, seperti makan tanah, kotoran, adonan semen, serpihan cat, atau minum  minyak tanah. Tentu saja perilaku makan ini akan memperburuk penyerapan zat gizi  besi oleh tubuh.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;color:#ff9900;"&gt;Untuk mengatasinya dilakukan penanganan  gizi seperti pada anemia gizi besi yaitu dengan memberikan suplemen besi (Fe)  dengan dosis 60 - 180 mg/hari sesuai anjuran dokter gizi. Selain itu pihak  keluarganya harus mengawasi dan mencegah penderita untuk tidak melakukan  kebiasaan makan benda-benda yang aneh-aneh itu.&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;color:#ff9900;"&gt;&lt;b&gt;Dipasok setiap hari&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Beberapa  zat gizi memang sangat berperan dan diperlukan dalam pembentukan dan produksi  sel darah merah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;color:#ff9900;"&gt;Zat gizi besi (Fe) merupakan kelompok  mineral yang diperlukan, sebagai inti dari hemoglobin, unsur utama sel darah  merah. Sedangkan tembaga (Cu) sebagai bagian enzim untuk membentuk zat besi  &lt;i&gt;ferri&lt;/i&gt; agar dapat masuk dalam sel darah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;color:#ff9900;"&gt;Dari kelompok vitamin, vitamin C  digunakan untuk mereduksi besi menjadi bentuk &lt;i&gt;ferrous&lt;/i&gt; agar mudah diserap  tubuh. Vitamin B&lt;sub&gt;6&lt;/sub&gt; sebagai kofaktor dalam pembentukan hemoglobin.  Sedangkan vitamin B&lt;sub&gt;12&lt;/sub&gt; dan asam folat diperlukan sebagai bagian  pengendali dalam proses pertumbuhan atau perbanyakan serta pematangan sel darah  merah. Vitamin E diperlukan untuk mempertahankan integritas dinding sel darah.  Sedangkan protein diperlukan sebagai bahan dasar hemoglobin dan sel darah  merah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;color:#ff9900;"&gt;Zat-zat gizi itu hendaknya kita pasok  setiap hari dalam jumlah yang sesuai dengan keperluannya. Rata-rata kecukupan  yang dianjurkan per hari untuk masing-masing zat gizi ini adalah protein 12 - 62  g, vitamin B&lt;sub&gt;6&lt;/sub&gt; 1,5 - 2,5 mg, vitamin B&lt;sub&gt;12&lt;/sub&gt; sekitar 0,3 - 2,6  mcg, asam folat kurang lebih 25 - 200 mcg. Untuk vitamin C diperlukan sekitar 30  - 60 mg dan vitamin E kurang lebih 3 - 13 mg (alfa tokoferol). Sedangkan dari  kelompok mineral, zat gizi besi (Fe) dianjurkan sekitar 3 - 30 mg dan tembaga  (Cu) sekitar 0,4 - 3,0 mg.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;color:#ff9900;"&gt;Seluruh keperluan zat gizi itu  diutamakan berasal dari makanan pokok, lauk pauk, sayuran hijau dan buah-buahan,  serta tahu dan tempe atau hasil olahannya. Dalam keadaan tertentu bisa ditambah  dengan minum zat gizi, sesuai anjuran dokter.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;color:#ff9900;"&gt;Hendaknya sehari-hari kita selalu  memperhatikan susunan menu berdasarkan ketentuan gizi seimbang. Atau paling  tidak memenuhi kriteria gizi "empat sehat lima sempurna." &lt;b&gt;(Mohamad Harli,  sarjana gizi masyarakat dan sumberdaya keluarga, alumnus IPB)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: arial; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;SUMBER: http://www.indomedia.com/intisari/1999/oktober/anemia.htm&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29632186-115137768982783847?l=ryaniehealth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/feeds/115137768982783847/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29632186&amp;postID=115137768982783847' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/115137768982783847'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/115137768982783847'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/2006/06/mengatasi-penyebab-anemia-kurang-gizi.html' title=''/><author><name>ryanie_kusma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18016321117238673890</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3553/2219/1600/images.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29632186.post-115137704492290512</id><published>2006-06-27T09:54:00.000+07:00</published><updated>2006-06-27T10:01:43.023+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);font-family:Comic Sans MS;font-size:85%;"  &gt; &lt;p align="center"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Atasi Anemia Sebelum Kepayahan Jantung&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt; &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);font-family:Comic Sans MS;font-size:78%;"  &gt;&lt;b&gt;Kamis, 08 Juli 2004  &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Comic Sans MS;font-size:85%;"  &gt; &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Jakarta, Kompas - Rasa mudah lelah, lemah, letih,  lunglai, lalai, dan mata berkunang- kunang, yang selama ini dikenal sebagai  gejala-gejala kurang darah (anemia), bila tak segera diatasi berpotensi  menimbulkan kepayahan jantung, bahkan menyebabkan serangan jantung. Pasalnya,  dalam kondisi hemoglobin (Hb) sebagai pengangkut oksigen dalam darah berjumlah  di bawah batas normal, jantung dipaksa bekerja ekstra keras memompa darah untuk  menyalurkan oksigen ke seluruh tubuh. Salah satu gejalanya dada terasa  berdebar-debar.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;"Kalau terus dipaksa begitu, lama-lama jantung akan  kepayahan dan membengkak. Serangan jantung juga menjadi risiko berikutnya yang  mungkin terjadi," kata Konsultan Hematologi Onkologi Medik di Rumah Sakit Cipto  Mangunkusumo (RSCM)/FKUI Dr Syafrizal Syafei Sp PD dalam kampanye anti-anemia di  Jakarta, Rabu (7/7).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Seseorang dengan keluhan kurang darah karena kekurangan  zat besi, dapat mencari jalan keluar dengan mengonsumsi makanan yang mengandung  zat besi atau tablet tambah darah. Makanan yang dianjurkan di antaranya bayam,  kacang-kacangan, daun katuk, daging ayam, hati, limpa, ikan, kuning telur, dan  roti-gandum.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Sementara suplemen oral zat besi bisa diberikan dalam  bentuk ferrous sulfat, ferrous glukonat, ferrous fumarat, dan ferrous suksinat.  "Ibu hamil dan pekerja sebaiknya memenuhinya," kata dokter yang juga bertugas di  Rumah Sakit Kanker Dharmais (RSKD) itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Pekerja yang disarankan terus memantau keadaan darahnya  di antaranya pengemudi/sopir, pilot pesawat komersial, maupun pekerja bangunan  proyek. Selain itu, tentu saja pada ibu hamil dan menyusui.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;&lt;strong&gt;Pada ibu hamil&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Kekurangan darah pada ibu hamil harus segera diatasi  dengan meminum tablet tambah darah. Pada saat itu, kebutuhan darah ibu lebih  besar karena bayi membutuhkan untuk proses pembentukan darah dalam  tubuhnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Kecukupan darah juga disiapkan sebagai persiapan proses  melahirkan supaya tidak terjadi kepayahan jantung, yang bisa berakibat  fatal.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Menurut data survei tahun 2000, didapati satu dari dua  penduduk Indonesia menderita kekurangan darah. Prevalensi pada ibu hamil  mencapai 50 persen, ibu menyusui 45 persen, dan remaja putri mencapai 57 persen.  Data ini menguatkan bahwa kekurangan darah banyak diderita kaum perempuan  dibandingkan laki-laki. Pada remaja putri, salah satunya karena faktor  menstruasi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Secara umum, dalam keadaan normal seseorang dengan kadar  Hb berjumlah di bawah 6-7 miligram/desiliter (mg/dL), hanya sanggup menjalankan  aktivitas ringan di dalam rumah. (GSA)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div  style="text-align: center;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;p&gt;&lt;font&gt;SUMBER: http://www.kompas.com/kompas-cetak/0407/08/humaniora/1137498.htm&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;font&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29632186-115137704492290512?l=ryaniehealth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/feeds/115137704492290512/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29632186&amp;postID=115137704492290512' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/115137704492290512'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/115137704492290512'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/2006/06/atasi-anemia-sebelum-kepayahan-jantung.html' title=''/><author><name>ryanie_kusma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18016321117238673890</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3553/2219/1600/images.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29632186.post-115137649776527322</id><published>2006-06-27T09:27:00.000+07:00</published><updated>2006-06-27T09:52:55.526+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;table _base_href="file:///D:/Kusmaryani/Anemia4.htm"&gt;&lt;tbody _base_href="file:///D:/Kusmaryani/Anemia4.htm"&gt;&lt;tr align="center" valign="top"&gt; &lt;td align="center" valign="top"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 128, 0);font-size:180%;" &gt;7 dari 10 Wanita  Hamil Terkena Anemia&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr align="right" valign="bottom"&gt; &lt;td align="left" valign="top"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 128, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;Di Indonesia  prevalensi anemia di kalangan pekerja memang masih tinggi. Studi mengenai anemia  pada pekerja wanita yang dilakukan di Jakarta, Tangerang, Jambi, dan Kudus -  Jawa Tengah membuktikan hal itu. Dilaporkan, anemia menurunkan produktivitas 5 -  10% dan kapasitas kerjanya 6,5 jam per minggu. Anemia yang menyebabkan turunnya  daya tahan juga membuat penderita rentan terhadap penyakit, sehingga frekuensi  tidak masuk kerja meningkat. Maka benarlah bila disimpulkan, anemia defisiensi  zat besi sangat mempengaruhi produktivitas kerja seseorang. Namun, menurut  penelitian lain, produktivitas dapat ditingkatkan sampai 10 - 20% setelah  pekerja mendapat suplemen zat besi.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 128, 0);"&gt; &lt;/span&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 128, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;Pembentuk sel darah  merah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Pada penderita anemia, lebih sering disebut kurang darah, kadar sel  darah merah (hemoglobin atau Hb) di bawah nilai normal. Penyebabnya bisa karena  kurangnya zat gizi untuk pembentukan darah, misalnya zat besi, asam folat, dan  vitamin B12. Tetapi yang sering terjadi adalah anemia karena kekurangan zat  besi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 128, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;Proses kekurangan zat besi sampai  menjadi anemia melalui beberapa tahap. Awalnya, terjadi penurunan simpanan  cadangan zat besi. Bila belum juga dipenuhi dengan masukan zat besi,  lama-kelamaan timbul gejala anemia disertai penurunan Hb.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 128, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;Gejala awal anemia zat besi berupa  badan lemah, lelah, kurang energi, kurang nafsu makan, daya konsentrasi menurun,  sakit kepala, mudah terinfeksi penyakit, stamina tubuh menurun, dan pandangan  berkunang-kunang - terutama bila bangkit dari duduk. Selain itu, wajah, selaput  lendir kelopak mata, bibir, dan kuku penderita tampak pucat. Kalau anemia sangat  berat, dapat berakibat penderita sesak napas, bahkan lemah jantung.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 128, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;Zat besi yang terdapat dalam semua  sel tubuh ini berperan penting dalam berbagai reaksi biokimia, di antaranya  memproduksi sel darah merah. Sel itu sangat diperlukan untuk mengangkut oksigen  ke seluruh jaringan tubuh. Sedangkan oksigen penting dalam proses pembentukan  energi agar produktivitas kerja meningkat dan tubuh tidak cepat  lelah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 128, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;Zat besi juga unsur penting dalam  mempertahankan daya tahan tubuh, agar kita tidak mudah terserang penyakit.  Menurut penelitian, orang dengan kadar Hb kurang dari 10 g/dl memiliki kadar sel  darah putih (untuk melawan bakteri) yang rendah pula.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 128, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;Jumlah zat besi di dalam tubuh  bervariasi menurut umur, jenis kelamin, dan kondisi fisiologis tubuh. Pada orang  dewasa sehat, jumlah zat besi diperkirakan lebih dari 4.000 mg, dengan sekitar  2.500 mg ada dalam hemoglobin. Di dalam tubuh sebagian zat besi (sekitar 1.000  mg) disimpan di hati berbentuk ferritin. Saat konsumsi zat besi dari makanan  tidak cukup, zat besi dari ferritin dikerahkan untuk memproduksi Hb.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 128, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;Jumlah zat besi yang harus diserap  tubuh setiap hari hanya 1 mg atau setara dengan 10 - 20 mg zat besi yang  terkandung dalam makanan. Zat besi pada pangan hewani lebih tinggi penyerapannya  yaitu 20 - 30%, sedangkan dari sumber nabati hanya 1 - 6%.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 128, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;Wanita lebih rentan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 128, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;Sebenarnya, tubuh punya mekanisme  menjaga keseimbangan zat besi dan mencegah berkembangnya kekurangan zat besi.  Tubuh mampu mengatur penyerapan zat besi sesuai kebutuhan tubuh dengan  meningkatkan penyerapan pada kondisi kekurangan dan menurunkan penyerapan saat  kelebihan zat besi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 128, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;Begitupun, anemia tetap bisa  menyerang, bahkan siapa saja. Di antaranya mereka yang karena aktif, amat sibuk,  dan punya keterbatasan waktu, tidak bisa mengikuti pola makan yang memenuhi  kebutuhan akan zat besi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 128, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;Kemungkinan lain adalah meningkatnya  kebutuhan karena kondisi fisiologis, misalnya hamil, kehilangan darah karena  kecelakaan, pascabedah atau menstruasi, adanya penyakit kronis atau infeksi,  misalnya infeksi cacing tambang, malaria, tuberkulose atau TB (dulu dikenal  sebagai &lt;i&gt;TBC&lt;/i&gt;).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 128, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;Mereka yang berdiet pun terbuka  kemungkinan menderita anemia karena diet yang berpantang telur, daging, hati,  atau ikan. Padahal jenis pangan itu sumber zat besi yang mudah diserap tubuh.  Tak heran bila para vegetarian cenderung mudah menderita anemia. Apalagi  disertai kebiasaan tidak sarapan atau frekuensi makan tidak teratur tanpa  kualitas makanan seimbang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 128, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;Demikian pula pengidap gangguan  penyerapan zat besi dalam usus. Ini bisa terjadi karena gangguan pencernaan atau  dikonsumsinya substansi penghambat seperti kopi, teh, atau serat makanan  tertentu tanpa asupan zat besi yang cukup.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 128, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;Wanita, terutama, perlu memberi  perhatian khusus pada anemia. Dimulai pada saat remaja mengalami haid di masa  pubertas. Di fase ini sangat diperlukan zat gizi cukup seperti zat besi, vitamin  A, dan kalsium. Sayangnya, akibat menstruasi ia harus kehilangan zat besi hingga  dua kali jumlah yang dikeluarkan pria.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 128, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;Pada wanita dewasa dengan berat badan  55 kg, zat besi yang keluar lewat saluran pencernaan dan kulit atau kehilangan  basal berjumlah 0,5 - 1,0 mg per hari, atau umumnya sekitar 0,8 mg per hari.  Sedangkan jumlah zat besi yang hilang karena haid, pada 95% populasi adalah 1,6  mg per hari. Sehingga jumlah zat besi yang hilang akibat haid ditambah  kehilangan basal menjadi sekitar 2,4 mg per hari pada 95% populasi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 128, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;Tak heran bila wanita cenderung  menderita kekurangan zat besi karena hilangnya zat itu di kala haid tiap bulan  tanpa diimbangi asupan makanan yang cukup mengandung zat besi. Kehilangan zat  besi lewat haid pada wanita biasanya konstan, tetapi bervariasi jumlahnya di  antara kaum wanita. Dapat dimengerti bila beberapa wanita perlu zat besi lebih  banyak daripada wanita lain.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 128, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;Penyebab lain adalah kecenderungan  wanita berdiet karena ingin mempertahankan bentuk tubuh ideal, tanpa  mempertimbangkan jumlah zat gizi penting yang masuk, terutama zat  besi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 128, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;Selain menstruasi, kondisi rawan lain  adalah saat hamil dan menyusui. Anemia adalah masalah kesehatan dengan  prevalensi tertinggi pada wanita hamil. Prevalensi anemia pada ibu hamil di  Indonesia adalah 70%, atau 7 dari 10 wanita hamil menderita anemia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 128, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;Pada trimester pertama kehamilan, zat  besi yang dibutuhkan sedikit karena tidak terjadi menstruasi dan pertumbuhan  janin masih lambat. Menginjak trimester kedua hingga ketiga, volume darah dalam  tubuh wanita akan meningkat sampai 35%, ini ekuivalen dengan 450 mg zat besi  untuk memproduksi sel-sel darah merah. Sel darah merah harus mengangkut oksigen  lebih banyak untuk janin. Sedangkan saat melahirkan, perlu tambahan besi 300 -  350 mg akibat kehilangan darah. Sampai saat melahirkan, wanita hamil butuh zat  besi sekitar 40 mg per hari atau dua kali lipat kebutuhan kondisi tidak  hamil.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 128, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;Pada banyak wanita hamil, anemia gizi  besi disebabkan oleh konsumsi makanan yang tidak memenuhi syarat gizi dan  kebutuhan yang meningkat. Selain itu, kehamilan berulang dalam waktu singkat.  Cadangan zat besi ibu yang belum pulih akhirnya terkuras untuk keperluan janin  yang dikandung berikutnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 128, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;Jadi, kebutuhan zat besi untuk tiap  wanita berbeda-beda sesuai siklus hidupnya. Wanita dewasa tidak hamil  kebutuhannya sekitar 26 mg per hari, sedangkan wanita hamil perlu tambahan zat  besi sekitar 20 mg per hari.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 128, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;Saat menyusui, meski biasanya wanita  tidak mengalami haid, ibu tetap kehilangan zat besi dan kalsium melalui ASI.  Selain kehilangan basal normal sekitar 0,8 mg, kehilangan zat besi melalui ASI  mencapai sekitar 0,3 mg per hari. Maka, ibu menyusui butuh tambahan zat besi 2  mg per hari serta kalsium 400 mg per hari.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 128, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;Anemia pada ibu hamil bukan tanpa  risiko. Menurut penelitian, tingginya angka kematian ibu berkaitan erat dengan  anemia. Anemia juga menyebabkan rendahnya kemampuan jasmani karena sel-sel tubuh  tidak cukup mendapat pasokan oksigen. Selain itu, hewan percobaan yang bunting  dan kekurangan zat besi melahirkan anak-anak dengan daya tahan rendah terhadap  infeksi. Penyebabnya, sel fagosit yang bertugas menangkal bakteri infeksi tak  berfungsi maksimal.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 128, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;Perhatikan pola  makan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Penanggulangan anemia - terutama untuk wanita hamil, wanita  pekerja, dan wanita yang telah menikah prahamil - sudah dilakukan secara  nasional dengan pemberian suplementasi pil zat besi. Malah ibu hamil sangat  disarankan minum pil ini selama tiga bulan, yang harus diminum setiap hari.  Penelitian menunjukkan, wanita hamil yang tidak minum pil zat besi mengalami  penurunan cadangan besi cukup tajam sejak minggu ke-12 usia  kehamilan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 128, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;Sayangnya, cara ini memberikan efek  seperti mual, diare, dan lainnya. Maka, alternatifnya adalah mengkonsumsi  makanan yang diperkaya dengan zat besi, misalnya berbentuk susu atau  roti.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 128, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;Suplemen tablet besi memang  diperlukan untuk kondisi tertentu, wanita hamil dan anemia berat misalnya.  Penderita anemia ringan sebaiknya tidak menggunakan suplemen besi, lebih tepat  bila mereka mengupayakan perbaikan menu makanan. Misalnya, dengan meningkatkan  konsumsi makanan yang banyak mengandung zat besi seperti telur, susu, hati,  ikan, daging, kacang-kacangan (tempe, tahu, oncom, kedelai, kacang hijau),  sayuran berwarna hijau tua (kangkung, bayam, daun katuk), dan buah-buahan  (jeruk, jambu biji, pisang). Perhatikan pula gizi makanan dalam sarapan dan  frekuensi makan yang teratur, terutama bagi yang berdiet.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 128, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;Biasakan pula menambahkan substansi  yang memudahkan penyerapan zat besi seperti vitamin C, air jeruk, daging, ayam,  dan ikan. Sebaliknya, substansi penghambat penyerapan zat besi seperti teh dan  kopi patut dihindari.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 128, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;Berkonsultasilah dengan dokter bila  anemia berkaitan dengan kesehatan, misalnya infeksi, penyakit kronis, atau  gangguan pencernaan. (&lt;b&gt;*/Sht&lt;/b&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;font&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:78%;"  &gt;SUMBER: http://www.balita-anda.indoglobal.com/7darisepuluh.html &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29632186-115137649776527322?l=ryaniehealth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/feeds/115137649776527322/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29632186&amp;postID=115137649776527322' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/115137649776527322'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/115137649776527322'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/2006/06/7-dari-10-wanita-hamil-terkena-anemia.html' title=''/><author><name>ryanie_kusma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18016321117238673890</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3553/2219/1600/images.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29632186.post-115137408771425427</id><published>2006-06-27T09:04:00.000+07:00</published><updated>2006-07-10T11:09:47.903+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;p align="center"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS;"&gt;REMAJA LESU,  REMAJA KURANG DARAH&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=";font-family:Comic Sans MS;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="center"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);font-family:Comic Sans MS;font-size:100%;"  &gt;Lupa makan,  kurang tidur, dan terlalu capek, ini semua merupakan sebagian penyebab anemia  atau penyakit kurang darah. Kondisi bisa bertambah parah kalau asupan makanan  tidak memenuhi gizi yang cukup.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Mukanya kelihatan pucat, badan sering terasa lesu,  jantung berdebar-debar, kadang terasa sesak napas, dan adakalanya telinga  berdengung. Itulah yang dialami akhir-akhir ini oleh Lastria, seorang mahasiswi  sebuah perguruan tinggi swasta di Jakarta. Jadwal kuliah yang ketat ditambah  dengan aktivitas olahraga dan organisasi kepemudaannya yang padat sangat menyita  waktu gadis berusia 20 tahun ini. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;"Sering ia sampai lupa makan," kata ibunya. "Malam hari  sampai di rumah, karena terlalu capek, ia sering langsung tidur begitu habis  mandi." Sudah begitu, ketika di kampus, makanan yang dikonsumsi sekenanya saja,  tidak memikirkan soal gizi segala macam. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Hasil pemeriksaan darah menunjukkan kadar butir darah  merah (hemoglobin) gadis ini hanya 9 g/100 ml. Padahal yang normal pada wanita  11,5 - 16 g/100 ml (pria 13,5 - 18 g/100 ml). &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Anemia, atau kekurangan sel darah merah, seperti dialami  Lastria memang cukup banyak terjadi di kalangan remaja putri. Kebanyakan karena  mereka kurang mengindahkan faktor makanan sehari-hari yang bergizi atau takut  badannya menjadi gemuk. Akibatnya, asupan gizi tidak sebanding dengan energi  yang harus mereka keluarkan untuk melakukan berbagai aktivitasnya, alias tekor.  Belum lagi setiap bulan mereka mengalami haid. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;&lt;b&gt;Kurang oksigen&lt;/b&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Sumsum tulang belakang merupakan "pabrik" butir darah  merah atau eritrosit. Tugas darah adalah membagi-bagi oksigen dari paru-paru ke  jaringan-jaringan tubuh. Pembentukan sel darah merah sangat tergantung pada  hormon alami yang disebut eritroprotein (yang dibuat dan dikeluarkan oleh  ginjal). Jumlah sel darah merah seseorang dapat diukur atau diperkirakan  berdasarkan hematokrit atau hemoglobinnya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Orang yang menderita anemia berarti tidak mempunyai cukup  oksigen dalam darahnya. Padahal oksigen diperlukan untuk membakar makanan guna  menghasilkan energi. Ini menimbulkan gejala rasa lesu, sesak napas, dan jantung  berdebar. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Saat jumlah butir darah merah dalam tubuh kurang, tubuh  berusaha mengimbanginya dengan menekan kerja jantung. Ketika jantung kita  berdebar lebih keras, berarti lebih banyak darah dan oksigen terpacu keluar.  Sementara itu paru-paru pun akan bekerja keras agar oksigen yang diperoleh lebih  banyak. Akibatnya, sebagian pembuluh darah akan melebar agar darah yang  mengandung oksigen masuk ke dalam jaringan tubuh. Sebagian pembuluh darah lain  malah mengecil agar mampu mempertahankan oksigen. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Redistribusi darah yang demikian itu menyebabkan kita  tampak pucat dan kulit terasa lebih dingin kalau diraba. Bila aktivitas tubuh  kita makin bertambah, maka tubuh pun semakin memerlukan tambahan oksigen. Di  sini kekurangan darah merah akan menyebabkan kita terasa lesu, lemas, dan mudah  capek. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Sementara itu pertumbuhan fisik kaum remaja sangat  dipengaruhi oleh perubahan hormonal, kognitif, serta emosi sehingga pada masa  ini dibutuhkan makanan dengan zat-zat gizi yang cukup alias optimal agar  pembentukan butir darah merahnya pun cukup. Bila konsumsi makanan tidak  mencukupi, sehingga gizi yang dibutuhkan pun kurang, tentu saja kebugaran akan  terganggu. Apalagi energi yang dikeluarkan cukup banyak. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Para remaja masa kini kebanyakan lebih tergiur pada  makanan yang lagi &lt;i&gt;ngetren&lt;/i&gt;, yang celakanya sebagian besar hanya mengandung  kadar lemak yang tinggi, sehingga tidak mengacu pada pola makan yang mencukupi  asupan zat gizi optimal. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;&lt;b&gt;Penyakit ganas&lt;/b&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Yang terjadi pada Lastria merupakan anemia yang bersifat  umum. Artinya, setelah ia mampu mengatur asupan gizi yang baik, istirahat cukup,  ditambah konsumsi obat-obatan penambah darah biasanya akan tertanggulangi.  Kecuali kalau timbul hal-hal yang mencurigakan, seperti terjadi perdarahan  sewaktu haid atau komplikasi penyakit lain. Anemia seperti itu tidak perlu  mendapat transfusi darah. Transfusi baru diperlukan bila kadar Hb berada di  bawah 8 g/100ml. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Memang ada jenis anemia yang disebabkan oleh faktor lain  misalnya kelainan bawaan seperti thalasemia (kurang cepatnya pembuatan satu  rantai/unsur pembentuk hemoglobin), megaloblastik(sel darah merah terlalu besar  dan muda), komplikasi penyakit ganas seperti leukemia dan infeksi HIV/AIDS,  pencandu narkoba, peminum, penderita perdarahan berkepanjangan, infeksi sumsum  tulang belakang, atau pengaruh obat-obatan keras seperti obat stestotika  (kemoterapi pada kanker), AZT (zidovudine), penisilin, amphotericin, dan  lainnya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Bisa juga anemia terjadi akibat kekurangan vitamin  seperti vitamin B&lt;sub&gt;12&lt;/sub&gt;, vitamin A, vitamin B&lt;sub&gt;6&lt;/sub&gt;, vitamin E,  atau kekurangan zat besi. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;&lt;b&gt;Perhatikan asupan makanan&lt;/b&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Memasuki dunia kampus memang sering dirasakan berat bagi  para remaja. Pola hidup mereka berubah dari yang semula serba teratur menjadi  kurang teratur. Sehingga acap kali mereka kurang mementingkan asupan makanan  yang diperlukan serta kurang istirahat. Terlambat makan atau kurang tidur untuk  satu dua kali tidak membawa masalah, tapi kalau sering, bisa menurunkan  kebugarannya. Apalagi kalau setiap kali makanan yang dikonsumsi tidak memenuhi  syarat gizi yang cukup. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Saran pakar gizi dr. Elvina Karyadi, M.Sc., untuk menjadi  bugar hendaknya para remaja mengikuti pola sebagai berikut: &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Makan makanan utama secara teratur. Kebutuhan energi  tergantung pada tingkat pertumbuhan seseorang: tingkat kematangan fisik,  komposisi tubuh, serta aktivitas. Seorang remaja nonaktif membutuhkan kurang  dari 2.000 kalori/hari untuk mempertahankan berat badan dan kebugaran. Tentu  saja mereka yang aktif lebih dari itu. Bagi remaja pria yang biasanya lebih  aktif, khususnya para olahragawan, kalori yang dibutuhkan bisa sampai 4.000  kalori/hari. Selain energi, remaja juga perlu mengkonsumsi makanan yang banyak  mengandung protein (nabati dan hewani). &lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Pilihlah makanan cemilan yang mengandung zat gizi  seimbang. Singkong goreng atau tempe goreng lebih baik daripada ciki-cikian.  &lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Ingat, banyak cemilan hanya mengandung kadar kalori,  lemak, kolesterol, serta gula yang tinggi. Jagalah berat badan dalam batas  normal. Menurunkan badan hendaknya dilakukan secara bertahap, tidak drastis.  Jagalah berat badan tetap seimbang dari waktu ke waktu. &lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Biasakanlah makan pagi sebelum berangkat kuliah. Paling  tidak segelas susu ditambah sebutir telur rebus. Makan pagi akan meningkatkan  konsentrasi belajar dan memudahkan penyerapan materi pelajaran. &lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Makanan hendaknya mengandung aneka ragam kandungan zat:  zat tenaga (karbohidrat), zat pembangun (protein), dan zat pengatur (vitamin dan  mineral). Jangan lupa melengkapinya dengan sayuran dan buah-buahan. &lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Selain bergizi lengkap dan seimbang, makanan hendaknya  yang aman dikonsumsi (bebas kuman, bahan kimia yang berbahaya, serta tidak  bertentangan dengan keyakinan atau kepercayaan yang dianut). &lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Makan makanan sumber zat besi dari bahan makanan hewani,  kacang-kacangan, sayuran hijau, dll. Khususnya para remaja putri yang setiap  bulan mengalami haid, perlu asupan zat besi yang cukup. &lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Jangan terlalu mudah termakan bujuk rayu iklan dalam  memilih makanan. &lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Minumlah air putih yang bersih dan aman  sekurang-kurangnya 2 l atau delapan gelas sehari. &lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Membiasakan membaca label makanan yang dikemas.  Perhatikan tanggal kedaluwarsa dan bahan yang terkandung di dalamnya. &lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Menghindari minuman beralkohol, obat-obatan terlarang,  dan rokok. &lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Melakukan olahraga secukupnya. &lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Istirahat dan tidur cukup terutama sehabis melakukan  kegiatan yang cukup berat. &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Perlu diketahui bahwa peran vitamin sangat besar bagi  kebugaran. Anemia karena kekurangan zat besi, menurut dr. Elvina, dapat pula  menyebabkan rendahnya sistem pertahanan tubuh terhadap serangan penyakit.  Penelitian menunjukkan bahwa para remaja dengan kadar Hb lebih rendah dari 10  g/100ml, kadar sel darah putihnya (untuk melawan bakteri) pun rendah.  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Kadar seng (&lt;i&gt;zinc&lt;/i&gt;) juga tidak kalah penting untuk  menunjang proses kematangan seksual remaja. Pertumbuhan fisik dan kematangan  seksual pada remaja yang kekurangan seng akan terhambat. Mineral ini banyak  terdapat pada saging sapi, ayam, telur, roti, susu serta olahannya, dan  biji-bijian. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Selanjutnya, vitamin D perlu untuk pertumbuhan tulang,  vitamin A, C, dan E untuk proses struktur serta fungsi jaringan baru. Kekurangan  berat vitamin A dapat menyebabkan ketidaksuburan serta terganggunya haid.  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Hendaknya orang tua selalu mengingatkan putra-putrinya  untuk memilih menu makanan yang seimbang. Tidur sampai larut malam karena harus  &lt;i&gt;nglembur&lt;/i&gt; belajar tidak menjadi soal, asalkan asupan makanan cukup untuk  menunjang energi yang dikeluarkan. Remaja yang sehat akan membentuk manusia  dewasa yang sehat pula! &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);font-family:Comic Sans MS;" &gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;(Nn)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;span style=";font-family:Comic Sans MS;font-size:78%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;marquee behavior="alternate"&gt;&lt;font&gt;UMBER: http://www.indomedia.com/intisari/2000/juni/remaja6.htm&lt;/span&gt;&lt;/marquee&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt; &lt;span style=";font-family:Comic Sans MS;font-size:78%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29632186-115137408771425427?l=ryaniehealth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/feeds/115137408771425427/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29632186&amp;postID=115137408771425427' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/115137408771425427'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/115137408771425427'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/2006/06/remaja-lesu-remaja-kurang-darah-lupa.html' title=''/><author><name>ryanie_kusma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18016321117238673890</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3553/2219/1600/images.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29632186.post-115137363845964374</id><published>2006-06-27T08:57:00.000+07:00</published><updated>2006-06-27T09:00:38.590+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;p align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;color:#3333ff;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;i&gt;Remaja dan Anemia&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;color:#3333ff;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:78%;color:#3333ff;"&gt;&lt;b&gt;Jumat, 28 Juni 2002&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Sebagai remaja, kita tentunya punya seabrek kegiatan:  sekolah dari pagi sampai siang, &lt;i&gt;diterusin&lt;/i&gt; dengan kegiatan ekskul sampai  sore; belum lagi kalau ada les atau kegiatan tambahan: bahasa Inggris, piano,  berenang, main basket, dan masih banyak lagi. Semua kesibukan itu sering bikin  kita enggak sempat makan, apalagi &lt;i&gt;mikir&lt;/i&gt; komposisi dan kandungan gizi dari  makanan yang masuk ke tubuh kita. Akibatnya, kita sering merasa kecapaian,  lemas, dan tidak bertenaga. Akan tetapi, kondisi cepat capai dan lemas tadi bisa  juga disebabkan oleh anemia, atau yang dalam bahasa sehari-hari disebut kurang  darah. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;b&gt;P&lt;/b&gt;ada orang sehat, butir-butir darah merah  mengandung hemoglobin, yaitu sel darah merah bertugas membawa oksigen serta zat  gizi lain seperti vitamin dan mineral ke otak dan ke jaringan dan organ tubuh  lain. Anemia terjadi bila jumlah sel darah merah secara keseluruhan atau jumlah  hemoglobin dalam darah merah berkurang. Dengan berkurangnya hemoglobin ataupun  darah merah tadi, tentunya kemampuan sel darah merah untuk membawa oksigen ke  seluruh tubuh berkurang. Akibatnya, tubuh kita juga kurang mendapat pasokan  oksigen, yang menyebabkan tubuh lemas dan cepat lelah. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Jenis anemia yang paling sering ditemui adalah kekurangan  zat besi, yang terjadi bila kita kehilangan banyak darah dari tubuh (baik karena  pendarahan luka maupun karena menstruasi), ataupun karena makanan yang kita  konsumsi kurang mengandung zat besi. Infeksi cacing tambang, malaria, ataupun  disentri juga bisa menyebabkan kekurangan darah yang parah. Ada beberapa tahap  sampai tubuh kita kekurangan zat besi. Mula-mula, simpanan zat besi dalam tubuh  menurun. Dengan menurunnya zat besi, produksi hemoglobin dan sel darah merah pun  berkurang. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Selain kekurangan zat besi, masih ada dua jenis lagi  anemia yang sering terjadi pada anak-anak dan remaja. Aplastic anemia terjadi  bila sel yang memproduksi butir darah merah (terletak pada sumsum tulang  belakang) tidak dapat menjalankan tugasnya. Hal ini dapat terjadi karena infeksi  virus, radiasi, kemoterapi atau obat tertentu. Sedangkan jenis berikutnya adalah  haemolytic anemia, yang terjadi ketika sel darah merah hancur secara dini, lebih  cepat dari kemampuan tubuh untuk memperbaruinya. Penyebab haemolytic anemia ini  pun bermacam-macam, bisa bawaan seperti talasemia atau &lt;i&gt;sickle cell&lt;/i&gt;  anemia. Pada kasus lain, seperti misalnya reaksi atas infeksi atau obat-obatan  tertentu, sel darah merah dirusak sendiri oleh antibodi di dalam tubuh kita.  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Anemia tidak menular, tetapi tetap berbahaya. Remaja  berisiko tinggi menderita anemia, khususnya kurang zat besi, karena remaja  mengalami pertumbuhan yang sangat cepat. Dalam pertumbuhan, tubuh membutuhkan  nutrisi dalam jumlah banyak, dan di antaranya adalah zat besi. Bila zat besi  yang dipakai untuk pertumbuhan kurang dari yang diproduksi tubuh, maka  terjadilah anemia. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Remaja cewek berisiko lebih tinggi terkena anemia  daripada cowok. Pertama, karena setiap bulan cewek mengalami menstruasi. Seorang  cewek yang mengalami mens yang banyak selama lebih dari lima hari dikhawatirkan  akan kehilangan zat besi (sehingga membutuhkan zat besi pengganti) lebih banyak  daripada cewek yang mensnya hanya tiga hari dan sedikit. Alasan kedua adalah  karena cewek sering kali menjaga penampilan, ingin kurus sehingga berdiet dan  mengurangi makan. Diet yang tidak seimbang dengan kebutuhan tubuh akan  menyebabkan tubuh kekurangan zat-zat penting seperti zat besi. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Gejala anemia &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Anemia jenis apa pun yang diderita, gejala yang  menandainya sama, yaitu keletihan. Gejala lain yang mungkin juga muncul adalah  warna kekuning-kuningan pada kulit dan bagian putih mata, atau rasa sakit pada  tulang. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Kekurangan zat besi menimbulkan beberapa gejala yang  tidak terlalu kelihatan jelas, seperti mudah lelah, cepat capai bila  berolahraga, sulit konsentrasi, atau mudah lupa. Mengingat hal ini juga biasa  dialami oleh orang sibuk yang sehat dan tidak kekurangan zat besi sekalipun,  gejala-gejala seperti ini sering luput dari perhatian. Pada umumnya, orang mulai  curiga akan adanya anemia bila keadaan sudah makin parah sehingga gejalanya  kelihatan lebih jelas, seperti kulit pucat, jantung berdebar-debar, pusing,  mudah kehabisan napas ketika naik tangga atau olahraga (karena jantung harus  bekerja lebih keras untuk memompa oksigen ke seluruh tubuh). &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Bila kita dicurigai menderita anemia, biasanya dokter  akan meminta kita melakukan tes darah di laboratorium untuk menghitung sel darah  merah. Tes ini akan menentukan antara lain jumlah, ukuran, dan bentuk sel darah  merah dan persentase darah merah dalam darah kita. Informasi mengenai hal-hal  tadi akan menunjukkan apakah kita menderita anemia. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Kalau kita memang menderita anemia, dokter akan  menyelidiki lebih lanjut bagaimana pola makan kita, apakah kita sedang menjalani  diet ketat atau olahraga berat. Cewek akan ditanya siklus, lama dan banyaknya  menstruasi. Bila pola makan kita baik dan dalam keadaan normal seharusnya tidak  membuat kita kekurangan zat besi, maka dokter akan meminta kita melakukan tes  lebih lanjut seperti tes tinja, untuk mengetahui apakah kotoran kita berwarna  hitam atau mengandung darah. Bila sudah diketahui dengan pasti apa yang terjadi,  barulah dokter dapat mengambil tindakan perawatan. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Pengobatan yang dilakukan dokter bermacam-macam  tergantung dari jenis dan parahnya anemia yang diderita pasien. Pada tingkat  kekurangan zat besi ringan, dokter akan meresepkan obat serta merekomendasikan  diet atau pengaturan pola makan khusus. Sedangkan pada anemia yang lebih berat,  tindakan yang diambil bisa berupa transfusi darah, pemberian obat atau hormon  tertentu yang dapat merangsang produksi sel darah merah, atau transplantasi  sumsum tulang belakang. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Apakah anemia dapat dicegah? &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Mungkin atau tidaknya anemia dicegah sangat  ditentukan oleh penyebabnya. Saat ini, belum ditemukan cara untuk mencegah  anemia yang disebabkan karena kelainan darah bawaan. Namun, ada beberapa cara  yang dapat ditempuh untuk mencegah anemia karena kekurangan zat besi.  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Untuk mencegah kekurangan zat besi, kita sebaiknya  mengonsumsi makanan bergizi seimbang dengan asupan zat besi yang cukup untuk  memenuhi kebutuhan tubuh. Zat besi dapat diperoleh dari daging (terutama daging  merah seperti sapi dan kambing), telur, ikan dan ayam, serta hati. Pada sayuran,  zat besi dapat ditemukan pada sayuran berwarna hijau gelap seperti bayam dan  kangkung, buncis, kacang polong, serta kacang-kacangan lain. Perlu kita  perhatikan bahwa zat besi yang terdapat pada daging lebih mudah diserap tubuh  daripada zat besi pada sayuran atau pada makanan olahan seperti sereal yang  diperkuat dengan zat besi. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Selain itu, kita juga harus hati-hati dalam  mengombinasikan makanan karena ternyata kombinasi tertentu juga dapat  mempengaruhi penyerapan zat besi oleh tubuh. Misalnya, minum teh atau kopi  bersamaan dengan makan akan mempersulit penyerapan zat besi, sedangkan vitamin C  dapat membantu tubuh menyerap zat besi. Dengan demikian, misalnya, akan terasa  percuma kalau saat makan siang kita menyantap nasi, semur daging dan sayur bayam  sambil minum es teh. Lebih baik, kita pilih es jeruk atau air putih saja.  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Nah, &lt;i&gt;temen-temen&lt;/i&gt;, sekali lagi, untuk memastikan  bahwa tubuh kita cukup memperoleh zat besi, kita perlu memperhatikan pola makan  kita. Seperti sudah selalu diingatkan, sarapan sangat penting bagi kita karena  sarapan membuat kita punya cukup energi untuk melakukan aktivitas sepanjang  hari. Pastikan bahwa menu sarapan kita mengandung cukup zat besi, yang dapat  diperoleh dari bahan-bahan seperti di atas. Jangan sampai kita mengalami  kekurangan darah atau anemia hanya karena kita malas makan, atau karena kita  berdiet ketat demi penampilan tanpa memperhatikan kesehatan. &lt;i&gt;Okey&lt;/i&gt;? Salam!  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;GUNTORO UTAMADI, &lt;i&gt;PKBI Pusat (dari berbagai  sumber)&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;SUMBER: http://www.kompas.com/kompas-cetak/0206/28/dikbud/rema33.htm &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:78%;"&gt; &lt;marquee behavior="alternate"&gt;SUMBER:  http://www.kompas.com/kompas-cetak/0206/28/dikbud/rema33.htm&lt;br /&gt;&lt;/marquee&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29632186-115137363845964374?l=ryaniehealth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/feeds/115137363845964374/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29632186&amp;postID=115137363845964374' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/115137363845964374'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/115137363845964374'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/2006/06/remaja-dan-anemia-jumat-28-juni-2002.html' title=''/><author><name>ryanie_kusma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18016321117238673890</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3553/2219/1600/images.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29632186.post-115137332614977791</id><published>2006-06-27T08:50:00.000+07:00</published><updated>2006-06-27T08:55:26.643+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;p align="center"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 204);font-family:Comic Sans MS;" &gt;&lt;b&gt;PERKENALAN TENTANG  ANEMIA &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 204);font-family:Comic Sans MS;font-size:85%;"  &gt;(GMT+08:00) 2006-05-30  15:41:13   &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 204);font-family:Comic Sans MS;font-size:85%;"  &gt;Dalam Ruangan Kesehatan edisi  ini akan kami bicarakan anemia. &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 204);font-family:Comic Sans MS;font-size:85%;"  &gt;Yang disebut anemia pada  umumnya adalah gejala berkurangnya kadar eritrosit atau sel darah merah dan  hemokrom dalam darah. Gejala yang termanifestasi pada penderita ialah pucat di  bagian muka, daun telinga, selaput lendir bibir dan selaput mata. &lt;b&gt;Penyebab  anemia&lt;/b&gt; sebagai berikut. &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 204);font-family:Comic Sans MS;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;Pertama&lt;/b&gt;, anemia  defisiensi besi. Ini disebabkan kekurangan zat besi yang merupakan bahan pembuat  darah, dan mengakibatkan menurunnya pembentukan sel darah. &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 204);font-family:Comic Sans MS;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;Kedua&lt;/b&gt;, fungsi organ  pembuat darah mengalami gangguan, dan tidak dapat memproduksi cukup sel darah  yang dibutuhkan tubuh. &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 204);font-family:Comic Sans MS;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;Ketiga&lt;/b&gt;, kehilangan  darah yang berlarut-larut dalam tubuh walaupun dalam jumlah tidak banyak,  misalnya tumor dalam saluran usus, bawasir dan tukak, lama ke lamaan dapat  memicu anemia. &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 204);font-family:Comic Sans MS;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;Ke-empat&lt;/b&gt;, bertambah  cepatnya perusakan sel darah, misalnya anemia hemolisis. Selain sebab-sebab  tersebut tadi, ada satu jenis anemia yang mempunyai sebab khusus, yaitu anemia  yang diakibatkan penyakit ginjal, di antaranya prostasi fungsi ginjal dan  uremia. &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 204);font-family:Comic Sans MS;font-size:85%;"  &gt;Jangan sembarangan mensubsidi  zat besi kepada orang lanjut usia yang terserang anemia. &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 204);font-family:Comic Sans MS;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;Sebab orang lanjut usia  mengidap anemia&lt;/b&gt; selain tubuhnya kekurangan zat besi, juga dapat karena  beberapa sebab sebagai berikut. &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 204);font-family:Comic Sans MS;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;Pertama&lt;/b&gt;, menurunnya  fungsi pembuatan darah. Seiring dengan bertambahnya usia, organ pembuat darah  dalam sumsum tulang berangsur-angsur digantikan dengan jaringan lemak dan jaring  penyambung. &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 204);font-family:Comic Sans MS;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;Kedua,&lt;/b&gt; dampak berbagai  penyakit. Stadium menengah dan akhir penyakit kanker, penyakit ginjal kronis,  reumatik atau penyakit persendian, leukemia atau kanker darah, tumor sumsum  tulang yang kerap timbul, tukak pencernaan dan kanker usus besar, kesemua itu  dapat memicu anemia. &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 204);font-family:Comic Sans MS;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;Ketiga,&lt;/b&gt; kekurangan  asam lambung. Banyak orang lanjut usia sekresi asam lambung berkurang, atau  mengkonsumsi preparat anti-asam, yang tidak menguntungkan bagi pembuangan  non-hemokrom besi dan menghalangi penyerapan zat besi. &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 204);font-family:Comic Sans MS;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;Ke-empat&lt;/b&gt;, tidak  cukupnya penyerapan protein. Orang lanjut usia umumnya berdiet, sehingga  penyerapan proteinnya kurang, ini akan mengakibatkan anemia. &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 204);font-family:Comic Sans MS;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;Kelima&lt;/b&gt;, anemia orang  lanjut usia juga berkaitan dengan menurunnya tingkan persenyawaan protein dalam  tubuh, kurangnya penyerapan vitamin B 12, B6 serta asam daun dan nutrein  lainnya, juga berkaitan dengan kebiasaan sering minum teh kental. &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 204);font-family:Comic Sans MS;font-size:85%;"  &gt;Banyak ilmuwan setelah  mengadakan sejumlah besar penelitian mengenai hubungan zat besi dan dimensia  lanjut usia dini berpendapat, akumulasi zat besi dapat memparah penyakit  dimensia lanjut usia dini. Zat besi dalam kepekatan normal adalah diperlukan  bagi pertumbuhan dan fungsi otak besar, tapi kalau terlalu banyak dapat  mengakibatkan jenuhnya sistem pencadangan besi dalam tubuh, dan akan merusak  tubuh. &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 204);font-family:Comic Sans MS;font-size:85%;"  &gt;Oleh karena itu, orang lanjut  usia yang menderita anemia, pertama-tama harus mengetahui jelas sebab-sebabnya,  kemudian baru mengobati penyakitnya, dan tidak boleh hanya dengan mensubsidi zat  besi semata-mata. &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 204);font-family:Comic Sans MS;font-size:85%;"  &gt;Selain itu, perlu menambah  zat besi dari makanan yang kaya mengandung protein seperti produk susu, telur,  ikan, daging tidak berlemak dan produk kacang. Selain itu, jeroan binatang dan  bidar besar juga mengandung zat besi yang banyak. Dianjurkan banyak mengkonsumsi  sayur mayur hijau seperti pocai, seledri, sawi dan tomat. &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 204);font-family:Comic Sans MS;font-size:85%;"  &gt;Bagi wanita setengah baya dan  lanjut usia bila menemukan dirinya mengidap anemia, haruslah cepat-cepat periksa  ke dokter untuk mengetahui apakah disebabkan oleh penyakit ginjal. Karena  sebagian wanita berusia 40 tahun ke atas yang menderita anemia adalah disebabkan  oleh penyakit ginjal, dan kebanyakan di antaranya ialah uremia, dan anemia  sering menjadi sebab pertama bagi seseorang untuk pergi periksa ke dokter.  Karena uremia termasuk penyakit berat di antara penyakit dalam, sering mengancam  jiwa pasien, maka, adalah sangat penting untuk menemukan dan mengobatinya sedini  mungkin. Maka, bagi wanita setengah baya atau lanjut usia yang mengidap anemia,  sekali-kali jangan meremehkan kewaspadaan terhadap penyakit ginjal, agar tidak  kasep mendiagnosa atau mendeteksinya. &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 204);font-family:Comic Sans MS;" &gt;Waspadai anemia sebagai akibat  diet. &lt;/span&gt;&lt;/b&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 204);font-family:Comic Sans MS;font-size:85%;"  &gt;Pakar gizi memperingatkan,  mengurangi berat badan dengan cara diet seperti menggantikan nasi dengan  buah-buahan adalah tidak ilmiah. Karena walaupun buah-buahan mengandung banyak  macam vitamin, tapi tidak kurang mengandung zat kalsium dan besi, sedangkan  operasional normal tubuh memerlukan protein dan banyak materi lainnya.  Menggantikan makanan pokok dengan buah-buahan dalam jangka panjang akan  menyebabkan badan kekurangan zat yang diperlukan seperti zat besi dan kalsium  serta protein dan mengakibatkan anemia. Kalau keadaan seperti itu berlarut lama,  sangat mungkin akan memicu penyakit lainya. Maka, kalau hendak menurunkan berat  badan dengan cara diet, perlu banyak mengkonsumsi padi-padian, ikan-ikanan, susu  sapi yang relatif rendah kadar lemaknya, dalam rangka menjamin gizi yang  diperlukan tubuh. &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 204);font-family:Comic Sans MS;font-size:85%;"  &gt;Penderita anemia perlu  menambah vitamin C dan mengurangi minum teh. &lt;/span&gt;&lt;/b&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 204);font-family:Comic Sans MS;font-size:85%;"  &gt;Dewasa ini, anemia defisiensi  besi tetap merupakan salah satu penyakit kekurangan gizi yang menghantui  kesehatan, dan banyak ditemui pada kelompok wanita subur, lebih-lebih wanita  hamil, bayi dan balita serta pemuda remaja. Karena permintaan mereka akan zat  besi cukup banyak, dan zat besi yang diserap dari makanan sehari-hari tidak  dapat mencukupi kebutuhan fisiologi. &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 204);font-family:Comic Sans MS;font-size:85%;"  &gt;Dalam mencegah anemia  defisiensi besi, selain perlu memperhatikan subsidi zat besi, juga perlu  memperhatikan subsidi vitamin C. Zat besi dan vitamin C merupakan dua nutrien  penting yang dibutuhkan tubuh, dan ambil bagian dalam banyak proses metabolisme  penting dalam tubuh. Pada puluhan tahun lalu, dalam proses penelitian penyerapan  zat besi publik menemukan bahwa vitamin C berperan mendorong penyerapan zat  besi. &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 204);font-family:Comic Sans MS;font-size:85%;"  &gt;Penelitian selanjutnya juga  menemukan, vitamin C terutama mendorong penyerapan zat besi non-heme dalam  tubuh, sekitar 25 miligram vitamin C dapat mendorong penyerapan zat besi  non-heme dalam makanan bertambah 1-2 kali lipat, 200 miligram vitamin C bahkan  dapat memperbanyak penyerapan zat besi non-heme 5 hingga 6 kali lipat. &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 204);font-family:Comic Sans MS;font-size:85%;"  &gt;Pasien yang menderita anemia  defisiensi besi kalau sering minum teh khususnya teh kental atau minum teh  setelah makan, maka, dapat menghalangi penyerapan tubuh akan zat besi dari  makanan. Kalau hal itu berlangsung terus, akan mempengaruhi peredaan dan  pengobatan gejala anemia. Karena daun teh mengandung banyak asam tanat dan tanin  serta materi lainnya. Materi tersebut mudah bersenyawa dengan zat besi dalam  makanan di lambung dan usus, sehingga menjadi semacam kompon besi yang tidak  dapat diserap dan dimanfaatkan tubuh manusia, dan mempengaruhi penyerapan dan  pemanfaatan zat besi dalam makanan oleh tubuh. &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 204);font-family:Comic Sans MS;font-size:85%;"  &gt;Menurut penelitian, minum teh  dapat mengurangi 50 persen ke atas penyerapan zat besi dalam makanan, maka,  dianjurkan mereka yang mengidap anemia defisiensi besi sebaiknya tidak minum  teh. Selain itu, penderita anemia defisiensi besi kalau sering mengkonsumsi  produk teh, seperti kueh kering atau kembang gula dengan ramuan teh juga dapat  menghalangi penyerapan dan pemanfaatan zat besi yang terkandung dalam makanan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;SUMBER: id.chinabroadcast.cn/1/2006/05/30/1@44003.htm&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Comic Sans MS;font-size:78%;"  &gt; &lt;marquee behavior="alternate"&gt;SUMBER:  id.chinabroadcast.cn/1/2006/05/30/1@44003.htm&lt;/marquee&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29632186-115137332614977791?l=ryaniehealth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/feeds/115137332614977791/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29632186&amp;postID=115137332614977791' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/115137332614977791'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/115137332614977791'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/2006/06/perkenalan-tentang-anemia-gmt0800-2006.html' title=''/><author><name>ryanie_kusma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18016321117238673890</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3553/2219/1600/images.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29632186.post-115070042106203925</id><published>2006-06-19T13:52:00.000+07:00</published><updated>2006-06-19T14:00:21.266+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;table border="0" cellpadding="2" cellspacing="2" width="100%"&gt; &lt;tbody&gt;&lt;tr style="font-weight: bold; color: rgb(102, 0, 204);" align="center"&gt;&lt;td colspan="2" valign="bottom"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span class="judul-newskat-l"&gt;Waspada Tekanan Darah Rendah&lt;br /&gt;     &lt;br /&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr style="font-family: arial; color: rgb(204, 0, 0);"&gt;&lt;td valign="top" width="100%"&gt;&lt;span class="judul-date"&gt;Health: Thursday, 11 Aug 2005 10:39:7 WIB&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt; &lt;/table&gt; &lt;br /&gt; &lt;span style="font-family: arial; color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Lemah, mudah lelah, dan gampang pingsan bisa menjadi pertanda kemungkinan Anda menderita tekanan darah rendah (hipotensi). Walaupun demikian, pada umumnya tekanan darah rendah tidak menimbulkan gejala. Cukup banyak penderita yang tidak merasakan keluhan apapun.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; &lt;span style="font-family: arial; color: rgb(204, 0, 0);"&gt; Kalaupun dirasakan, gejala-gejalanya sebagian mirip dengan gejala kurang darah (anemia). Tak heran jika banyak yang mengira tekanan darah rendah sama dengan kurang darah. Padahal keduanya berbeda. Tekanan darah diketahui dengan cara mengukur kekuatan denyut nadi, sedangkan kurang daraah diketahui dengan pemeriksaan kadar hemoglobin (Hb) darah di laboratorium.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; &lt;span style="font-family: arial; color: rgb(204, 0, 0);"&gt; Seseorang dinyatakan tekanan darahnya rendah jika angka tekanan darah diastoliknya kurang dari 80 mmHg. Tekanan darah rendah, menurut dr Agus Taolin, Sp.P.D dari Rumah Sakit Bogor dapat terjadi pada orang yang kurang makan, berbaring terlalu lama, mengalami gangguan saraf otonom (seperti penderita diabetes), atau gangguan hormon.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; &lt;span style="font-family: arial; color: rgb(204, 0, 0);"&gt; Pada prinsipnya tekanan darah rendah tidak memerlukan pengobatan. Bila Anda merasakan gejala, segeralah berbaring. Berlawanan dengan pengidap hipertensi, penderita tekanan darah rendaaah justru dianjurkan menambah konsumsi garam dapur, termasuk makanan asin bergaram. Disarankan total asupan garam sehari diperkirakan setara dengan 10-20 gram (1-2 sendok makan rata).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; &lt;span style="font-family: arial; color: rgb(204, 0, 0);"&gt; Mungkin jutru suatu kemujuraan bahwa Anda memiliki tekanan darah rendah. Dalam satu kesimpulan hasil penelitian dikatakan bahwa pemilik tekanan darah rendah memiliki harapan hidup lebih tinggi daripada orang-orang yang tekanan darahnya normal. Berbeda dari tekanan darah tinggi, tekanan darah rendah dapat dikatakan tidak perlu pengobatan. Dokter hanya akan memberikan obat-obatan peningkat tekanan darah jika gejala-gejala tekanan darah rendah sudah sangat mengganggu kegiatan Anda sehari-hari.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; &lt;span style="font-family: arial; color: rgb(204, 0, 0);"&gt; Walaupun relatif tidak berbahaya, Robert di Binaco, M.D., dari Washington Adventist Hospital di Massachussets, AS, mengingatkan seyogjanya penderita tekanan darah rendah waspada. Dengan bertambahnya usia, tekanan darah rendah cenderung menjadi temporer, yang disebut hipotensi ortostatik. Misalnya, ketika turun dari tempat tidur sekonyong-konyong mau pingsan, tiba-tiba merasa lemah, ruangan seakan berputar, atau pandangan menjadi gelap. Jika Anda mengalami hal ini, apalagi kalau sering, segeralah memeriksakan diri ke dokter. (N)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="judul-newskat-l"&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Sumber: Majalah Nirmala&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;div style="text-align: center; color: rgb(51, 51, 255); font-weight: bold;"&gt; &lt;pre id="line21"&gt;&lt;span class="attribute-value"&gt;http://www.cbn.net.id/&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt; &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="judul-newskat-l"&gt;&lt;br /&gt;  &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29632186-115070042106203925?l=ryaniehealth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/feeds/115070042106203925/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29632186&amp;postID=115070042106203925' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/115070042106203925'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/115070042106203925'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/2006/06/waspada-tekanan-darah-rendah-health.html' title=''/><author><name>ryanie_kusma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18016321117238673890</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3553/2219/1600/images.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29632186.post-115069815922897347</id><published>2006-06-19T12:43:00.000+07:00</published><updated>2006-06-19T13:22:40.446+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;p style="text-align: center;" class="v11px"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia, serif;font-size:+2;color:#006699;"&gt;&lt;b&gt;Tekanan Darah Rendah  / Hipotensi&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;table cellpadding="3" cellspacing="0" width="100%"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;   &lt;td bgcolor="#ffffff" valign="top"&gt; &lt;b&gt;&lt;a name="DEFINISI"&gt;&lt;span class="pn-title"&gt;DEFINISI&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt; &lt;table cellpadding="3" cellspacing="0" width="100%"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;   &lt;td bgcolor="#ffffff" valign="top"&gt; &lt;p class="v11px"&gt;Hipotensi (tekanan darah rendah) adalah suatu keadaan dimana tekanan darah lebih rendah dari 90/60 mmHg atau tekanan darah cukup rendah sehingga menyebabkan gejala-gejala seperti pusing dan pingsan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mempertahankan tekanan pada saat darah meninggalkan jantung dan beredar ke seluruh tubuh sangat penting. Tekanan harus cukup tinggi untuk mengantarkan oksigen dan zat makanan ke seluruh sel di tubuh dan membuang limbah yang dihasilkan.&lt;br /&gt;Jika tekanan terlalu tinggi, bisa merobek pembuluh darah dan menyebabkan perdarahan di dalam otak (&lt;i&gt;stroke hemoragik&lt;/i&gt;) atau komplikasi lainnya.&lt;br /&gt;Jka tekanan terlalu rendah, darah tidak dapat memberikan oksigen dan zat makanan yang cukup untuk sel dan tidak dapat membuang limbah yang dihasilkan sebagaimana mestinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;MEKANISME KOMPENSASI&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terdapat 3 faktor yang membantu menentukan tekanan darah: &lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt; Jumlah darah yang dipompa dari jantung&lt;br /&gt;Semakin banyak darah yang dipompa dari jantung setiap menitnya (&lt;i&gt;cardiac output&lt;/i&gt;, curah jantung), semakin tinggi tekanan darah. &lt;br /&gt;Banyaknya darah yang dipompa mungkin berkurang jika irama jantung melambat atau kontraksinya melemah, seperti yang bisa terjadi setelah suatu serangan jantung (&lt;i&gt;infark miokardium&lt;/i&gt;). &lt;br /&gt;Denyut jantung yang sangat cepat, yang bisa mengurangi efisiensi pompa jantung, juga bisa mengurangi curah jantung. &lt;/li&gt;&lt;li&gt; Volume darah di dalam pembuluh darah &lt;br /&gt;Semakin banyak darah berada di dalam sirkulasi, semakin tinggi tekanan darah.&lt;br /&gt;Kehilangan darah karena &lt;i&gt;dehidrasi&lt;/i&gt; atau perdarahan bisa mengurangi volume darah dan menurunkan tekanan darah. &lt;/li&gt;&lt;li&gt; Kapasitas pembuluh darah.&lt;br /&gt;Semakin kecil kapasitas pembuluh jantung, semakin tinggi tekanan darah.&lt;br /&gt;Pelebaran (&lt;i&gt;dilatasi&lt;/i&gt;) pembuluh darah menyebabkan menurunnya tekanan darah dan penyempitan pembuluh darah menyebabkan tekanan darah meningkat. &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;i&gt;Sistem sensor&lt;/i&gt;, terutama yang berada di leher dan dada, memantau tekanan darah secara konstan. Jika ditemukan perubahan yang disebabkan oleh salah satu dari ketiga faktor diatas, sistem sensor akan memicu suatu perubahan pada salah satu faktor untuk mengkompensasi sehingga tekanan darah yang stabil dapat dipertahankan.&lt;br /&gt;Saraf membawa sinyal dari sistem sensor tersebut dan dari pusat otak ke beberapa organ penting:&lt;br /&gt;- Jantung, untuk merubah kecepatan dan kekuatan denyut jantung (merubah jumlah darah yang dipompa)&lt;br /&gt;- Ginjal, untuk mengatur pengeluaran air (merubah volume darah dalam sirkulasi)&lt;br /&gt;- Pembuluh darah, untuk menyebabkan &lt;i&gt;konstriksi&lt;/i&gt;/pengkerutan atau &lt;i&gt;dilatasi&lt;/i&gt;/pelebaran (merubah kapasitas pembuluh darah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, jika pembuluh darah melebar (yang cenderung akan menurunkan tekanan darah), sistem sensor dengan segera mengirimkan sinyal melaui otak dan menuju ke jantung untuk meningkatkan denyut jantung, sehingga curahan darah dari jantung meningkat dan terjadi perubahan tekanan darah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tekanan darah rendah juga bisa merupakan akibat dari kelainan fungsi di dalam mekanisme yang mempertahankan tekanan darah.&lt;br /&gt;Contohnya jika kemampuan saraf untuk menghantarkan sinyal terganggu karena berbagai penyakit, maka mekanisme kompensasi tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;               &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt; &lt;table cellpadding="3" cellspacing="0" width="100%"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;   &lt;td bgcolor="#ffffff" valign="top"&gt; &lt;b&gt;&lt;a name="PENYEBAB"&gt;&lt;span class="pn-title"&gt;PENYEBAB&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt; &lt;table cellpadding="3" cellspacing="0" width="100%"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;   &lt;td bgcolor="#ffffff" valign="top"&gt; &lt;p class="v11px"&gt;Penyebab Tekanan Darah Rendah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;table border="1" bordercolor="#009966" cellpadding="5" cellspacing="0" width="90%"&gt;   &lt;tbody&gt;&lt;tr bgcolor="#99cccc"&gt;      &lt;td&gt;Perubahan Dalam Mekanisme Kompensasi&lt;/td&gt;     &lt;td&gt;Penyebab&lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt;   &lt;tr&gt;     &lt;td&gt;Curah jantung berkurang&lt;/td&gt;     &lt;td&gt;Irama jantung abnormal&lt;br /&gt;Kerusakan, hilangnya atau kelainan fungsi otot jantung&lt;br /&gt;Penyakit katup jantung&lt;br /&gt;Emboli pulmoner&lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt;   &lt;tr&gt;     &lt;td&gt;Volume darah berkurang&lt;/td&gt;     &lt;td&gt;Perdarahan hebat&lt;br /&gt;Diare&lt;br /&gt;Keringat berlebihan&lt;br /&gt;Berkemih berlebihan&lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt;   &lt;tr&gt;     &lt;td&gt;Meningkatnya kapasitas pembuluh darah&lt;/td&gt;     &lt;td&gt;Syok septik&lt;br /&gt;Pemaparan oleh panas&lt;br /&gt;Diare&lt;br /&gt;Obat-obat vasodilator (nitrat, penghambat kalsium, penghambat ACE)&lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt;   &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;                &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt; &lt;table cellpadding="3" cellspacing="0" width="100%"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;   &lt;td bgcolor="#ffffff" valign="top"&gt; &lt;b&gt;&lt;a name="GEJALA"&gt;&lt;span class="pn-title"&gt;GEJALA&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt; &lt;table cellpadding="3" cellspacing="0" width="100%"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;   &lt;td bgcolor="#ffffff" valign="top"&gt; &lt;p class="v11px"&gt;Penderita biasanya akan merasakan pusing atau pingsan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;               &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt; &lt;table cellpadding="3" cellspacing="0" width="100%"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;   &lt;td bgcolor="#ffffff" valign="top"&gt; &lt;b&gt;&lt;a name="DIAGNOSA"&gt;&lt;span class="pn-title"&gt;DIAGNOSA&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;       &lt;p class="v11px"&gt;Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan tekanan darah. &lt;br /&gt;Pemeriksaan lainnya yang biasa dilakukan: &lt;/p&gt;&lt;table cellpadding="3" cellspacing="0" width="100%"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td bgcolor="#ffffff" valign="top"&gt;&lt;li&gt; Pemeriksaan darah  &lt;/li&gt;&lt;li&gt; Biakan darah &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;i&gt;EKG&lt;/i&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt; Analisa air kemih &lt;/li&gt;&lt;li&gt; Rontgen perut &lt;/li&gt;&lt;li&gt; Rontgen dada. &lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;http://www.medicastore.com&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29632186-115069815922897347?l=ryaniehealth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/feeds/115069815922897347/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29632186&amp;postID=115069815922897347' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/115069815922897347'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/115069815922897347'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/2006/06/tekanan-darah-rendah-hipotensi.html' title=''/><author><name>ryanie_kusma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18016321117238673890</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3553/2219/1600/images.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29632186.post-115025288706491195</id><published>2006-06-14T09:27:00.000+07:00</published><updated>2006-06-14T09:41:27.223+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);font-family:arial;font-size:130%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold;" class="sectionHL"&gt;Bekam Usir Penyakit Dikira Sihir&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="sectionHL"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/2517/3162/1600/bekam.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/2517/3162/400/bekam.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;Terapi bekam yang tumbuh dan populer di Tanah Arab kini mulai terlihat marak di negeri kita. Dikhasiatkan mengusir segala jenis penyakit jasmaniah maupun rohaniah.&lt;/strong&gt; &lt;p style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Apa saja yang perlu diperhatikan sebelum kita menjalani terapi bekam? &lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;&lt;em&gt;Titik-titik darah berwarna merah kehitaman mulai muncul di leher tepat di belakang cuping aktor Henky Tornando. Perlahan-lahan cairan yang terlihat agak berbuih itu semakin banyak keluar, hingga hampir memenuhi mangkuk bekam. Meski berdarah-darah begitu, ekspresi Henky yang tiduran tertelungkup terlihat rileks saja. &lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;&lt;em&gt;Tak sampai 10 menit kemudian mangkuk-mangkuk dilepas. Darah yang tertinggal di kulit diseka menggunakan kapas. "Rasanya, tubuh jadi ringan. Pusing dan pegal tidak pernah kumat," kata Henky yang mulai mengenal bekam sejak dua tahun lalu. Pembawa acara televisi Ferdi Hasan yang pernah sekali merasakan terapi ini memberi kesaksian serupa. "Khasiatnya instan, badan langsung terasa enteng." &lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Henky maupun Ferdi telah meyakini manfaat bekam, sebuah terapi untuk mengeluarkan "darah kotor" dari tubuh guna mengusir berbagai keluhan penyakit atau sekadar menjaga kesehatan tubuh. Terapi tradisional ala Timur Tengah ini sudah populer sejak berabad-abad lalu, bahkan dianjurkan oleh Nabi Muhammad kepada para pengikutnya. &lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Sepintas, bekam terdengar menyeramkan, karena berbau-bau "darah". Padahal kenyataannya tidaklah seseram itu. Bekam mengambil darah di dermis (kulit jangat) dan bukan pada pembuluh darah. "Jumlahnya sedikit sekali, seperempat liter saja tidak ada," jelas &lt;u&gt;Ustad La Ode Aly Abi Ilahy, terapis bekam dari Rumah Sehat Herba Care di kawasan Tegal Parang, Jakarta Selatan. &lt;/u&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Pengambilan darah dilakukan menggunakan alat berbentuk mangkuk (cupping set) yang ditempelkan pada kulit. Bagian tubuh yang merupakan titik bekam terlebih dulu "dilukai" memakai jarum lancet atau bisa juga pisau cukur (silet). Dengan pompa pengisap, udara di mangkuk kemudian disedot perlahan-lahan. Akibat perbedaan tekanan udara, kulit akan terangkat dan darah merembes keluar&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;Tiga titik utama&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Meski dimulai sejak zaman Mesir Kuno, bahkan kemudian berkembang di banyak negara (termasuk Cina), bekam yang kini dipraktikkan di Indonesia begitu kental dengan nilai-nilai Islam. &lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Terapi yang dalam bahasa Arab disebut hijamah ini telah disesuaikan dengan sunah Nabi Muhammad. Tak heran, para terapis umumnya berasal dari pondok-pondok pesantren. &lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Nuansa Islami terlihat dari pemilihan titik bekam, yang sepintas mirip titik-titik akupuntur. Aslinya, bekam mengenal lebih dari 350 titik di seluruh tubuh. Namun, dalam praktik Aly mengutamakan 12 titik, seperti anjuran Nabi Muhammad, yang terletak di seputar kepala, leher, pinggang, dada, dan kaki. Dari situ terdapat tiga titik utama yaitu ummu mughits dan dua titik qumahduah. &lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Ummu mughits yang berada di atas kepala merupakan titik utama bekam, yang sekaligus merupakan pertemuan ratusan titik dari seluruh tubuh. Lewat titik ini saja bisa disembuhkan bermacam penyakit pada bagian atas tubuh, seperti vertigo, polip, gangguan saraf telinga, penyakit kulit, depresi, sampai gangguan ilmu hitam atau sihir. &lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Sedangkan qumahduah terletak di leher bagian belakang, tepatnya antara rambut dan cuping telinga, baik kanan maupun kiri. Titik qumahduah dan ummu mughits itu titik utama yang selalu digarap dalam sebuah terapi, ditambah sejumlah titik-titik lain sesuai keluhan pasien. &lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;"Sejauh ini saya banyak mengobati utamanya lewat tiga titik itu saja dan ratusan pasien merasakan kesembuhan," terang terapis yang berpraktik sejak 10 tahun lalu. Prinsipnya, tak ada bagian tubuh yang tidak bisa dibekam. Bahkan termasuk di bagian kemaluan sekalipun. &lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;Tidak terasa sakit&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Proses terapi dimulai dengan membersihkan kulit pasien pada bagian yang hendak dibekam dengan cairan antiseptik seperti alkohol. &lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Jika kebetulan terdapat rambut atau bulu, maka akan dibersihkan dulu dengan cara dikerok. "Jika dibekamnya di atas kepala, ya terpaksa pitak dulu," jelas Aly sambil tersenyum. &lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Setelah kulit bersih, mangkuk bekam ditaruh dan dipompa untuk mengosongkan udara di dalamnya. Pemompaan dilakukan sesuai daya tahan pasien. Di sini pasien akan merasa sedikit pegal dan kulit pun berwarna merah kehitaman. Setelah kira-kira 10 menit, mangkuk dilepas dan kulit akan terasa menebal. &lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Tepat di atas kulit yang menebal dilakukan penusukan menggunakan jarum atau bisa juga disayat dengan pisau cukur. Tusukan berkali-kali ini tidak keras. Ketika Intisari mencoba, memang sama sekali tidak terasa sakit. "Jika terasa sakit atau malah keluar darah, berarti itu bukan darah yang dimaksud," kata Aly yang mengaku tidak pernah memakai alat lain, semisal pisau bedah. &lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Selanjutnya, mangkuk kembali ditempelkan dan dipompa. Tindakan inilah yang membuat darah keluar seperti merembes. Perlahan-lahan darah semakin banyak, bahkan menggenang di dalam mangkuk. Dalam bekam, inilah yang dimaksud "darah kotor". &lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Dalam konsep bekam, darah kotor adalah darah yang tidak berfungsi lagi, sehingga tidak diperlukan tubuh dan harus dibuang. Secara spiritual, "kotor" juga berarti darah itu telah tercemar roh jahat, akibat tindak-tanduk si empunya tubuh yang tidak sesuai dengan ajaran agama. Kotor juga bisa disebabkan sihir. &lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Proses pengisapan darah berlangsung tak lebih dari 10 menit. Jika terlalu lama dibekam, pasien bisa merasa sakit karena kulit akan mengelupas. Kecepatan keluar darah setiap orang berbeda. Aly meyakini, orang bertempramen keras, darahnya akan lebih cepat keluar. Namun, ada juga yang keluarnya lambat dengan jumlah sedikit. &lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Setiap kali terapi bekam dijalankan, biasanya dilakukan dua sampai tiga kali pengisapan darah, tergantung pada jenis keluhan serta volume darah yang keluar. Jika darah hanya keluar seperempat mangkuk setiap kali bekam, pengulangannya lebih sering dibandingkan dengan pasien yang darahnya keluar lebih banyak. &lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Saat proses bekam berlangsung, pasien biasanya akan sedikit merasa kebas pada bagian yang dibekam. Untuk mencegahnya, terapis akan mengajak untuk menggerak-gerakkan bagian tubuh yang kebas agar darah lancar kembali. &lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Aly berkisah, setelah berobat, pasien biasanya akan mengaku langsung merasakan manfaatnya. "Jadinya dikira sihir," kata terapis yang belajar membekam dari Ustad Jumali sewaktu berkelana ke Malaysia awal dekade 1990-an. "Padahal ini semata-mata berkah dari Allah." &lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Seusai dibekam, seseorang dianjurkan meminum minuman hangat, misalnya jintan hitam atau madu. Tidak mau tanggung, orang Arab malah meminum kuah daging kambing. Maka pantangannya adalah meminum es selama beberapa hari. Sebelum dibekam, pasien juga disarankan untuk berpuasa beberapa jam. &lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Pantangan yang paling utama adalah berhubungan seksual sehari sebelum dan sesudah dibekam. "Kelihatannya tidak masuk akal, tapi jangan coba-coba dilanggar," kata terapis kelahiran Buton yang sehari-hari dipanggil ustad ini. Bekam juga tidak dilakukan pada hari Rabu dan Sabtu, sesuai sunah Nabi Muhammad. &lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;Terapi tanduk&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Demi menjaga kebersihan, Aly selalu menggunakan jarum dan pisau cukur sekali pakai. &lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Sebelum dan sesudah dilakukan bekam, tubuh pasien maupun peralatan akan dibersihkan menggunakan alkohol. Seorang terapis bekam yang baik juga selalu memakai sarung tangan karet saat menangani pasien. &lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Saat ini pengobatan bekam mencatat kemajuan besar karena menggunakan mangkuk cupping set yang modern dari plastik. Pada masa silam, pernah digunakan tanduk binatang sehingga dinamai terapi tanduk. Pernah pula dipakai botol bekas kopi instan dan sebagai penghampa udaranya adalah api. "Sakitnya minta ampun," kenang Aly yang kali pertama dibekam pada 1991. &lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Dengan mangkuk plastik, pasien merasa lebih bersih. Pemompaan dengan hand pump juga dapat mengontrol daya tahan pasien. Alat-alat buatan Taiwan ini mudah ditemui di toko-toko obat dan alat kesehatan. Jika pasien hendak membeli sendiri untuk terapi, Aly mempersilakan. &lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Terlepas dari rasa risih pasien, bekam sebenarnya tidak melulu harus mengeluarkan darah. Ada jenis bekam kering (hijamah rothbah), di mana kulit hanya disedot dengan mangkuk tanpa dilukai jarum dan keluar darah. Tindakan ini dikenal oleh banyak kalangan sebagai dikop. &lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Fungsi bekam kering memperlancar aliran darah beku atau mengalirkan darah ke bagian tubuh yang kekurangan. Sepintas mirip kerokan. Biasanya, bekam kering dipakai sebagai kombinasi bekam basah. Misalnya, pada pengobatan impotensi, dilakukan bekam basah pada lima titik di pinggang dan bekam kering pada perut. &lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;Dua dokter&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Perbedaan penggunaan teknik bekam ini juga dapat mengindikasikan tingkat keahlian terapis bekam. &lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Aly mengakui, bekam cukup mudah dipelajari hanya dengan dua atau tiga kali belajar. Bekas murid-muridnya kini sudah tersebar dan nyaris tak terhitung lagi, termasuk dua dokter di Sulawesi yang menjadikannya sebagai alternatif pengobatan. "Tapi jika bekam diterapkan secara tidak benar, kasihan pasien," katanya dengan nada bijak. &lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Ciri bekam yang benar juga bisa dilihat dari tusukan jarum. Tusukan ini cukup lembut, sehingga tidak langsung keluar darah. Ketika mangkuk dicabut, juga tidak ada darah yang keluar lagi. Luka bekam juga tidak terasa perih di saat pasien mandi selesai berbekam. Luka tidak cukup dalam sehingga pasien diabetes pun dapat dibekam. &lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Kebanyakan pasien umumnya tidak perlu bolak-balik untuk dibekam. Permintaan justru datang dari pasien sendiri yang kepingin tubuhnya terus disegarkan. Kecuali kasus seperti penyakit jantung dan stroke, menurut Aly, butuh beberapa kali bekam. &lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;"Makanya aneh jika ada pasien yang mengaku berkali-kali dibekam, tapi tidak ada hasil yang baik," kata terapis yang mengaku rutin berbekam setiap empat bulan ini. &lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Menurut Aly, kini banyak terapi bekam yang ditawarkan dengan berbagai metode. Maklum, pengobatan ini berkembang di beberapa belahan dunia, termasuk beberapa di antara mereka adalah bekas murid-muridnya. Sejauh ini mereka saling berhubungan untuk bertukar pengalaman demi memajukan bekam. "Tapi semua itu adalah cara saja. Semata-mata kesembuhan memang hanya berasal dari Allah," kata Aly. Bagi yang meyakini, bekam memang salah satu cara yang bisa dipilih. *&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0); font-weight: bold;"&gt;Sumber: www.kompas.com&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29632186-115025288706491195?l=ryaniehealth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/feeds/115025288706491195/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29632186&amp;postID=115025288706491195' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/115025288706491195'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/115025288706491195'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/2006/06/bekam-usir-penyakit-dikira-sihir.html' title=''/><author><name>ryanie_kusma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18016321117238673890</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3553/2219/1600/images.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29632186.post-115025168296088989</id><published>2006-06-14T09:13:00.000+07:00</published><updated>2006-06-14T09:21:23.040+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0); font-weight: bold;font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;Mengeluarkan Darah Kotor dengan Bekam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;TATAPAN             mata sekira 100 peserta pelatihan bekam tertuju pada pergerakan tangan pakar bekam asal             Malaysia, Puan Siti Zawiyah. Dibalut sarung tangan karet, jari-jari lentik ibu berjilbab             ini memainkan seperangkat alat bekam.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-family:Times New Roman;" &gt;            &lt;/span&gt;&lt;p style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;&lt;i&gt;Lho&lt;/i&gt;, bukannya bekam lebih sering memakai silet untuk "melukai" lalu             dilakukan penyedotan darah kotor dari tubuh pasien? Pikiran bekam masih memakai silet             diakui Puan Siti Zawiyah sudah kedaluwarsa. "Teknologi semakin maju sehingga kini             sudah ada alat bekam modern dengan memakai jarum sekali pakai," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-family:Times New Roman;" &gt;            &lt;/span&gt;&lt;p style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Praktik bekam sekarang lebih modern dan higienis. Setelah pasien tidur tengkurap dengan             punggung telanjang, lima buah &lt;i&gt;cup&lt;/i&gt; (sejenis gelas kecil berbentuk sloki dengan             selang pompa angin) diletakkan di atasnya. Lalu angin dipompa melalui selang ke dalam &lt;i&gt;cup&lt;/i&gt;             dan mengisap kulit punggung sehingga menggelembung. Satu per satu &lt;i&gt;cup&lt;/i&gt; dikunci. Di             dalam &lt;i&gt;cup&lt;/i&gt; kulit punggung terus terisap membentuk bulatan. Setelah beberapa menit, &lt;i&gt;cup&lt;/i&gt;             dibuka, lalu tampak di punggung bulatan memerah. Di setiap bulatan merah itulah sebuah             jarum ditusukkan dengan cepat dan menyebar. &lt;i&gt;Cup&lt;/i&gt; dipasang dan dipompa kembali.             Dengan cepat bintik-bintik darah muncul dari permukaan kulit punggung yang terus             menggelembung. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-family:Times New Roman;" &gt;            &lt;/span&gt;&lt;p style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Darah itu makin banyak terisap, bahkan berbusa-busa. Berbeda dengan darah yang berasal             dari pembuluh darah, darah yang keluar dari balik permukaan kulit punggung itu tampak semu             hitam. Itulah darah kotor yang tersembunyi di permukaan kulit. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-family:Times New Roman;" &gt;            &lt;/span&gt;&lt;p style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Inilah prinsip pengobatan bekam. Sejenis pengobatan untuk mengangkat dan membuang darah             kotor yang sudah mati yang ada di balik permukaan kulit (&lt;i&gt;hijamah&lt;/i&gt;). Darah kotor             inilah yang jika terus dibiarkan akan berpengaruh pada kelancaran aliran darah dalam             tubuh. Darah kotor yang mengakibatkan berbagai penyakit. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-family:Times New Roman;" &gt;            &lt;/span&gt;&lt;p style="color: rgb(153, 0, 0);" align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;**&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-family:Times New Roman;" &gt;            &lt;/span&gt;&lt;p style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;BEKAM sebagai teknik pengobatan bisa digunakan untuk berbagai jenis penyakit, karena             setiap penyakit berpusat pada aliran darah. "Sesungguhnya, teknik pengobatan ini             bukanlah hal yang baru, terlebih lagi bagi umat Islam. Bekam sudah ada sejak zaman Rasul             yang digunakan untuk mengeluarkan racun dalam tubuh yang dulu biasanya memakai gading atau             langsung disayat menggunakan pisau," tutur Eko Nurarif, seorang praktisi pengobatan             Bekam. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-family:Times New Roman;" &gt;            &lt;/span&gt;&lt;p style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Ia bercerita, dalam sebuah riwayat, Rasulullah saw sendiri pernah disuguhi masakan             kambing yang diberi racun oleh seorang Jahiliyah, tapi racun akhirnya bisa dikeluarkan             dengan bekam. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-family:Times New Roman;" &gt;            &lt;/span&gt;&lt;p style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Tapi, alangkah baiknya menoleh dulu makna pengobatan dengan bekam ini yang diyakini             sebagai pengobatan cara Nabi Muhammad. Istilah bekam atau &lt;i&gt;cupping&lt;/i&gt; (bahasa Inggris             karena alatnya berbentuk cawan) di zaman Nabi dikenal sebagai &lt;i&gt;al-hijamah&lt;/i&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-family:Times New Roman;" &gt;            &lt;/span&gt;&lt;p style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Sedangkan Puan Siti mengatakan, bekam merupakan istilah dalam bahasa Melayu.             "Maknanya meletakkan sesuatu alat pada suatu tempat lalu alat itu menyedot atau &lt;i&gt;suction&lt;/i&gt;             darah mati atau kotor," kata Puan Siti dengan logat Melayunya yang kental.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-family:Times New Roman;" &gt;            &lt;/span&gt;&lt;p style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Zaman Rasulullah, bekam memakai kaca yang berupa cawan atau mangkuk tinggi untuk             menyedot dan mengeluarkan darah kotor. "Pada zaman Cina kuno bekam disebut perawatan             tanduk karena tanduk kerbau menggantikan kaca," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-family:Times New Roman;" &gt;            &lt;/span&gt;&lt;p style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Tokoh yang memopulerkan bekam di Eropa di antaranya Hippocrates dengan menulis,             "Pelepasan darah adalah terapi terbaik dari berbagai penyakit mulai epilepsi sampai             stroke". "Saat ini di Eropa telah kembali memakai lintah sebagai alat bekam             seperti mereka memakainya pada abad ke-18," ujar Puan Siti.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-family:Times New Roman;" &gt;            &lt;/span&gt;&lt;p style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Puan Siti menyebutkan dua jenis bekam yakni bekam basah (&lt;i&gt;wet cupping&lt;/i&gt;) yang             memakai lancet. Lalu dilakukan penyedotan racun dengan memakai pompa bekam.             "Sedangkan bekam kering (&lt;i&gt;dry cupping&lt;/i&gt;) biasanya dilakukan pada orang yang takut             melihat darah atau terkena tusukan jarum. Tapi, bekam kering memiliki dampak samping,             kulit berwarna biru hitam karena lebam," ucap Puan Siti.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-family:Times New Roman;" &gt;            &lt;/span&gt;&lt;p style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Apabila dalam tubuh terdapat banyak racun, menurut Puan Siti Zawiyah, terjadi             pengendapan sehingga sistem aliran darah tidak bisa berjalan dengan lancar. "Yang             paling jelas ada gangguan pada sistem peredaran darah sehingga tubuh cepat lemah karena             kurang oksigen. Orang tersebut cepat ngantuk, murung, malas, dan mudah marah,"             katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-family:Times New Roman;" &gt;            &lt;/span&gt;&lt;p style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Mengenai waktu bekam, Siti Puan menyitir hadis nabi yang menyatakan waktunya siang hari             atau selepas salat zuhur karena saluran darah sedang mengembang. "Kalau pagi hari             didahului mandi sauna selama 30 menit dan istirahat 15 menit lalu mulai bekam,"             katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-family:Times New Roman;" &gt;            &lt;/span&gt;&lt;p style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Dalam hadis lain disebutkan, waktu terbaik untuk berbekam pada anggal 17, 19, dan 21             Hijriah. Tanggal itu dipercaya sebagai "hari penyembuh segala penyakit".             "Ada beberapa kondisi yang tidak boleh dibekam yaitu setelah selesai makan, pasien             harus nunggu kurang lebih dua jam baru dibekam. Tidak boleh dibekam pada perut wanita             hamil, kaki bengkak &lt;i&gt;varicose veins&lt;/i&gt;, tubuh terlalu panas atau sejuk (dingin-red.),             anemia, tekanan darah rendah, infeksi terbuka, atau kanker," ujar ibu berjilbab ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-family:Times New Roman;" &gt;            &lt;/span&gt;&lt;p style="color: rgb(153, 0, 0);" align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;**&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-family:Times New Roman;" &gt;            &lt;/span&gt;&lt;p style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;DI Indonesia, tren pengobatan islami ini sudah berkembang sejak tahun 1998. Bahkan             lebih ke belakang lagi, bekam sudah ada dalam teknik pengobatan tradisional, misalnya             pengobatan masuk angin yang menggunakan lilin dan gelas. Untuk mengeluarkan darah kotor,             tehnik pengobatan bekam secara tradisional juga bisa dilihat di Sukabumi. Tapi tidak             dengan menggunakan peralatan modern seperti &lt;i&gt;cup&lt;/i&gt;, melainkan dengan lintah. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-family:Times New Roman;" &gt;            &lt;/span&gt;&lt;p style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;"Sekarang sejalan kemajuan teknologi, bekam dikembangkan oleh Cina. Alatnya &lt;i&gt;cup&lt;/i&gt;             dengan berbagai variasi dan memiliki delapan ukuran. Tapi sebelumnya kami harus melihat             dulu kondisi pasien dan jenis penyakit," kata Eko, seraya menambahkan teknik             pengobatan yang telah diakui oleh beberapa dokter ahli ini tidak mempunyai efek samping. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-family:Times New Roman;" &gt;            &lt;/span&gt;&lt;p style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Menurutnya, untuk menjaga kesehatan sebaiknya bekam dilakukan sebulan sekali, tapi             untuk pengobatan dilakukan 2 kali seminggu. Selain mengangkat sel darah yang sudah mati,             bekam juga berguna untuk meningkatkan antibodi. Untuk dibekam, orang tak perlu datang ke             klinik. Dengan perangkat seperti &lt;i&gt;cup&lt;/i&gt;, jarum, pengukur tekanan darah, stateskop,             sarung tangan, dan kaporit, bekam bisa dilakukan sendiri di rumah, dan tentunya juga             setelah mengikuti pelatihan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-family:Times New Roman;" &gt;            &lt;/span&gt;&lt;p style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Setelah pengobatan selesai, biasanya pasien diberi obat-obatan herbal berupa jinten             hitam, &lt;i&gt;abatusaudah&lt;/i&gt; (sejenis biji-bijian dari Timur Tengah), dan madu. Obat-obat ini             berguna untuk seluruh penyakit, mengeluarkan racun tubuh dan memberi kekebalan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-family:Times New Roman;" &gt;            &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;Juniarso Ridwan, Kepala Dinas Tata Kota Bandung yang telah menjadi pelanggan pengobatan             bekam mengatakan, sejak dibekam ia merasakan tubuhnya lebih ringan. "Keluhan pegal             dan pusing hilang. Tensi darah saya yang sebelumnya kurang stabil, sekarang jadi normal             dan saya tidak merasakan adanya efek samping apa pun setelah dibekam," katanya.             (Sarnapi/"PR"/Ahda Imran)*** &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center; color: rgb(204, 102, 0);"&gt;Sumber: &lt;span class="comment"&gt;http://www.pikiran-rakyat.co.id/cetak/&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29632186-115025168296088989?l=ryaniehealth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/feeds/115025168296088989/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29632186&amp;postID=115025168296088989' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/115025168296088989'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/115025168296088989'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/2006/06/mengeluarkan-darah-kotor-dengan-bekam.html' title=''/><author><name>ryanie_kusma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18016321117238673890</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3553/2219/1600/images.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29632186.post-115025035797712896</id><published>2006-06-14T08:45:00.000+07:00</published><updated>2006-06-14T08:59:18.526+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:100%;color:#000000;"   &gt;&lt;b&gt;Terapi Bekam, Hilangkan Gangguan Saraf&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;color:#000000;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;div style="color: rgb(153, 0, 0);" align="justify"&gt; &lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);font-size:78%;" &gt;Minggu, 17 Juli 2005&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pengobatan alternatif dengan metode bekam, bukanlah hal baru di kalangan masyarakat Indonesia. Pengobatan itu bahkan telah dipraktikkan ribuan tahun lalu dari di Timur Tengah hingga ke daratan Cina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;dd&gt; &lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt; Bahkan Rasululloh Muhammad SAW-- menurut riwayat para sahabatnya-- kerap melakukan pengobatan de-ngan bekam untuk mengatasi penyakit yang dideritanya.&lt;/span&gt;&lt;/dd&gt;&lt;dd&gt; &lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt; Begitu hebatnya terapi pengobatan dengan bekam, tak salah bila rubrik Alternatif kali ini menampilkan Zai-nuddin, praktisi terapi bekam dari Herba Center Sambas, yang membuka praktik di Jl Taman Rawa Pening V/6, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat.&lt;/span&gt;&lt;/dd&gt;&lt;dt&gt;&lt;br /&gt;&lt;/dt&gt;&lt;dd&gt; &lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt; Zainuddin menuturkan, bekam dalam bahasa Arab disebut Hijamah. Usaha yang dilakukan dalam pengobatan bekam adalah mengeluarkan darah kotor atau angin dengan menggunakan alat yang disebut kop (menyerupai gelas kecil) yang ditempelkan pada beberapa titik tubuh.&lt;/span&gt;&lt;/dd&gt;&lt;dd&gt; &lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt; "Tujuan pengobatan bekam adalah mengeluarkan darah kotor. Darah kotorlah sumber berbagai penyakit," kata Zainuddin.&lt;/span&gt;&lt;/dd&gt;&lt;dt&gt;&lt;br /&gt;&lt;/dt&gt;&lt;dd&gt; &lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt; Titik utama yang harus dibekam hanyalah tiga. Satu titik berada di tengah ubun-ubun, dua titik di bawah bagian telinga kiri dan kanan. Namun, bisa juga ditambahkan beberapa titik lagi, misalnya titik yang berada di daerah punggung, pinggang, dan kaki, tangan dan tulang ekor. "Umumnya metode ini untuk meringankan gangguan pada organ dan saraf, terutama karena gangguan kelebihan darah, darah kotor atau ke-dua-duanya. Ada beberapa titik bekam yang disukai Rasullulah SAW, yakni di atas dua urat leher, tujuannya untuk mencegah sakit kepala, sakit di wajah, sakit gigi, sakit telinga, sakit hidung dan sakit kerongkongan," ujarnya.&lt;/span&gt;&lt;/dd&gt;&lt;dt&gt;&lt;br /&gt;&lt;/dt&gt;&lt;dd&gt; &lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt; Bekam pada tengkuk atau kuduk, kata Zainuddin, dapat mencegah tekanan darah pada tengkuk, mengatasi rabun, benjolan di mata, rasa berat pada alis dan kelopak mata serta mengobati lepra. &lt;/span&gt;&lt;/dd&gt;&lt;dd&gt; &lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt; "Diriwayatkan oleh Bukhori dan Muslim bahwa Rasulullah SAW pernah menjalani hijamah (bekam) atas dua bagian di tubuh, yaitu bagian atas tulang belakang dan atas dua urat leher," ujarnya.&lt;/span&gt;&lt;/dd&gt;&lt;dd&gt; &lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt; Bekam pada pelipis untuk mengobati sakit kepala, sakit di wajah, sakit telinga, sakit hidung dan sakit kerongkongan. Bekam pada pundak untuk mengobati penyakit di pundak dan di leher. Bekam di atas pinggul untuk menghilangkan pegal-pegal atau kelelahan.&lt;/span&gt;&lt;/dd&gt;&lt;dt&gt;&lt;br /&gt;&lt;/dt&gt;&lt;dd&gt; &lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt; Berikut penuturan Abdullah (35), karyawan swasta di bilangan Jalan Sudirman, Jakarta yang bisa kembali tidur nyenyak setelah dibekam oleh Zainuddin. Padahal, sebelumnya ia mengaku sangat sulit tidur, akibat keresahan yang selalu melanda dirinya. Berbagai terapi dan penggunaan obat penenang telah dicoba Abdullah, namun tidak pernah memberi hasil.&lt;/span&gt;&lt;/dd&gt;&lt;dt&gt;&lt;br /&gt;&lt;/dt&gt;&lt;dd&gt; &lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt; "Teman sekantor kemudian menganjurkan untuk ikut terapi Bekam ini. Alhamdullillah penyakit gelisah saya hilang, hati terasa lebih tenang sehingga saya sekarang bisa tidur nyenyak," ujar Abdullah yang dibekam di bagian belakang kepala, kiri dan kanan di bawah telinganya.&lt;/span&gt;&lt;/dd&gt;&lt;dt&gt;&lt;br /&gt;&lt;/dt&gt;&lt;dd&gt; &lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt; Zainuddin menuturkan, teknik bekam terdiri dari dua macam, yaitu bekam kering dan basah. Bekam kering atau bekam angin (Hijamah Jaaffah) dilakukan dengan mengisap permukaan kulit dan memijat daerah sekitarnya tanpa mengeluarkan darah kotor. Pengobatan itu sangat bermanfaat untuk melegakan sakit secara darurat atau digunakan untuk meringankan nyeri urat punggung karena sakit rematik.&lt;/span&gt;&lt;/dd&gt;&lt;dt&gt;&lt;br /&gt;&lt;/dt&gt;&lt;dd&gt; &lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt; "Bekam kering baik bagi orang yang tidak tahan sayatan silet atau suntikan jarum dan takut melihat darah. Kulit yang dibekam akan tampak merah kehitam-hitaman selama 3 hari," katanya. &lt;/span&gt;&lt;/dd&gt;&lt;dd&gt; &lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt; Sedangkan bekam basah (Hijamah Rothbah) dilakukan permukaan kulit, kemudian secara sengaja kulit dilukai dengan jarum tajam atau silet. Daerah di sekitar luka silet diisap dengan alat cupping set dan hand pump agar darah kator keluar dari dalam tubuh. Lamanya setiap isapan 3 sampai 5 menit dan maksimal 9 menit.&lt;/span&gt;&lt;/dd&gt;&lt;dt&gt;&lt;br /&gt;&lt;/dt&gt;&lt;dd&gt; &lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt; "Setelah itu, darah kotor dibuang. Pengisapan tudak lebih dari 7 kali. Darah kotor berupa darah merah pekat dan berbuih. Selama 3 jam selanjutnya, kulit yang lebam itu tidak boleh disiram air," ujarnya. Alat bekam yang digunakan, tentu berbebeda dengan zaman duku. Ketika Rasulullah SAW melakukan bekam, beliau menggunakan kaca yang berupa cawan atau mangkuk. Pada zaman Cina kuno, bekam disebut sebagai pengobatan tanduk karena alat itu dipakai untuk menggantikan kaca, Pada abad 18, masyarakat Eropa menggunakan lintah.&lt;/span&gt;&lt;/dd&gt;&lt;dt&gt;&lt;br /&gt;&lt;/dt&gt;&lt;dd&gt; &lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt; Kini, peralatan yang digunakan adalah pengisap (Hand pump), mangkuk (cupping set), pena karum (lancet device). silet antiseptik (bahan sterilisasi seeperti alkohol) dan sarung tangan kesehatan (rubber gloves).&lt;/span&gt;&lt;/dd&gt;&lt;dt&gt;&lt;br /&gt;&lt;/dt&gt;&lt;dd&gt; &lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt; Dalam mengobati pasien, Zainuddin selalu membukanya dengan doa kepada Allah SWT. Doa tersebut sebagai permohonan agar pasien bisa disembuhkan sesuai harapan. "Kalau bisa, pasien puasa dulu selama delapan jam sebelum dibekam," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/dd&gt;&lt;dt&gt;&lt;br /&gt;&lt;/dt&gt;&lt;dd&gt; &lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt; Usai memanjatkan doa, ia mengoles tubuh pasien dengan alkohol. Tujuannya mematikan bakteri berbahaya yang mungkin menginfeksi kulit. Selanjutnya mangkuk bekam (vacumm cupped) ditempelkan ke bagian tubuh. Agar bisa menempel pada tubuh, mangkuk bekam itu dipompa untuk menyedot udara di dalamnya dengan alat penyedot (vacuum gun).&lt;/span&gt;&lt;/dd&gt;&lt;dd&gt; &lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt; "Penarikan dengan vacuum gun harus secara perlahan dan bertahan. Jangan sampai pasien merasakan sakit yang berlebihan," ucapnya.&lt;/span&gt;&lt;/dd&gt;&lt;dt&gt;&lt;br /&gt;&lt;/dt&gt;&lt;dd&gt; &lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt; Mangkuk bekam yang ditempelkan ke tubuh pasien biasanya sesuai dengan keluhan penaykitnya. Jumlahnya bisa tiga hingga belasan mangkuk. Setelah dibiarkan selama 10-15 menit, mangkuk yang telah meninggalkan bekas lingkaran merah di kulit kemudian dilepas.&lt;/span&gt;&lt;/dd&gt;&lt;dd&gt; &lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt; Silet disayatkan ke kulit di bagian bekas mangkuk sebanyak 10 titik. Setelah itu titik-titik tersebut tampak mengeluarkan darah merah. Mangkuk kembali ditempelkan di atas lingkaran bekas bekam yang telah disayat, sambil vacuum gun kembali digerakkan. Darah mulai mengucur lagi lagi dari bagian yang disayat.&lt;/span&gt;&lt;/dd&gt;&lt;dt&gt;&lt;br /&gt;&lt;/dt&gt;&lt;dd&gt; &lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt; Setelah sekitar 10 menit, darah kenyal berwarna hitam menyerupai jeli itu menempel di sisi mangkuk. Setelah selesai, sisi lokasi bekas dibekam kembali dibersihkan dengan alkohol. Mangkuk yang digunakan untuk membekam sangat tergantung pada bagian tubuh yang akan diobati.&lt;/span&gt;&lt;/dd&gt;&lt;dd&gt; &lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt; Sepintas, jumlah titik yang disayat dimaksudkan memadukan teknik bekam dengan akupuntur. Dari beberapa teknik bekam yang dipraktikkan orang, sebetulnya darah tidak perlu dikeluarkan dengan sayatan. Kini ada alat modern yang disebut blood lancet. Jarum dapat ditusukkan ke bagian permukaan kulti pasien.&lt;/span&gt;&lt;/dd&gt;&lt;dt&gt;&lt;br /&gt;&lt;/dt&gt;&lt;dd&gt; &lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt; Ia mengingatkan, pengobatan dengan bekam tidak cocok untuk orang tua yang renta dan sakit. Bekam juga tidak dianjurkan bagi penderita tekanan darah sangat rendah, sakit kudis, wanita yang sedang hamil, haid, orang yang sedang minum obat pengencer darah, penderita leukemia, trombosit, alargi kulit serius, orang yang sangat letih, kelaparan, kenyang, kehausan dan gugup.&lt;/span&gt;&lt;/dd&gt;&lt;dd&gt; &lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt; Bagian tubuh yang tidak boleh dibekam adalah mata, telinga, hidung, mulut, puting susu, alat kelamin, dubur. Selain itu, bekam tidak boleh di area tubuh yang banyak terdapat simpul limpa, dekat pembuluh besar, ada varises, tumor, retak tulang dan jaringan luka. (Tri Wahyuni) &lt;/span&gt;&lt;/dd&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Sumber: &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);" class="attribute-value"&gt;http://www.suarakarya-online.com/aboutus.html&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/29632186-115025035797712896?l=ryaniehealth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/feeds/115025035797712896/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=29632186&amp;postID=115025035797712896' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/115025035797712896'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/29632186/posts/default/115025035797712896'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ryaniehealth.blogspot.com/2006/06/terapi-bekam-hilangkan-gangguan-saraf.html' title=''/><author><name>ryanie_kusma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18016321117238673890</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='17' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/3553/2219/1600/images.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-29632186.post-115024878097606350</id><published>2006-06-14T08:23:00.000+07:00</published><updated>2006-06-14T08:40:18.406+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);font-size:130%;" &gt;&lt;b&gt;BEKAM - Al Hijamah - Cupping&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 51, 204);font-size:85%;" &gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;em&gt;Dari Said Ibnu Jabir dari Ibnu Abbas dari Nabi Saw&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 51, 204);font-size:85%;" &gt;                            &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;em&gt; &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                            &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;“Kesembuhan itu ada 3 hal, yaitu dalam pisau hijamah, meminumkan madu dan&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt; pengobatan dengan besi panas, dan aku melarang ummatku&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt; melakukan pengobatan dengan besi panas.” &lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                            &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;- H&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;adits Shahih Al Bukhari -&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;font&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 51, 204);"&gt;&lt;font&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 51, 204);"&gt;&lt;font&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 51, 204);"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/2517/3162/1600/bekam2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/2517/3162/400/bekam2.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 51, 204);font-size:85%;" &gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 204);"&gt;DEFINISI AL HIJAMAH (BEKAM)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 204);"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;                                     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 204);"&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;                                     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify; color: rgb(153, 51, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 204);font-size:85%;" &gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;Perkataan &lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;“Al Hijamah”&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; berasal dari istilah Bahasa Arab yang berarti “pelepasan darah kotor”                                     dan bukan “&lt;i style=""&gt;Al Fashd”&lt;/i&gt; (pembuang darah). atau dalam bahasa Inggris disebut                                     dengan “Cupping”. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="SV"  style="font-size:85%;"&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;dan dalam bahasa melayu dikenal dengan istilah “Bekam”. Di Indonesia kita kenal denan istilah Kop atau Cantuk.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;                                     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify; color: rgb(153, 51, 0);"&gt;&lt;span lang="SV"  style="font-size:85%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 204);"&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;                                     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify; color: rgb(153, 51, 0);"&gt;&lt;span lang="SV"  style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 204);"&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;Bekam merupakan suatu teknik pengobatan Sunnah Rasulullah Saw yang telah lama dipraktekkan oleh manusia sejak zaman dahulu kala, kini pengobatan ini dimodernkan dan mengikuti kaidah – kaidah ilmiah, dengan menggunakan suatu alat yang praktis dan efektif sera tanpa efek samping.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;                                     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify; color: rgb(153, 51, 0);"&gt;&lt;span lang="SV"  style="font-size:85%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 204);"&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;                                     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify; color: rgb(153, 51, 0);"&gt;&lt;span lang="SV"  style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 204);"&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;Teknik pengobatan bekam adalah suatu proses membuang darah kotor (toksid-racun yang berbahaya dari dalam tubuh, melalui permukaan kulit. Toksid / toksin adalah endapan racun / zat kimia yang tidak dapat diuraikan oleh tubuh kita. Toksin ini berada pada hampir setiap orang. Toksin – toksin ini berasal dari pencemaran udara, maupun dari makanan yang banyak mengandung zat pewarna, zat pengembang, penyedap rasa, pemanis, pestisida sayuran dll.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;                                     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify; color: rgb(153, 51, 0);"&gt;&lt;span lang="SV"  style="font-size:85%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 204);"&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&g
